Iklan

Menyembuhkan Pusing dan Sulit Berdiri dengan Bekam

bekam

Pada tanggal 19 Januari 2017, bapak Aan Parhan (65 tahun) warga jalan Swadaya Kampung Melayu datang mengeluh. Sudah beberapa minggu ini dia sulit berjalan dan berdiri karena suka pusing atau keliyengan. Sehingga dia menangis karena tidak bisa sholat di masjid selama berminggu-minggu. Saat mencoba sholat di masjid, berdiri tegak saja susah. Keliyengan mau jatuh. Bahkan naik motor pun untuk ke tempat bekam susah katanya. Pak Aan diantar tetangganya. Jangan-jangan waktu saya meninggal sudah dekat, kata pak Aan.

Leher dan bahu berasa pegal. Demikian pula dengan paha dan kaki.

Akhirnya pak Aan dibekam di bagian leher, bahu, punggung, pinggang, dan kaki. Banyak darah yang keluar. Darahnya kental dan berwarna ke hitam-hitaman. Ada juga air yang keluar sekitar 3 mm tebalnya.  Gula Darah memang agak tinggi sekitar 240.

bekam2

Jarang ada pasien bekam yang darahnya mengandung air yang terpisah dengan darah. Saya sarankan agar pak Aan sering berjemur dan jangan pakai AC sehingga air bisa keluar lewat keringat.

Alhamdulillah setelah dibekam sekitar 40 menit, pak Aan berasa enakan, katanya. Pak Aan menoleh ke kanan dan ke kiri. Biasanya kalau menoleh begini susah. Langsung tuing tuing tuing (pusing) kata pak Aan. Alhamdulillah sekarang tidak. Jalan pun pak Aan jadi lebih ringan. Pandangan matanya pun lebih terang.

bekam3

Memang penyakit yang dideritanya tidak langsung 100% hilang dalam waktu 40 menit. Perlu waktu proses mengingat penyakit juga datangnya sebetulnya tidak seketika. Tapi pelan-pelan. Minimal ada perubahan / perbaikan yang signifikan yang bisa dirasakan.

Untuk perawatan biasa, sebulan sekali bekam sudah cukup. Tapi saat sakit begini, jika masih berasa sakit, 1 atau 2 minggu kemudian bisa datang lagi. Jangan menunggu hingga sebulan.

Jika tak ada darah kotor, biasanya darah nyaris tidak keluar. Tapi untuk pak Aan ini, bahkan bagian leher pun gelas bekamnya hampir penuh. Tak heran jika badannya amat menderita.

11 hari kemudian pak Aan bekam lagi. Alhamdulillah sudah lumayan sehat. Jika sebelumnya harus dibonceng dan untuk jalan harus dituntun, sekarang dia membawa sepeda motor sendiri sambil memboncengi istrinya. Ini penuturan pak Aan:

Memang masih ada keluhan katanya di telinga masih berasa kebas dan saat sujud terlalu lama juga masih kurang nyaman. Saat dibekam di Akhdain (urat leher di kanan dan kiri), rasa kebas di telinga berkurang. Dibekam juga di bagian dahi.

https://bekamasysyifaholistik.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: