Ketegasan Sayyidina Umar bin Khoththob ra

Sayyidina Umar bin Khoththob ra itu orangnya keras dan tegas. Kalau marah, bisa bunuh orang. Beberapa kali dia menawarkan membunuh orang yg menghina Nabi / maksiat lain, namun saat Nabi menolak, beliau tunduk.

Saat Hijrah ke Madinah, jika yang lain kabur dengan sembunyi-sembunyi, Umar bin Khoththob terang2an pergi ke Madinah dgn kendaraannya sambil menantang kaum kafir Mekkah.

Baca lebih lanjut

Sunnah Rosul di Malam Jum’at

Saat ada teman kita bilang di hari Kamis: “Jangan lupa Sunnah Rosul”, hendaknya kita jangan mencelanya.
“Lah Sunnah Rosul kan banyak. Bukan cuma itu!” Mungkin ada yg berkata seperti itu. “Jangan olok-olok Sunnah Rosul!”
 
Apa yang salah dgn kata “Sunnah Rosul?” Justru kalau ada yang bilang jangan lupa Jima’, nah ini justru selain kasar, juga mempersempit Sunnah Rosul. Pada hari Jum’at yang dimulai dari Maghrib yang disebut Malam Jum’at, itu banyak ibadah yang bisa dilakukan dan pahalanya amat besar karena Hari Jum’at itu adalah Sayyidul Ayyam. Pemimpin Hari. Hari yang amat mulia. Dengan anjuran Sunnah Rosul, selain Jima’ antara suami-istri yg juga satu sunnah rosul, ada Sunnah Rosul lain yg bisa dilakukan seperti zikir, doa, membaca Al Qur’an, sholat Tahajjud, dsb.
 

Baca lebih lanjut

Hukum Menuduh Musyrik

hadits-dilupakan

Hukum Menuduh Musyrik:

“Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan atas kamu adalah seseorang yang telah membaca (menghafal) al-Qur’ân, sehingga ketika telah tampak kebagusannya terhadap al-Qur’ân dan dia menjadi pembela Islam, dia terlepas dari al-Qur’ân, membuangnya di belakang punggungnya, dan menyerang tetangganya dengan pedang dan menuduhnya musyrik”. Aku (Hudzaifah) bertanya, “Wahai nabi Allâh, siapakah yang lebih pantas disebut musyrik, penuduh atau yang dituduh?”. Beliau menjawab, “Penuduhnya”. (HR. Bukhâri dalam at-Târîkh, Abu Ya’la, Ibnu Hibbân dan al-Bazzâr. Disahihkan oleh Albani dalam ash-Shahîhah, no. 3201).

Baca lebih lanjut

Kenapa Para Sahabat Memilih Abu Bakar Jadi Khalifah?

perang

Saya baca sejarah Ali bin Abi Thalib KW. Beliau lahir tahun 600 M. Nabi lahir tahun 570 M. Saat Nabi wafat tahun 632 M, berarti usia Ali 32 tahun. Usia Nabi, Abu Bakar, Umar, dan Ali saat wafat sama: 63 tahun Hijriyah / 62 tahun masehi.

Meski Ali cerdas dan pandai berperang, para sahabat akhirnya memilih Abu Bakar ra sbg pemimpin. Ini karena usia Abu Bakar yg cuma beda 2 tahun dgn Nabi cukup matang sbg pemimpin. Bisa mengatasi tokoh2 besar yg murtad dan berontak saat Nabi meninggal.

Baca lebih lanjut

Kalimat Kafir Padahal Bukan

buruk-sangka

Ada kalimat2 yang kita kira sesat, tapi ternyata tidak bagi orang yg berilmu. Hati-hati sebelum menuding orang sesat, kafir, atau musyrik. Bisa jadi maksudnya bukan begitu.

Sayyidina Umar ra. bertanya kepada Hudzaifah bin Yaman : “Bagaimana keadaanmu pagi ini, wahai Hudzaifah ?”

Baca lebih lanjut

Membekam Anak Muda Penggemar Mie Instan

bekam

Kemarin ngebekam anak teman, Pradita namanya. Usia sekitar 19 tahun, cuma rajin makan mie instan indomie.

Karena takut2, dibekam saja sedikit.

Selain darah, keluar juga uap air. Keringat juga keluar padahal udara relatif sejuk mengingat di luar hujan dan di dalam berAC. “Keluarin mecinnya Gus,” kata teman saya karena anaknya doyan sekali makan Indomie.

Baca lebih lanjut

Ibnu Sina Bapak Kedokteran Dunia

ibnu-sina

Semuanya cuma dipandang dari sudut Syi’ah apa bukan. Bukan dari manfaat atau mudharat.
Yang saya tahu, Ibnu Sina itu adalah seorang Muslim yang terkemuka. Bahkan dunia Barat pun menganggapnya sebagai Bapak Ilmu Kedokteran dgn nama Avicenna.

Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: