Iklan

Jumlah Korban Perang di Zaman Nabi Total Kurang dari 1.000 Orang!

Jumlah Korban Perang di Zaman Nabi

Saya juga pernah iseng menghitung jumlah korban perang Badar, Uhud, Khandaq, Futuh Mekkah, Perang Tabuk, dsb, ternyata jumlah korban termasuk tentara kafir kurang dari 1.000 orang. Padahal itu selama 23 tahun.

Bukan selama 23 tahun perang, tapi dalam kurun waktu tsb terjadi beberapa perang yang konflik senjatanya selesai dalam hitungan hari. Pada perang Khandaq atau Perang Ahzab, meski lamanya berbulan-bulan, tapi itu adalah lama pengepungan yang dilakukan kaum kafir Mekkah bersama sekutunya terhadap Nabi dan sahabatnya di kota Madinah. Kontak senjata cuma beberapa hari saja. Begitu pula saat perang Tabuk, meski sekitar 3 bulan, itu adalah masa perjalanan dari kota Madinah ke kota Tabuk pulang pergi dan masa penantian Nabi akan datangnya tentara Romawi. Setelah sebulan ditunggu pasukan Romawi tak berani datang ke kota Tabuk yang sebenarnya adalah wilayah jajahan Romawi, Nabi pun kembali pulang dengan damai. Tidak terjadi perang dan tak ada korban sama sekali.

Baca lebih lanjut

Iklan

Dakwah Harus Pakai Ilmu!

Dakwah Harus Pakai Ilmu

Sebagaimana amal lainnya, dakwah pun harus pakai ilmu agar tidak ditolak Allah. Sebab jika tidak pakai ilmu, bukannya kebaikan yang didapat, malah kerusakan. Dakwah itu artinya “Memanggil”.  Membuat orang lebih dekat. Dari kafir menjadi Islam. Atau minimal dari tidak tahu, menjadi tahu tentang Islam. Bukan justru menjauhkan orang dari Islam.

Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya. [Al-Israa’ 17: 36].

Baca lebih lanjut

Hidup di Dunia Hanya Sementara

kuburan2

Hidup di dunia ini sebetulnya sekedar numpang lewat. Paling kita hidup di dunia hanya sekitar 63 tahun saja. Kurang lebih. Setelah itu kita pun meninggal dan masuk ke alam kubur.

Di alam kubur yang gelap dan sempit itu kita menunggu hari kebangkitan. Entah berapa lama. Tapi dari yang zaman Nabi Adam saja tentu sudah ribuan tahun mereka menunggu di alam kubur. Ada interogasi dari malaikat Munkar dan Nakir di situ. Ada siksa kubur bagi kaum yang kafir, kikir, dan nyinyir suka menyebar fitnah. Sementara bagi yang beriman dan beramal saleh kuburan itu merupakan taman surga. Mudah2an begitulah tempat kita nanti. Aamiin.

Baca lebih lanjut

Memuliakan Guru Agar Ilmu Bermanfaat

Habib-Hud

Dari Kitab “Ta’lim Muta’allim” yang penting dipelajari sebelum kita berguru. Di antaranya adalah memuliakan guru agar ilmu kita bermanfaat. Sebab lewat perantaraan / washilah guru lah ilmu tsb bisa sampai ke kita. Ada adab2 memuliakan guru yang harus kita pelajari. Memuliakan guru sama dengan memuliakan ilmu.

Tanpa ilmu, semua amal ditolak oleh Allah. Tanpa ilmu juga aqidah kita mudah goyah. Jadi kita harus memuliakan ilmu. Kita harus memuliakan guru.

Saat ada kotak amal diedarkan, isilah semampunya. Jika berlebih, setiap bulan berilah guru anda amplop dengan uang Rp 50 ribu atau lebih. Sehingga guru anda bisa fokus mengajar dan menuntut ilmu.

MENGAGUNGKAN ILMU DAN AHLI ILMU

Baca lebih lanjut

Menteri Agama: Belajar Agama Jangan Cuma di Internet

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin berpesan agar belajar agama jangan cuma lewat internet. Apalagi 9800 website “Islam” yang ada ternyata dikelola oleh kelompok teroris yang mengajarkan paham takfir dan kekerasan. Justru menghasut agar ummat Islam saling benci dan bermusuhan.

Ini benar.
Kalau dari saya itu sekedar perbandingan saja. Karena banyak paham Islam yang sesat mempropagandakan pahamnya yang justru menghasut kebencian dan kedengkian. Mengadu domba ummat Islam. Karena ulama beneran umumnya mengajar di pesantren dan majelis taklim, sementara Jemaah Facebookiyah masih sedikit yg ke pesantren dan ke majelis taklim, saya berusaha mengisi kekosongan ini.
Bagaimana pun juga belajar langsung dgn guru yang adabnya tinggi dan ilmunya dalam itulah yang harus dilakukan.

Baca lebih lanjut

Eks Gafatar: Disuruh Berkebun untuk Beli Senjata?

Gafatar

Pengurus Gafatar menghadap Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo

Jangan asal bela aliran sesat. Kalau bisa bikin perang seperti ISIS mau?

Para korban seperti ibu2 yg dicuci otak shg meninggalkan keluarga memang harus dirangkul dan dilindungi.

Tapi para pengurus yg memerintahkan anggotanya merekrut member lagi dan meminta mereka menyerahkan hartanya dan pergi meninggalkan keluarganya itu sama dgn perampok dan penculik berkedok agama. Tak bisa dibiarkan.

Baca lebih lanjut

Ulama Sepuh NU vs Ustad Muda NU Garis Lurus?

Habib Umar

Kenapa saya lebih pro ulama sepuh NU ketimbang ustad muda yg menganggap ulama sepuh sbg sesat atau nyeleneh?

Karena kaum muda tsb tidak beradab dan meski sesuai dalil Al Qur’an dan Hadits tapi cuma di kerongkongan. Memuliakan ulama dan orang tua / ulama sepuh itu adab:

Dari Abu Musa r.a., katanya: “Rasulullah s.a.w. bersabda: “Setengah daripada cara mengagungkan Allah Ta’ala ialah dengan jalan memuliakan orang Islam yang sudah beruban serta orang yang hafal al-Quran yang tidak melampaui batas ketentuan dan tidak pula meninggalkan membacanya. Demikian pula memuliakan seorang sultan -penguasa pemerintahan yang adil-.” Hadits hasan yang diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud.

Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: