“Jihad” Ala Zionis Wahabi?

Jihad Ala Wahabi

Ciri2 Muslim sejati persis seperti firman Allah di bawah: menyayangi sesama Muslim dan keras thd orang2 kafir.
Bagaimana yang kebalikannya? Keras thd orang Islam seperti mengkafirkan, menghina, dan membunuh orang Islam tapi thd kaum kafir seperti Israel malah adem-ayem? Menyeru “Jihad” untuk membunuh sesama Muslim di negara2 yg mayoritas Islam, tapi thd Israel seperti ayam sayur yang tidak berdaya?

Mudah2an kita semua dapat hidayah dari Allah dan tidak tersesat.

Baca lebih lanjut

BUKU MUI Tentang Penyimpangan Syi’ah Bukan Buku Resmi MUI?

SMS 2

Ada buku Penyimpangan Syi’ah yg katanya DITERBITKAN MUI. Saya sudah SMS dan tanggal 28 Desember 2013 di pengajian (bersama KH Ali Yafie) konfirmasi dgn teman ana, KH Dr Mohamad Hidayat MBA yg merupakan anggota DSN MUI, hingga 24 Desember kemarin saat saya SMS beliau tidak tahu sama sekali adanya buku “Panduan MUI” tsb. Padahal dari bulan November saya sdh tahu karena buku tsb disebarkan gratis di berbagai masjid dan jejaring sosial. Contohnya di Masjid Blok M Square, bulan November orang2 awam sudah diajak mendengar ceramah tentang buku tersebut yang dibagikan gratis di sana.

  Baca lebih lanjut

Wahabi Blokir Website dan FP Islam di Facebook

Wahabi Blokir FB

Guna memonopoli kebenaran, tak jarang Wahabi berusaha memblokir website2 dan FP Islam di Facebook yang bertentangan dengan paham Wahabi. Tak jarang mereka membuat FP2 palsu dan juga akun2 FB palsu sehingga seolah2 jumlah mereka banyak.

Ini contoh bagaimana para Wahabi melaporkan situs Media-Islam.or.id ke Facebook sehingga kita tidak bisa memposting tulisan dari website tsb ke grup ini:

Baca lebih lanjut

Paham Wahabi: Kafirkan>Bunuh>Teror?

Wahhabists' Mind

PBB: Pemberontak Wahabi gunakan Gas Kimia Sarin
Bom Bunuh Diri, Gorok, Gas Sarin. Sekarang apalagi?

Paham Wahabi:
KAFIRKAN>BUNUH>TEROR!

U.N. has testimony that Syrian rebels used sarin gas: investigator

Sun, May 05 18:13 PM EDT
GENEVA (Reuters) – U.N. human rights investigators have gathered testimony from casualties of Syria’s civil war and medical staff indicating that rebel forces have used the nerve agent sarin, one of the lead investigators said on Sunday.

Baca lebih lanjut

Musuh Utama Arab Saudi/Wahabi adalah Syi’ah dan Muslim Lainnya. Bukan Yahudi dan Nasrani

Arab Saudi Pinjamkan Pangkalan Militer Kepada AS untuk Serang Iraq

Musuh utama Arab Saudi/Wahabi adalah Syi’ah, Sufi, HT, IM, Aswaja, dan Muslim lainnya.
Ada pun Yahudi laknatullah dan Nasrani (Israel dan AS) adalah sahabat Wahabi/Saudi.
“Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik…” (Qur’an 5:82)

Baca lebih lanjut

Cara Syekh Wahabi Memecah-Belah Islam

Wahabi

Wahabi

Jika Syekh-syekh Wahabi berkata terus terang kepada pengikutnya: “Ayo kita pecah-belah ummat Islam. Kita hina ummat Islam sebagai Ahlul Bid’ah, Sesat, Musyrik, Kafir, dsb. Kemudian kita bunuh ummat Islam”, niscaya para pengikut Wahabi yang awam pun selama masih lurus, akan lari terbirit-birit menjauhi para Syekh Wahabi tersebut.

Tapi jika Syekh-syekh Wahabi tersebut berkata: “Ayo kita murnikan Islam. Kita hidupkan Sunnah. Kita tegakkan Tauhid”, niscaya para pengikut Wahabi yang cerdas pun akan taqlid dan tertipu sehingga akhirnya mereka menghina ummat Islam lain yang mereka anggap tidak lurus dan sesuai “Sunnah” sebagai Ahlul Bid’ah, Sesat, Musyrik, Kafir, dsb. Kemudian mereka bunuh Muslim lainnya dengan alasan yang dibunuh adalah “Musuh Allah”. “Musuh Tauhid”.

Baca lebih lanjut

Salafus Sholeh dan Ahlus Sunnah wal Jama’ah yang Asli

Salafus Sholeh itu adalah generasi salaf (lahir dari 0-abad 3 Hijriyah) yg saleh. Contohnya Imam Malik (Lahir tahun 93 H), Imam Syai’ie (lahir 150 H).

Ada pun Muhammad bin Abdul Wahhab yg lahir tahun 1115 H bukan ulama Salaf. Tapi Khalaf/akhir zaman karena lahir di abad kegelapan Islam (Arab di bawah Inggris). Begitu pula Ibnu Taimiyyah dan Ibnul Qoyyim Al Jauzy (bukan Al Jauzi yang termasyhur) yg lahir sekitar tahun 700 Hijriyah sudah bukan ulama Salaf.

Baca lebih lanjut

Musuh Salafi Wahabi adalah Syi’ah. Bukan Yahudi dan Nasrani yang Jelas Kafir dan Membantai Jutaan Muslim di Palestina, Iraq, dan Afghanistan

Musuh Utama Wahabi itu Syi’ah Laknatullah.
Bukan Yahudi (Israel) dan Nasrani (AS dan NATO) yang tengah membantai jutaan ummat Islam di Afghanistan, Iraq, dan Palestina:

Dari Moderator:
Pertanyaan langsung dijawab.
Wong Sunni ini sepertinya Salafi Wahabi ekstrim yang memakai beberapa nama samaran sehingga seperti bertaqiyyah sebagaimana Syi’ah. Harusnya pakai nama asli sesuai sunnah Nabi.

Baca lebih lanjut

Beda Muhammad bin Abdul Wahhab dengan Nabi Muhammad

Muhammad bin Abdul Wahhab menyamakan dirinya dengan Nabi Muhammad dalam memerangi musuh2nya.
Bedanya adalah musuh Nabi Muhammad itu benar2 kafir yang menyembah berhala, menolak Al Qur’an, dan menolak Nabi.
Ada pun “Musuh Tauhid” Muhammad bin Abdul Wahhab adalah orang2 Islam yang menyembah Allah, membaca Al Qur’an, dan Nabinya Nabi Muhammad.
Yang dibunuh Nabi Muhammad adalah orang2 kafir.
Yang dibunuh Muhammad bin Abdul Wahhab adalah orang2 Islam yang membaca Syahadah dan Sholat. Orang2 kafir yang asli seperti kaum Hindu, Budha, Nasrani, dan Yahudi justru aman dari lisan dan tangan Muhammad bin Abdul Wahhab dan kaumnya.
Jauh bedanya antara Nabi Muhammad dengan Muhammad bin Abdul Wahhab.
Mudah2an kaum Wahabi menyadari hal ini.
Baca lebih lanjut

Pendapat Ulama Sunni Tentang Salafi Wahabi

Sebagai Muslim kita memang harus memurnikan Tauhid dan hanya menyembah Allah semata. Kita juga harus mengikuti sunnah Nabi dan menghindari bid’ah.
Sebaliknya kita juga harus menghindar dari paham khawarij takfiri yg mudah mengkafirkan/menganggap sesat sesama Muslim padahal menurut jumhur ulama tidak sesat. Karena mengkafirkan/menganggap sesama Muslim yg ternyata menurut mayoritas ulama lurus, dosanya juga besar.

Mengkafirkan sesama Muslim adalah tanda dari lemahnya Iman dan bisa jadi kita yg kafir/sesat jika Muslim yg kita tuduh kafir/sesat itu ternyata lurus:

Tiga perkara berasal dari iman: (1) Tidak mengkafirkan orang yang mengucapkan “Laailaaha illallah” karena suatu dosa yang dilakukannya atau mengeluarkannya dari Islam karena sesuatu perbuatan… (HR. Abu Dawud)

Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: