Iklan

Abu Sa’ad Muhammad Nurhuda Tewas Karena Mubahalah?

MUBAHALAH

Tewas Karena Mubahalah?
Kesamaan Muhammad Nur Huda dgn Fauzan Al Anshari adalah sekitar setahun sebelum meninggal, mereka bermubahalah (saling laknat agar celaka) dgn dr Joserizal Jurnalis.

Mereka memfitnah dr Joserizal Jurnalis sebagai Syi’ah hanya karena dr Joserizal menentang Perang Suriah yang memang mudharatnya itu lebih besar daripada manfaatnya. Sekarang 400.000 orang tewas dan 12 juta orang dari 22 juta rakyat Suriah kehilangan tempat tinggal.

Kalau Fauzan sebelum meninggal ditimpa berbagai penyakit hingga komplikasi, Nur Huda justru tanpa penyakit. Cuma terpeleset.

Syahadah itu adalah pintu Islam. Saat seseorang sdh bersyahadah, haram bagi kita untuk mengkafirkannya. Nah yg begini orang baru paham jika ngaji di tempat yg lurus yg sanad gurunya bersambung sampai ke Nabi.

Sekali orang sudah bersyahadah, haram bagi kita merusak kehormatannya apalagi sampai membunuhnya. Nah kelompok Khawarij ini bukan saja memfitnah ulama2 Sunni. Tapi juga membunuhnya. Syekh Al Buthi yg mereka bunuh dgn bom bunuh diri adalah satu contohnya. Jadi amat kejam tindakan mereka.

Kelompok Khawarij inilah yang terus melempar fitnah dan adu domba sehingga api peperangan Suriah terus berkobar sehingga menewaskan 400 ribu orang dan membuat 12 juta orang kehilangan rumah.

Mubahalah adalah doa agar laknat / kutukan Allah ditimpakan kepada orang yang zalim yang menganggap kafir lawannya. Andai mubahalah ditolak pun, Allah tetap mengabulkan doa orang yg dizalimi. Jadi hati2.

Mudah2an jadi pelajaran bagi yg masih hidup. Kesalahan pada Allah bisa langsung diampuni Allah saat orang itu tobat.
Tapi kesalahan thd orang, Allah tak akan menerima taubatnya selama orang tsb tak minta maaf kepada orang yg disakiti.

Umur ummat Nabi Muhammad SAW itu sekitar 60 tahun. Jadi jika baru kepala 3 atau 4 sudah meninggal, apalagi tak lama setelah diajak Mubahalah, hati2. Introspeksi diri. Bisa jadi itu tanda dari Allah. Banyak orang sekarang mengabaikan tanda2 dari Allah. Dianggap itu cuma kebetulan atau biasa.

Dalil Mubahalah:

“Siapa yang membantahmu tentang kisah Isa sesudah datang ilmu (yang meyakinkan kamu), maka katakanlah (kepadanya): “Marilah kita memanggil anak-anak kami dan anak-anak kamu, isteri-isteri kami dan isteri-isteri kamu, diri kami dan diri kamu; kemudian marilah kita bermubahalah kepada Allah dan kita minta supaya la’nat Allah ditimpakan kepada orang-orang yang dusta” [Ali ‘Imran 61]

Yang jelas hendaknya kita hati2 agar bisa dapat Husnul Khotimah. Yang bisa masuk surga adalah orang yg beriman dan BERAMAL SALEH. AMAL BAIK.

AMAL BAIK ini:
Sangka Baik / Husnu Zon
Perkataan Baik misalnya sering berzikir dan berdoa
Amal juga baik

Hindari AMAL BURUK:
Sangka Buruk / Su’u Zon
Perkataan buruk seperti fitnah dan caci maki.
Amal buruk seperti Adu Domba

https://kabarislamia.com/2015/12/26/fauzan-al-anshari-meninggal-setelah-mubahalah/

Fauzan Al Anshari Meninggal Setelah Mubahalah
Setahun setelah menantang Mubahalah (saling laknat), Fauzan Al Anshari pun meninggal karena komplikasi berbagai penyakit.
Yang ditantang mubahalah ini rasanya dr Joserizal Jurnalis yg menentang bughot zionis di Suriah. Sehingga bagi Fauzan seperti membela Assad. Dr Jose alhamdulillah masih sehat dan meresmikan RS Indonesia di Gaza. Ada pun si penantang Mubahalah ternyata sakit dan meninggal.

===

“Dan dimasukkanlah orang-orang yang beriman dan beramal saleh ke dalam syurga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya dengan seizin Tuhan mereka. Ucapan penghormatan mereka dalam syurga itu ialah “salaam” [Ibrahim 23]

Larangan berburuk sangka/curiga:

Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.” [Al Hujuraat 12]

“Rasulullah s.a.w. bersabda: “Tidak dapat masuk surga seorang yang gemar mengadu domba.” (Muttafaq ‘alaih)

Allah Ta’ala berfirman: “Jangan pula engkau mematuhi orang yang suka mencela, berjalan membuat adu domba.” (al-Qalam: 11)

Jangan suka mengkafirkan Muslim:

“Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu pergi (berperang) di jalan Allah, maka telitilah dan janganlah kamu mengatakan kepada orang yang mengucapkan “salam” kepadamu (atau mengucapkan Tahlil): “Kamu bukan seorang mukmin” (lalu kamu membunuhnya), dengan maksud mencari harta benda kehidupan di dunia, karena di sisi Allah ada harta yang banyak. Begitu jugalah keadaan kamu dahulu [dulu juga kafir], lalu Allah menganugerahkan nikmat-Nya atas kamu, maka telitilah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. ” [An Nisaa’ 94]

“Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan atas kamu adalah seseorang yang telah membaca (menghafal) al-Qur’ân, sehingga ketika telah tampak kebagusannya terhadap al-Qur’ân dan dia menjadi pembela Islam, dia terlepas dari al-Qur’ân, membuangnya di belakang punggungnya, dan menyerang tetangganya dengan pedang dan menuduhnya musyrik”. Aku (Hudzaifah) bertanya, “Wahai nabi Allâh, siapakah yang lebih pantas disebut musyrik, penuduh atau yang dituduh?”. Beliau menjawab, “Penuduhnya”. (HR. Bukhâri dalam at-Târîkh, Abu Ya’la, Ibnu Hibbân dan al-Bazzâr. Disahihkan oleh Albani dalam ash-Shahîhah, no. 3201).

Tiga perkara berasal dari iman: (1) Tidak mengkafirkan orang yang mengucapkan “Laailaaha illallah” karena suatu dosa yang dilakukannya atau mengeluarkannya dari Islam karena sesuatu perbuatan; (2) Jihad akan terus berlangsung semenjak Allah mengutusku sampai pada saat yang terakhir dari umat ini memerangi Dajjal tidak dapat dirubah oleh kezaliman seorang zalim atau keadilan seorang yang adil; (3) Beriman kepada takdir-takdir. (HR. Abu Dawud)

“Barangsiapa yang berkata kepada saudaranya “hai kafir”, maka ucapan itu akan mengenai salah seorang dari keduanya.” [HR Bukhari]

Joserizal Jurnalis: Persoalan Syria ini telah menimbulkan fitnah yg luar biasa…
Syaikh Al Buthi dibunuh dg BOM BUNUH DIRI..
Beberapa ulama juga dibunuh..
Kelompok2 pendukung oposisi2 di Indonesia juga melakukan FITNAH yg luar biasa dg memposting berita2 HOAX agar situasi makin panas dan membunuh karakter orang2 yg berusaha menyadarkan bahwa konflik Syria dan Arab Spring adalah permainan Ji Onis dan antek2 nya ke dalam TUDUHAN SYIAH. Dimana sebelumnya mereka mengkondisikan bahwa Syiah itu bukan Islam, sesat, membunuhi kaum Sunni di Syria…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: