Mengadzankan Bayi Ada Haditsnya

Teuku Wisnu Tidak Mengadzankan Bayinya

Teuku Wisnu Tidak Mengadzankan Bayinya

Alhamdulillah saya mengadzankan anak2 saya yang baru lahir. Teuku Wisnu tidak mengadzankan bayinya yang baru lahir dengan dalih haditsnya lemah. Padahal hadits2 tentang mengadzankan bayi itu paling tidak ada 3 di mana 1 hadits di antaranya disahihkan oleh Imam Tirmidizi dn Imam Nawawi. Sementara orang2 terdahulu seperti Khalifah Umar bin Abdul Aziz biasa mengadzankan bayi2nya.

Jika memang ada Haditsnya yang sahih dan Imam Syafi’ie yang lahir tahun 150 Hijrihan (139) tahun setelah wafatnya Nabi mensunnahkannya, mengapa kita harus menganggapnya bid’ah yang sesat?
Insya Allah yang namanya perbuatan baik itu selalu ada balasannya.

Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: