Menginfakkan Harta di Jalan Allah untuk Dakwah dan Jihad

Menginfakkan Harta di Jalan Allah untuk Dakwah dan Jihad
Sesungguhnya harta yang ada pada kita cuma titipan dari Allah saat kita hidup di dunia.
Saat kita lahir, kita tidak membawa apa-apa.
Begitu pula saat kita meninggal, cuma kain kafan yang membungkus badan kita.
Harta yang kita hamburkan untuk dunia, itu bukan harta kita yang sebenarnya. Rumah, Mobil, dsb akan menjadi milik ahli waris kita.
Sebaliknya harta yang kita belanjakan di jalan Allah untuk Dakwah dan Jihad itulah yang jadi harta kita yang sebenarnya.
Jika anda membantu para Ulama, Penerbit, Website-website Islam dalam menyebarkan ajaran Islam, niscaya anda akan turut menyebar ilmu yang bermanfaat. Jika Allah menerimanya, maka pahalanya tidak akan putus meski anda telah meninggal dunia. Selama ilmu itu terus menyebar dan diamalkan.
Begitu pula jika anda membelanjakan harta anda untuk Jihad demi kejayaan Islam dan membela kaum yang dizalimi:
“Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan nafkahkanlah sebagian dari hartamu yang Allah telah menjadikan kamu menguasainya[1456]. Maka orang-orang yang beriman di antara kamu dan menafkahkan (sebagian) dari hartanya memperoleh pahala yang besar.” [57. Al Hadiid 7]

Baca lebih lanjut

Efektifkah Iklan di Facebook?

Iklan Facebook

Efektifkah Iklan Facebook?
Iseng pasang iklan Facebook sebesar Rp 75.000. Sekedar agar dakwah Islam bertambah luas.
Yang saya iklankan adalah tulisan di bawah untuk Download Hadits Digital Bahasa Indonesia. Sebelum iklan ada 694 people reached.
Setelah iklan sebesar Rp 75.000, ada 3.402 reach di mana hasil dari iklan adalah 2.488 reach. Artinya 1 klik Rp 30. Saya tidak tahu apakah ini efektif atau tidak. Tapi ke depannya sayang kalau hasilnya cuma segitu…:)
Baca lebih lanjut

Download Hadits Digital Bahasa Indonesia Gratis

haditsweb

Sumber ajaran Islam ada 2: Al Qur’an dan Hadits.Itulah pedoman bagi ummat Islam agar tidak tersesat. Nabi berkata: “Aku telah meninggalkan pada kamu dua hal. Kitab Allah dan sunnahku, kamu tidak akan sesat selama berpegang padanya. (Riwayat Tirmidzi)

Bagi yang ingin mendownload software Hadits Digital Bahasa Indonesia Gratis silahkan klik:

HaditsWeb CHM:

Baca lebih lanjut

Ayo Bersedekah dan Infaq di Bulan Ramadhan!

Buka Puasa Bersama2

Bagi para pembaca Media Islam saya mengajak agar kita bisa bersedekah di bulan Puasa di tempatnya masing.
Insya Allah saya akan menyumbang buka puasa bersama di Masjid At Taubah. Jama’ahnya mungkin sekitar 200 orang. Tapi menyumbang 100 porsi insya Allah cukup.
Yang sudah janji dan paraf itu buka puasa tanggal 17 dan 27 Ramadhan. Jadi fokus ke hari yg sudah ditanda-tangani dgn pengurus masjid. Kalau berlebih, baru dibagikan juga di hari2 lain.
Baca lebih lanjut

Jangan Lupa Sholat Berjama’ah di Masjid!

Shalat Jamaah

Saat Ulama, tokoh masyarakat, dan warga bekumpul di masjid untuk acara dan kemudian saat zuhur tiba, hendaknya mereka (terutama yang pria) sholat berjama’ah di masjid.
Ini adalah untuk menghormati masjid dan juga menghormati Allah.
Bukankah saat kita masuk ke masjid kita disunnahkan sholat Tahiyyatul Masjid guna menghormati masjid? Nah saat tiba waktu sholat wajib, hendaknya kaum lelaki yg hadir di masjid sholat berjama’ah di masjid tsb.
Baca lebih lanjut

Ulama2 Aswaja Timur Tengah Hadiri Konferensi di Ponpes Sukorejo Situbondo

Ulama Moderat

Catatan: Dari seorang Mahasiswa NU yang kuliah di Damaskus, pak Mahrus, setelah konfirmasi ke anaknya Dr Taufiq Al Buthi dan Syeikh Ahmad Hassoun, ternyata mereka tak diundang ke acara ICS. Syeikh Al Azhar Ahmad Thayib juga tak diundang. Hanya Syeikh Ali Jum’ah yg diundang. Dikonfirmasi dgn KH Hasyim Muzadi juga begitu.

Alhamdulillah Aswaja Ulama-Ulama Timur Tengah Akan Banjiri Konferensi Internasional di Ponpes Sukorejo Situbondo tanggal 28 Maret 2014.

Mengingat akan hadirnya ulama-ulama dari daerah konflik seperti Syeikh Ahmad Hassoun dari Suriah yang berulangkali mengalami percobaan pembunuhan oleh pemberontak Wahabi di Suriah sehingga puteranya Sarya (22 tahun) tewas, maka pengamanan acara ini harus benar-benar ketat agar teroris di Indonesia tidak bisa mengacau di situ.

Baca lebih lanjut

Website Media-Islam.or.id Dihancurkan Wahabi?

Beberapa bulan setelah seorang Netter menginformasikan kepada saya bahwa situs Media-Islam akan dimatikan oleh satu kelompok, ternyata benar. Pengunjung Website Media Islam turun dari 165 ribu/bulan jadi 19.000/bulan:

Statistik Turun

Ah masak sih website Islam disabotase?

Saya yakin disabotase, karena website Media Islam dgn keyword di google.com: bukti tuhan itu ada saja sudah menempati urutan pertama. Sekarang dengan kalimat yang hanya ada di artikel Bukti Tuhan itu ada seperti: ”Beriman bahwa Tuhan itu ada adalah iman yang paling utama”, menempati halaman 5 pun tidak. Sebaliknya yang muncul adalah blog yang mencopy-paste tulian Media Islam:

Baca lebih lanjut

Cara Blokir FP Facebook yang Tidak Anda Suka

Blokir FP

Jika anda tidak suka akan FP yang provokatif dan banyak menyebar fitnah / adu domba, anda bisa mencoba untuk memblokirnya.

Caranya ada di gambar di atas. Mulai dari klik “Message” yang ada di kanan atas, kemudian klik Report Page.

Baca lebih lanjut

FP Suara Al Azhar untuk Mengimbangi 90% Media “ISLAM” yg Dikuasa Khawarij Takfiri

Mudah2an bisa jadi penyeimbang Informasi tentang Mesir mengingat 90% Media “ISLAM” justru dikuasai oleh kelompok Khawarij Takfiri yang mudah mengkafirkan sesama Muslim bahkan Ulama Al Azhar sekalipun!
Halaman tidak resmi dari Lembaga Pendidikan Al-Azhar Al-Syarif, Mesir. Dikelola oleh mahasiswa Indonesia yang menuntut ilmu di Al-Azhar

Mudahnya Islam

Hadis riwayat Itban bin Malik ra.:
Dari Mahmud bin Rabi` ia berkata: Aku datang ke Madinah dan bertemu Itban. Dan aku berkata: Aku mendengar cerita tentang engkau. Itban berkata: Mataku terkena suatu penyakit. Lalu aku menyuruh orang menghadap Rasulullah saw. untuk mengatakan kepada beliau bahwa aku ingin engkau (Rasulullah saw.) datang dan mengerjakan salat di rumahku, sehingga aku dapat menjadikannya sebagai mushalla. Nabi pun datang bersama beberapa orang sahabat beliau. Beliau masuk dan mengerjakan salat di rumahku. Sementara itu para sahabat saling berbincang di antara mereka. Mereka umumnya sedang membicarakan Malik bin Dukhsyum (artinya, mereka membicarakan sikap orang-orang munafik yang buruk, di antaranya Malik). Mereka ingin Rasulullah saw. berdoa agar Malik mendapat celaka. Mereka ingin ia tertimpa malapetaka. Ketika Rasulullah saw. selesai salat, beliau bertanya: Bukankah ia bersaksi: Bahwa tiada Tuhan selain Allah dan aku adalah utusan Allah? Para sahabat menjawab: Memang benar ia mengucapkan itu, tetapi itu tidak ada dalam hatinya. Rasulullah saw. bersabda: Seseorang yang bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan bahwa aku adalah utusan Allah, tidak akan masuk neraka atau dimakan api neraka. (Shahih Muslim No.48)

Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: