About these ads

Berjihad dengan Harta dan Jiwa

Kenapa kelompok Non Muslim itu berhasil?
Karena mereka memang profesional. Mereka hargai waktu dan tenaga orang.
Contohnya pada Hut RCTI kemarin, menurut keponakan saya yang kerja di RCTI, setiap penyanyi Korea Suju yang cuma tampil beberapa menit itu dibayar Rp 1 Milyar. Nah kalau ada 9 orang, berapa dibayarnya? Ini belum yang lain.
Ada pun jika kita jihad/dakwah, berharap dapat Rp 9 juta untuk kerja 1 bulan saja itu sudah mimpi kali ye… :)

Memang dalam jihad dan dakwah kita harus ikhlas. Tak mengharap balasan.
Baca lebih lanjut

About these ads

Kajian Surat Luqman oleh KH Ali Yafie

KH Ali Yafie 4

Kajian Surat Luqman oleh Prof. KH Ali Yafie. Kajian dari ayat 12-19. Menurut KH Dr. Mohamad Hidayat MBA, MH, Luqman bukan seorang Nabi dan bukan pula seorang Rasul. Namun namanya diabadikan Allah dalam sebagai satu nama surat dalam Al Qur’an: Lukman karena dia amat bijaksana sehingga digelari dengan Lukman Al Hakim. Lukman yang bijaksana atau menguasai ilmu hikmah.

Dari penampilannya, Luqman tidak menarik. Badannya pendek. Kulitnya hitam. Hidungnya mancung ke dalam, dsb. Namun saat dia berbicara, orang banyak akan terkesima.

Baca lebih lanjut

Libya yang Makmur Sekarang Hancur

Qaddafi Libya

Libya dulu makmur. Rakyat sejahtera karena hasil minyak Libya sebagian besar dinikmati rakyat Libya. Bahkan kontraktor Indonesia pun kebagian proyek pembangunan di Libya.
Sekarang Libya hancur. Presidennya hanyalah boneka AS yang menyerahkan sebagian besar hasil minyak Libya ke AS dan Eropa.
Antar para pemberontak pun masih saling perang/bunuh berebut kekuasaan. Bahkan baru2 ini pesawat2 tempur Libya membom ibukota Libya: Tripoli.
Menyesalkah Rakyat Libya?
Baca lebih lanjut

Cara Membuat Stasiun TV Kecil dan Murah

Stasiun TV Kecil

Cara Membuat Stasiun TV Kecil dan Murah. Anda cukup membeli Video sender di atas. Untuk jangkauan 80 meter (sekitar 300 pemirsa) anda cukup mengeluarkan uang Rp 550.000 saja. Sedang untuk jangkauan 500 meter (sekitar 11.700 pemirsa), anda harus mengeluarkan uang Rp 3 juta.

Tinggal tancapkan Video Sender tersebut ke DVD Player anda, maka siaran TV anda segera jalan. Untuk isi, anda bisa mengumpulkan berbagai video menarik seperti pembacaan Al Qur’an, Ceramah2 agama, Lagu-lagu Islam, dsb (perhatikan hak cipta). Simpan di USB Flash Disk, kemudian colokkan ke DVD Player anda (yang support USB). Maka siaran TV anda pun jalan. Para pemilik TV di sekitar rumah anda bisa melihatnya dengan mencari channel TV anda terlebih dahulu.

Baca lebih lanjut

Tak Usah Panggil Saya Ustad!

Tidak usahlah saya dipanggil ustad. Di Indonesia ini sudah kebanyakan ustad. Di kampung saya, para Ulama itu begitu wara sehingga mereka enggan dipanggil Ustad meski ilmunya dalam. Paling2 mereka dipanggil sebagai Guru misalnya Guru Salam meski pun sebenarnya artinya sama.

Kalau sekarang, baru masuk Islam yang tentu ilmu Islamnya masih tidak jauh dari 0, karena pintar ngomong / menulis langsung dipanggil Ustad atau Ulama. Ibaratnya baru kemaren masih kafir, begitu masuk Islam karena pintar ngomong langsung dipanggil Ustad. Ulama. Mendadak ustad. Kalau kata KH Ali Yafie dan KH Muhammad Zain, itu Ustad Fotokopi.

Anehnya Ulama sepuh yang puluhan tahun belajar agama Islam dan mengajarkan Islam justru begitu mudah divonis sebagai sesat dsb. Dunia jadi terbalik.

Baca lebih lanjut

Membela Nasionalisme Nggak Ada Dalilnya?

Felix Siauw Tanah Air

Ini pernyataan yang ngawur.

Membela harta benda dari perampok saja jika tewas bisa mati syahid, apalagi tanah air dari serangan para penjajah. Tanah Air itu termasuk harta kita yang amat berharga.

Nabi Muhammad kan berkali2 berperang melawan orang2 kafir demi melindungi negeri Madinah beserta penduduknya.

Jika sudah tidak mau membela tanah air, bisa2 kita kehilangan negara Indonesia karena dicaplok bangsa lain.

 

Baca lebih lanjut

Introspeksi Diri / Muhasabah

Dalam beragama, sebetulnya kita tidak perlu menuduh orang, misalnya KH Said Aqil Siradj, KH Quraisy Shihab, dr Joserizal Jurnalis sbg Syi’ah. Kenapa? Andai mereka benar Syi’ah, apakah anda masuk surga? Dan jika bukan Syi’ah, bukankah anda berdosa dan masuk neraka? Tidak ada untungnya.

Di dalam kubur dan di akhirat, anda tidak ditanyai apakah orang2 di atas Syi’ah apa bukan. Tapi siapa Tuhan Anda, Apa kitab anda, Siapa Nabi Anda? Kemudian anda nanti ditanya amal perbuatannya mulai dari 5 rukun Islam seperti sholat, puasa, zakat, dsb itu benar atau tidak? Apakah harta anda halal / haram? Apakah tangan dan kaki anda menyakiti orang atau justru bermanfaat. Begitu.

Kita tidak ditanya mengenai dosa orang lain. Itu tanggung jawab masing2:

“Dan janganlah kamu mengusir orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan petang hari, sedang mereka menghendaki keridhaanNya. Kamu tidak memikul tanggung jawab sedikitpun terhadap perbuatan mereka dan merekapun tidak memikul tanggung jawab sedikitpun terhadap perbuatanmu, yang menyebabkan kamu (berhak) mengusir mereka, (sehingga kamu termasuk orang-orang yang zalim)” [Al An'aam 52]

Baca lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 173 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: