Sedekah dengan Yang Terbaik

Serebu

Kalau tanggal tua isi dompet gambarnya orang megang golok begini, serem.
Tapi jangan anggap remeh. Justru uang model gini yang rajin mengunjungi kotak amal masjid atau pun ke tangan pengemis.
Kalau orang yang pakai peci sambil senyum-senyum, jarang…

Hendaknya kita bersedekah dengan harta yang kita cintai. Bukan yang memang tidak kita ingini:

Baca lebih lanjut

Dialog KH Said Aqil Siradj, KH M. Idrus Ramli & Habib Taufiq Assegaf di Ponpes Sidogiri 2016

KH Said Aqil Siradj

Kalau saya lihat sih ulama muda tidak suka ada orang NU yang ke Iran meski hanya 3 orang di zaman KH Hasyim Muzadi. Terus kalau tidak tabayyun begitu, bagaimana mereka tahu Syi’ah itu sesat, Syi’ah menindas Sunni di Iran, dsb? Dari fitnah Wahabi? Mereka cuma pakai emosi. Ayat Tabayyun di surat Al Hujuraat tidak dipakai. Maunya langsung divonis: Semua Syi’ah Sesat. Itu kan malah jadi Khawarij / Takfir namanya.

“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu. ” [Al Hujuraat 6]

Baca lebih lanjut

Keluarga Korban Teroris Sarinah Diusir dari Rumah Kontrakan

Korban Teroris

Teroris yang ternyata membunuh Muslim begini bisa dapat azab kubur dan masuk neraka. Dari pakaiannya saja kita tahu keluarga yang ditinggal itu muslim. Belum anak2nya yang Balita harus kehilangan seorang ayah dan pencari nafkah. Keluarganya diusir dari rumah kontrakan karena tidak mampu membayar uang kontrakan.

Untuk jihad perang itu ada tempat perangnya. Namanya Medan Perang. Tidak bisa kita main serang masjid, sekolah, mal, dsb. Itu bukan jihad. Tapi jahat. Kita juga harus tahu siapa yang akan kita bunuh. Saat Nabi dan para sahabat maju ke medan perang, mereka tahu siapa yang akan mereka panah dan mereka tebas. Lawan mereka adalah musuh2 bersenjata yang memerangi mereka. Saat musuh2 itu bersembunyi di Masjidil Haram dan rumah2 mereka saat Futuh Mekkah, Nabi tidak membunuh mereka. Jadi sejarah Nabi begini harus kita pahami agar kita benar2 bisa mengikuti Sunnah Nabi.

Baca lebih lanjut

Arab Mulai Menghijau. Tanda Kiamat?

Saudi Hijau NASA

Jazirah Arab mulai menghijau.

“Hari Akhir tidak akan datang kepada kita sampai dataran Arab sekali lagi menjadi dataran berpadang rumput dan dipenuhi dengan sungai-sungai (HR Muslim)“

Ini adalah foto satelit dari NASA di mana tahun 1987 wilayah di Arab Saudi masih coklat padang pasir. Namun tahun 2012, dalam 25 tahun ada wilayah yang jadi hijau seluas ribuan kilometer persegi. Ini ada di dekat kota Tubarjal atau Tabuk di Arab Saudi bagian utara.

Ini bukti bahwa Nubuwat Nabi Muhammad bahwa tanda kiamat sudah dekat.

Baca lebih lanjut

Telah Terbit Buku Membangun Iman di Zaman Modern

Buku Iman

Alhamdulillah Telah Terbit Buku Membangun Iman di Zaman Modern. Semoga dengan perantaraan buku ini, kita bisa memantapkan iman kita dan keluarga kita sehingga bisa wafat dalam keadaan Muslim dan mendapat Husnul Khotimah. Aamiin.

Buku ini disusun oleh Agus Nizami yang merupakan kumpulan tulisan-tulisan dakwah di internet selama 17 tahun. Di antara isinya adalah: “Bukti Tuhan itu Ada”, “Sifat 20”, “Keajaiban Al Qur’an dan Ilmu Pengetahuan Modern”, “Perbandingan Agama”, dsb.

Baca lebih lanjut

Nikah Mut’ah: Apakah Nabi Pernah Bolehkan Zinah / Maksiat???

Mut'ah

Apakah Nabi Muhammad SAW yg maksum pernah membolehkan maksiyat / pelacuran? Hati2 ini masalah aqidah bagi yg menyamakan nikah Mut’ah = Pelacuran.

“Wahai manusia, aku pernah membolehkan kamu melakukan (nikah) mut’ah dengan wanita. Kemudian Allah telah mengharamkan hal itu sampai hari kiamat. Oleh karena itu, jika masih ada yang memiliki wanita yang diperoleh melalui jalan mut’ah maka hendaklah ia melepaskannya dan janganlah kamu mengambil sedikitpun dari apa yang telah kamu berikan kepada mereka.” (HR Muslim)

“Rasulullah SAW pernah memberikan kelonggaran (rukhsah) pada tahun Autas mengenai mut’ah selama 3 (tiga) hari, kemudian beliau melarangnya”. (HR Muslim) Baca lebih lanjut

Beda Ilmu Allah dengan Ilmu Manusia

Jagad Raya

Sifat Allah: Ilmu (Mengetahui)
Bedanya ilmu Allah dgn ilmu manusia itu jauh sekali. Ibaratnya ilmu Allah sebanyak 7 samudera, ilmu manusia cuma sebanyak air yg menempel di ujung jari.

Allah tahu matahari, bumi, langit dsb karena Allah yang menciptakan mereka. Sementara manusia sekedar mengamati / melihat saja. Tak mampu menciptakannya dari kehampaan.

Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: