Iklan

Ada Banyak Macam Syi’ah

MACAM MACAM SYI'AH

Syi’ah itu macam2. Menurut Habib Rizieq Syihab, ada Syi’ah Ghulat yg mentuhankan Ali (Kafir), Syi’ah Rafidhoh yg menghina (Sesat), dan Syi’ah yg lurus. Iran jadi anggota Organisasi Konferensi Islam bahkan pernah jadi Tuan Rumah OKI dan juga MTQ. 45.000 jemaah Haji Iran juga berhaji ke Ka’bah. Mustahil jika Syi’ah itu bukan Islam. Sejak kapan orang kafir boleh masuk kota Mekkah? 45 ribu orang pula…

Wahabi mempropagandakan Syi’ah bukan Islam. Syi’ah kafir. Agama Syi’ah. Nanti mereka fitnah ulama2 Aswaja seperti KH Said Aqil Siradj, Habib Rizieq Syihab, dsb sbg Syi’ah. Pada perang Suriah, mereka bunuh ulama2 Aswaja yg mereka fitnah sbg Syi’ah / pembela Syi’ah seperti Syekh Al Buthi. Jadi hati2.

Wahabi cuma mengenal Syi’ah kafir/sesat saja. Tapi tak mengenal Syi’ah yg lurus. Yang mereka ambil pun hadits2 dhoif/maudlu/palsu untuk memvonis Syi’ah itu sesat. Bukan hadits2 sahih menurut jumhur ulama Syi’ah. Kitab2 yang dikutip pun bukan Kitab Mu’tabar yang diterima mayoritas kelompok Syi’ah. Bisa jadi kitab fitnah buatan Wahabi sendiri.

Baca lebih lanjut

Iklan

Syi’ah Rafidhoh yang Menghina Istri dan Sahabat Nabi

Status Syi'ah Rafidhoh

Status Syi’ah Rafidhoh?
Selain ada Syi’ah yang lurus, ada juga Syi’ah Ghulat yang menTuhankan Ali dan Syi’ah Rafidhoh yang menghina istri dan sahabat Nabi. 2 terakhir ini sesat/kafir. Begitu penjelasan Habib Rizieq Syihab dari FPI.
Di antaranya mungkin status ini yang tulisannya menjelek2an Siti ‘Aisyah dan ada tambahan gelar “LA” di belakangnya. Kemungkinan Laknatullah ‘Alaiha. Ini mengingatkan saya pada kaum Wahabi yang ekstrim yang juga gemar mengucapkan kata Laknatullah kepada orang2 yang tak sepaham dgn mereka. Tak semua Wahabi begitu. Ada juga yg moderat, namun banyak yg begitu.

Jadi Wahabi dan Syi’ah yg ekstrim, gemar mencaci maki sesama Muslim dgn istilah Laknatullah sebagaimana Yasser Habib yang dipelihara oleh London. Untuk apa mencaci para sahabat? Apa kita tahu persis keburukan mereka? Apa kita pernah melihat langsung para sahabat bertindak? Mendengar langsung apa yang diucapkan para sahabat? Kabar yang kita terima sekarang, belum tentu benar. Andai ada peperangan di antara mereka, itu tak lepas dari sifat mereka sbg manusia yg khilaf dan alpa. Kita tak bisa memvonis mereka salah. Maq am kita di bawah mereka.

Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: