Iklan

Hukum Menuduh Musyrik

hadits-dilupakan

Hukum Menuduh Musyrik:

“Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan atas kamu adalah seseorang yang telah membaca (menghafal) al-Qur’ân, sehingga ketika telah tampak kebagusannya terhadap al-Qur’ân dan dia menjadi pembela Islam, dia terlepas dari al-Qur’ân, membuangnya di belakang punggungnya, dan menyerang tetangganya dengan pedang dan menuduhnya musyrik”. Aku (Hudzaifah) bertanya, “Wahai nabi Allâh, siapakah yang lebih pantas disebut musyrik, penuduh atau yang dituduh?”. Beliau menjawab, “Penuduhnya”. (HR. Bukhâri dalam at-Târîkh, Abu Ya’la, Ibnu Hibbân dan al-Bazzâr. Disahihkan oleh Albani dalam ash-Shahîhah, no. 3201).

Baca lebih lanjut

Iklan

Kalimat Kafir Padahal Bukan

buruk-sangka

Ada kalimat2 yang kita kira sesat, tapi ternyata tidak bagi orang yg berilmu. Hati-hati sebelum menuding orang sesat, kafir, atau musyrik. Bisa jadi maksudnya bukan begitu.

Sayyidina Umar ra. bertanya kepada Hudzaifah bin Yaman : “Bagaimana keadaanmu pagi ini, wahai Hudzaifah ?”

Baca lebih lanjut

Ibnu Sina Bapak Kedokteran Dunia

ibnu-sina

Semuanya cuma dipandang dari sudut Syi’ah apa bukan. Bukan dari manfaat atau mudharat.
Yang saya tahu, Ibnu Sina itu adalah seorang Muslim yang terkemuka. Bahkan dunia Barat pun menganggapnya sebagai Bapak Ilmu Kedokteran dgn nama Avicenna.

Baca lebih lanjut

Kenapa Pemberontak Suriah Tak Serang Israel?

pemberontak-suriah-israel

Pemberontak Suriah seperti Al Nusra (Al Qaidah) dan FSA ternyata berdampingan dgn Israel. Yang jadi pertanyaan: “Kenapa pemberontak Suriah tidak pernah menyerang Israel dan Israel tidak pernah menyerang pemberontak Suriah?”

Kenapa pemberontak Suriah lebih senang memerangi pemerintah dan rakyat Suriah yang 92% Muslim? Pemerintah Suriah memerangi Israel pada tahun 1948, 1967, 1973, dan 1982. Hingga saat ini, Suriah dan Iran membantu pejuang Hamas dan Hizbullah melawan Israel dgn persenjataan. Sementara Arab Saudi dan Turki dgn jelas punya Kedubes AS dan pangkalan militer AS di negaranya.

Baca lebih lanjut

Karni Ilyas: Warga Jakarta Tak Bisa Lagi Melihat Laut

Karni IlyasSebelum Ahok jadi Gubernur, para nelayan di Jakarta masih bisa punya rumah di pantai untuk menaruh perahu mereka. Para nelayan juga bisa menjual hasil tangkapannya ke berbagai tempat di Jakarta untuk dapat harga yang terbaik. Para nelayan masih bisa tinggal di Muara Karang, Pasar Ikan, Sunda Kelapa, dan Luar Batang.

Namun satu per satu digusur oleh Ahok dengan dalih tanah mereka adalah tanah negara. Tanah tsb diserahkan ke pengembang yang cuma dimiliki oleh 10 keluarga saja. Kelak tak bisa lagi warga Jakarta jadi nelayan karena pantai Jakarta sudah dimiliki segelintir pengusaha properti.

Andai Ahok memindahkan mereka ke pulau Seribu, memang bisa mereka jual ikan di situ? Jika pun ada, tentu harganya bisa jatuh. Dan mereka terusir dari kampung halaman mereka.

Dari Karni Ilyas.

Saya tidak anti Ahok. Juga tidak masalah dia menambah kekayaan semua taipan yg dia senang. Tapi saya terusik melihat perlakuannya kepada orang miskin.

Baca lebih lanjut

Putin: Perang Dunia 3 Akan Terjadi Sekarang?

Putin Perang Dunia 3

Turki dan Arab Saudi dengan bantuan zionis AS dan NATO telah menciptakan pemberontak Suriah di tahun 2011 yang menghancurkan Suriah. Sebuah negara di mana ada Pangkalan Militer Rusia di situ. Pada tahun 2013, sebagian pemberontak Suriah menjelma menjadi ISIS yang menaklukkan separuh Irak dan Suriah. Sebagai teman dari Suriah, Rusia membantu Suriah memerangi pemberontak yang puluhan ribu di antaranya didatangkan dari luar negeri seperti Arab Saudi, Libya, Tunisia, Qatar, bahkan Indonesia lewat organisasi jihad Wahabi dan Ikhwanul Muslimin.

Jika Rusia tidak punya bom nuklir Tsar Bomba yang bisa membuat bola api nuklir selebar 10 kilometer dan ratusan rudal Satan yang bisa menjangkau jarak 16.000 km (jarak Rusia-AS cuma 7000 km) dengan kecepatan 28.000 km/jam (artinya bisa menempuh AS dalam 15 menit dan Turki dalam 1 menit), anda bisa menyebut Rusia menggertak soal Perang Dunia 3. Tapi tiap rudal Satan bisa mengirim 10 hulu ledak nuklir ke 10 tempat yang berbeda. Bisakah anda menganggap Rusia cuma gertak sambel? Tidak akan menggunakan kekuatan sebesarnya saat perang sungguhan terjadi?

Baca lebih lanjut

Ulama Sepuh NU vs Ustad Muda NU Garis Lurus?

Habib Umar

Kenapa saya lebih pro ulama sepuh NU ketimbang ustad muda yg menganggap ulama sepuh sbg sesat atau nyeleneh?

Karena kaum muda tsb tidak beradab dan meski sesuai dalil Al Qur’an dan Hadits tapi cuma di kerongkongan. Memuliakan ulama dan orang tua / ulama sepuh itu adab:

Dari Abu Musa r.a., katanya: “Rasulullah s.a.w. bersabda: “Setengah daripada cara mengagungkan Allah Ta’ala ialah dengan jalan memuliakan orang Islam yang sudah beruban serta orang yang hafal al-Quran yang tidak melampaui batas ketentuan dan tidak pula meninggalkan membacanya. Demikian pula memuliakan seorang sultan -penguasa pemerintahan yang adil-.” Hadits hasan yang diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud.

Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: