Iklan

SYI’AH BUAT KA’BAH TANDINGAN DI BLOK M SQUARE?

kabah-tandingan
Mungkin judul ini amat menarik bagi sekelompok orang yang suka Su’u Zhon (Buruk Sangka) dan Fitnah. Kalau benar, tentu para Ahli Fitnah ini menebar fitnah seluas mungkin. Kalau perlu sampai ke planet Mars.
 
Sayangnya masjid Blok M Square ini dikelola oleh Wahabi yang selalu pakai hadits pembuka Kullu Bid’ah Dlolalah di setiap khutbah jum’atnya. Jadi Ka’bah ini dibuat oleh kaum Wahabi.
 

Baca lebih lanjut

Iklan

Banyaklah Mengingat Allah. Jangan MakhlukNya

otak-wahabi

Inilah beda otak Khawarij Wahabi dengan otak Ahlus Sunnah Wal Jama’ah yang asli.
Otak Khawarij Wahabi dipenuhi dengan benci dan dengki. Yang diingat dan disebut adalah makhluk: Syi’ah, Kafir, Musyrik, Sesat, dsb.

Sementara Ahlus Sunnah Wal Jama’ah adalah rahmatan lil alamin. Penuh kasih sayang. Yang banyak diingat dan disebut adalah Allah. Zikrullah. Allah. La ilaaha illallahu. Subhanallahu, Alhamdulillah, Allohu Akbar.

Baca lebih lanjut

Klarifikasi MUI tentang Rangkuman Sikap MUI terhadap Ceramah Grand Syaikh Al Azhar

Klarifikasi MUI Tentang Ceramah Syekh Al Azhar

Irfan Helmi, seorang anak muda Wahabi Takfiri telah mencatut nama pemimpin MUI untuk mengkafirkan/menyesatkan Syi’ah. Inilah klarifikasi resmi MUI terhadap fitnah dan dusta Irfan Helmi. Apakah dusta / fitnah / mencatut nama lembaga MUI itu sifat seorang Muslim yang baik ya Irfan Helmi?

Tulisan Irfan Helmi ini banyak dibaca dan disebar Alumnus Gontor.

Dari Website Resmi MUI:

Baca lebih lanjut

Kitab Risalah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah KH Hasyim Asy’ari yang Asli

Kitab Risalah Hasyim Asy'ari

Ini adalah Kitab Risalah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah KH Hasyim Asy’ari yang Asli. Wahabi mengatakan bahwa para Ketua NU seperti Gus Dur, KH Hasyim Muzadi, dan KH Said Aqil Siradj yang “bersahabat” dengan Muslim Syi’ah yang lurus sebagai berkhianat terhadap pendiri NU, KH Hasyim Asy’ari.

Sebagai bukti, Wahabi menerbitkan Kitab “Risalah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah” susunan KH Hasyim Asy’ari yang sayangnya sudah dirubah / ditahrif oleh Wahabi. Sehingga kata2 Rafidhi (Syi’ah Rafidhoh yang sesat karena menghina sahabat), dirubah oleh Wahabi sebagai Syi’i (Semua Syi’ah) sebagai sesat. Jadi Syi’ah yang lurus yang tidak menghina sahabat pun dianggap sesat oleh Wahabi.

Baca lebih lanjut

Apakah ISIS itu Syi’ah Bentukan Iran dan Suriah?

ISIS Syiah

Ada beredar berita bahwa ISIS itu adalah Syi’ah bentukan Iran dan Suriah. Apakah berita ini benar? Mari kita teliti berbagai fakta dan berita untuk mengetahui apakah berita itu benar atau tidak.

Bagaimana ISIS bisa disebut Syi’ah wong ISIS itu pecahan dari Al Qaidah (Wahabi) dan Ketuanya namanya: Abu Bakar. Sejak kapan orang2 Syi’ah mengangkat orang yg bernama Abu Bakar jadi pemimpin mereka? Kemudian Wahabi di Indonesia seperti Fauzan Al Anshory, Nu’im Hidayat, dan VOA Islam juga dukung ISIS. ISIS membunuh jenderal Iran dan bantai ribuan orang2 Syi’ah, sementara milisi Syi’ah memerangi ISIS.

Baca lebih lanjut

NU Garis Lurus = Wahabi NU?

Tidak beradab dan cuma menukil kitab yg bisa jadi sudah berubah. Hadits saja bisa dipalsukan apalagi kitab.

Tidak mau tanya ulama sepuh dan tabayyun. Dianggap ulama sepuh menyimpang dan tak baca kitab yg mereka baca. Suka menggeneralisir dan tidak adil. Meragukan keadilan jumhur ulama. Merasa paling ilmiyah dgn kitab yg mereka baca.

Ilmu itu mengalir lewar ulama pewaris Nabi dan hilang bersama meninggalnya ulama.

Ketimbang menyitir kitab ulama yang sudah wafat yang bisa jadi sudah ditahrif, kenapa tidak mau tanya ulama yang masih hidup? Yang tentu paham kitab itu benar atau tidak.

Semoga kita semua diberi hidayah oleh Allah. Aamiin.

Baca lebih lanjut

Apakah Orang Tua Nabi Muhammad Masuk Neraka?

neraka

Ada sekelompok orang yang bilang orang tua Nabi Muhammad SAW masuk neraka!
Menurut teman2 saya yang ulama, orang tua Nabi itu hidup pada masa kekosongan wahyu. Ahlul Fathrah. Ajaran yang ada sudah menyimpang, sementara Nabi belum muncul.

Menurut ulama jumhur bahwa ahli fatrah itu adalah orang-orang yang selamat (orang-orang yang selamat dari api neraka dan mereka tetap dimasukkan ke dalam surga). Firman Allah subhanahu wa ta’ala dalam surat Al-Isra ayat 15:

وَمَا كُنَّا مُعَذِّبِينَ حَتَّىٰ نَبۡعَثَ رَسُولاً۬

Artinya: “Dan Kami tidak akan mengazab sebelum Kami mengutus seorang Rasul“.

Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: