Iklan

Kebiadaban Tentara AS di Afghanistan

Di Iraq tentara AS sudah menewaskan 1 juta ummat Islam di Iraq dan 30 ribu Muslim di Afghanistan (jumlah sebenarnya bisa lebih besar).

Lihat foto-foto kebiadaban tentara AS:

Sebelumterjadinya pembunuhan terhadap Mudin, di bulan Nopember 2009 unit militer Baravo dikirim untuk memulihkan tubuh seorang pemberontak yang terbunuh olehroket helikopter tempur. Ketika mereka mengumpulkan sisa-sisa tubuhnya. seperti yang terlihat pada foto di atas, salah satu dari mereka mengeluarkan pisau berburu lalu menikamkannya ke mayat tersebut. Sersan kepala Gibbsyang baru saja bergabung dengan peleton tersebut sebagai pemimpin pasukan, bermain dengan gunting di dekat jari mayat tersebut. “Aku ingin tahu apakah gunting ini bisa memotong jari ?” tanya Gibbs. (Prior to the murder of Mudin, in November 2009, the soldiers of Bravo Company were dispatched to recover the body of an insurgent who was killed by rockets from a helicopter gunship. As they collected the remains, which appear to be those shown here, one took out a hunting knife and stabbed the corpse. Staff Sgt. Gibbs, who had recently joined the platoon as a squad leader, began playing with a pair of scissors near the dead man’s hands. “I wonder if these can cut off a finger?” Gibbs asked). Baca lebih lanjut

Iklan

Barack Obama: Damai di Mulut, Perang yang Dilakukan

Pidato Obama memang sangat memukau sehingga mampu menghipnotis sebagian besar rakyat Indonesia untuk simpati padanya dan AS. Kata-kata Indonesia seperti “Pulang Kampung Nih”, “Bakso”, “Sate”, dsb membuat mahasiswa UI yang mendengar dan sebagian besar rakyat Indonesia jadi terlena.

Cuma kita tetap harus ingat kenyataan yang ada. Hingga saat ini Indonesia masih jadi “SAPI PERAH” AS…

Perusahaan2 AS seperti Chevron, Exxon, Conoco, Freeport, dsb menguras kekayaan alam Indonesia sehingga mereka kaya, rakyat Indonesia miskin. Sebagai contoh untuk royalti emas dan perak Freeport dapat 99% sementara Indonesia cuma dikasih 1%.

Baca lebih lanjut

JIKA LAPAR, SAYA MENANGIS

Naikkan terus tarif listrik sehingga harga2 barang jadi naik dan rakyat jadi semakin melarat. Beginilah jika pemerintah di bawah kendali IMF dan World Bank yang dibentuk dan dipimpin Yahudi (saat ini dipimpin Dominique Strauss-Kahn dan Robert P Zoellick) yang rentenir dan pemeras….

Baca lebih lanjut

Royalti Emas Papua: Freeport 99%, Indonesia 1%!

14 Abad Silam Allah memerintahkan ummat Islam untuk mandiri dengan mengusir orang2 kafir yang saat itu menguasai perekonomian kota Mekkah:

“Hai orang-orang yang beriman, Sesungguhnya orang-orang yang musyrik itu najis, maka janganlah mereka mendekati Masjidilharam sesudah tahun ini.
Dan jika kamu khawatir menjadi miskin, maka Allah nanti akan memberimu kekayaan kepadamu dari karuniaNya, jika Dia menghendaki. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” [At Taubah:28]

Baca lebih lanjut

Barack Obama Pembunuh Muslim di Iraq dan Afghanistan. Kenapa Dihormati?

Aneh sekali jika para pejabat di Indonesia mengundang Barack Obama,

Presiden AS, yang tangannya berlumuran darah karena membunuh ummat

Islam di Iraq dan Afghanistan.

Terhadap tamu memang kita harus hormat. Tapi tamu yang mana dulu?

Yang wajib kita hormati adalah tamu yang baik dan menghormati kita dan saudara kita.

Baca lebih lanjut

Bisakah Indonesia Kelola Kekayaan Alamnya Sendiri?

Berbeda dengan para motivator yang menanamkan keyakinan bahwa kita bisa, Antek-antek asing memang mencoba menanamkan pemikiran (mindset) kepada bangsa Indonesia bahwa kita tidak tidak mampu. Oleh karena itu serahkan kekayaan alam kita kepada asing.

Keberadaan BUMN2 seperti ANTAM, Pertamina, Elnusa, dsb sebetulnya sudah membuktikan bahwa kita mampu mengelola kekayaan alam sendiri. Bahkan Malaysia yang SDM dan SDAnya di bawah kita sekarang lebih maju karena mereka mandiri.

Baca lebih lanjut

Selama Kekayaan Alam Dirampas Asing Indonesia Akan Terus Miskin

gedung petronasKenapa Pesawat dan Helikopter TNI Indonesia sering jatuh sehingga lebih dari 150 orang tewas di tahun 2008-2009?

Kenapa 11,5 juta rakyat Indonesia menderita busung lapar atau gizi buruk?

Kenapa 120 juta rakyat Indonesia hidup dalam kemiskinan (versi Bank Dunia)?

Kenapa seluruh Lembaga Amal Zakat hanya mampu mengumpulkan dana kurang dari Rp 1 trilyun sementara menurut PENA pada tahun 2008 berbagai perusahaan asing menikmati Rp 2.000 trilyun dari hasil kekayaan alam Indonesia?

Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: