Iklan

Hormatilah Tuan Rumah

TAMU KURANG AJAR

Cinta Tanah Air itu sebagian dari Iman. Yang mencintai tanah air Indonesia, tentu bangsa Indonesia. Bukan bangsa lain. Sebaliknya kita juga tidak bisa mencintai Tanah Air Cina. Bikin rumah dan perkebunan di sana. Apalagi pangkalan militer.
Tamu juga harus menghormati Tuan Rumah. Sehebat-hebatnya seorang tamu. Sealim-alimnya Tamu. Tetap saja dia harus mempersilahkan Tuan Rumah dulu untuk menjadi Imam saat sholat. Jika Tuan Rumah tsb menyuruh tamu tsb jadi Imam, baru tamu tsb bisa jadi Imam. Ini adab.
Baca lebih lanjut

Iklan

Senyum dan Tidak Sombong

KH Quraish Shihab

Dari segi jilbab mungkin kurang “Syar’i”, tapi dari segi senyum, ini sesuai sekali dgn Sunnah Nabi.

Soalnya banyak juga orang yang mengaku “Syar’ie” atau “Nyunnah” tapi tidak senyum. Malah angker… 🙂

Berhijab, senyum, dan tidak merendahkan orang yg belum berhijab sambil mendoakan agar semua bisa lebih baik nah ini paling baik.

Tapi kalau sombong, merasa lebih baik dan merendahkan orang lain, apalagi ulama, nah ini bisa masuk neraka. Dilaknatnya Iblis oleh Allah itu karena Iblis itu sombong. Padahal Iblis ini dulu rajin sekali beribadah pada Allah.

“…Janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa.” [An Najm 32]

Baca lebih lanjut

Pembuat Film Fitna Dirikan Partai Islam di Eropa

Fitna

Jangan terlalu cepat memvonis seseorang sbg kafir / musuh Islam. Bisa jadi sebelum ajalnya dia tobat dan justru jadi pembela Islam.

Mantan Politikus anti Islam Belanda, Arnoud Van Doorn akan mendirikan partai politik Islam pertama di Eropa yang  akan memperjuangkan hak Muslim di seluruh Eropa (Republika). “Partai ini akan terdiri dari Muslim dan non Muslim yang bersimpati terhadap Islam dan Muslim,” demikian kata Van Doorn.

Baca lebih lanjut

Menahan Diri dari Menyakiti Sesama Muslim

Jaga Tangan dan Lidah

Ahlus Sunnah wal Jama’ah berusaha menahan lisan dan tangannya dari menyakiti sesama Muslim. Menghindari caci maki / melaknat. Urusan laknat itu urusan Allah. Bukankah Musa dan Harun diperintahkan Allah untuk mengunjungi Fir’aun dan berkata lemah lembut dengannya? Padahal Fir’aun yang membunuh banyak bayi dan mengaku Tuhan itu amat pantas mendapat laknat.

Aswaja selain mencintai Ahli Bait / Habaib juga mencintai semua sahabat Nabi. Mencintai orang2 yang dicintai Nabi. Tidak menghakimi orang2 yang hanya diketahui Allah di mana mereka akan berada.

Baca lebih lanjut

Orang yang Menganggap Kebanyakan Muslim Sesat, Dialah yang Sesat

Jika ada orang yang menganggap kebanyakan muslim sebagai sesat, apalagi kafir, sesungguhnya dialah yang sesat atau kafir:

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ بْنِ قَعْنَبٍ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ سُهَيْلِ بْنِ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ح و حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى قَالَ قَرَأْتُ عَلَى مَالِكٍ عَنْ سُهَيْلِ بْنِ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا قَالَ الرَّجُلُ هَلَكَ النَّاسُ فَهُوَ أَهْلَكُهُمْ

Telah menceritakan kepada kami ‘Abdullah bin Maslamah bin Qa’nab; Telah menceritakan kepada kami Hammad bin Salamah dari Suhail bin Abu Shalih dari Bapaknya dari Abu Hurairah dia berkata; Rasulullah SAW bersabda: Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, Dan telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya dia berkata; Aku membaca Hadits Malik dari Suhail bin Abu Shalih dari Bapaknya dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW bersabda: Apabila ada seseorang yang berkata; ‘Celakalah (rusaklah) manusia’, maka sebenarnya ia sendiri yang lebih celaka (rusak) dari mereka. (HR Muslim 4755)

Baca lebih lanjut

Perbedaan itu Sunnatullah

Bhinneka Tunggal Ika

“Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu” [Al Maa-idah 48]

Perbedaan itu Sunnatullah. Memang dari Allah begitu. Jika Allah menghendaki cuma ada 1 jenis ummat saja, Allah tinggal bilang: “Kun fa yakun”. Jadilah, maka jadilah. Jadi aneh jika ada sekelompok orang berusaha menyatukan ummat agar sepaham, seamal, pokoknya 100% sama dengan kelompok mereka. Padahal paham mereka belum tentu benar. Di antara mereka sendiri juga ternyata berpecah-belah.

Baca lebih lanjut

Adab Menghormati Manusia dan Ulama

Ustad Ruslan Mawardi

Malam Selasa kemarin, KH Drs Ruslan Mawardi berceramah. Jika ada orang membawa Al Qur’an, maka orang sebaiknya berdiri. Itu namanya Mustahab, kata beliau. Begitu pula jika ulama datang, yang lain berdiri untuk menghormati. Jangan cuma duduk-duduk saja. Ini adab. Ada di Kitab Ta’lim Muta’allim. Ada orang yang rajin ngaji, tapi ada ulama datang, diam saja, katanya.

Saat ada jenazah lewat, Nabi berdiri. Abu Bakar memberitahu Nabi: “Tapi mayit itu Yahudi”
Nabi menjawab: “Bukankah dia manusia?”.

Jadi Nabi bukan menghormati aqidahnya. Tapi menghormatinya sebagai manusia.

Jadi hendaknya kita menghormati manusia, apa pun agama dan alirannya selama mereka tidak mengganggu kita.

Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: