Iklan

Ulama Sepuh NU vs Ustad Muda NU Garis Lurus?

Habib Umar

Kenapa saya lebih pro ulama sepuh NU ketimbang ustad muda yg menganggap ulama sepuh sbg sesat atau nyeleneh?

Karena kaum muda tsb tidak beradab dan meski sesuai dalil Al Qur’an dan Hadits tapi cuma di kerongkongan. Memuliakan ulama dan orang tua / ulama sepuh itu adab:

Dari Abu Musa r.a., katanya: “Rasulullah s.a.w. bersabda: “Setengah daripada cara mengagungkan Allah Ta’ala ialah dengan jalan memuliakan orang Islam yang sudah beruban serta orang yang hafal al-Quran yang tidak melampaui batas ketentuan dan tidak pula meninggalkan membacanya. Demikian pula memuliakan seorang sultan -penguasa pemerintahan yang adil-.” Hadits hasan yang diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud.

Dari Amr bin Syu’aib r.a., katanya: “Rasulullah s.a.w. bersabda: “Tidak termasuk golongan kita orang yang tidak belas kasihan kepada golongan kecil diantara kita serta tidak termasuk golongan kita pula orang yang tidak mengerti kemuliaan -cara memuliakan- yang tua diantara kita.” hadits shahih yang diriwayatkan oleh Imam-imam Abu Dawud dan Tirmidzi.

Sebaliknya ulama sepuh tsb ilmunya dalam. Meski nyeleneh, tapi benar. Surat Al Kahfi yg mengisahkan Nabi Khaidir yg nyeleneh karena membunuh anak kecil, merusak perahu, dan memperbaiki rumah rusak membuktikan Nabi Khaidir yg benar. Dia punya ilmu ladunni yg bahkan tak bisa dipahami akal Nabi Musa. Agar terhindar Fitnah Dajjal yg membuat api/neraka terlihat seperti air/surga, kita harus paham surat Al Kahfi ini.

Oh Buya Anu lulusan universitas di Yaman katanya. Setahu saya ulama Yaman yg paling alim itu Habib Umar bin Hafidz dan Habib Ali Al Jifri. Mereka bersama KH Hasyim Muzadi yg menandatangani Risalah Amman (www.ammanmessage.com) sepaham dgn KH Said Aqil Siradj soal Syiah. Beda dgn ulama muda yg rada khawarij / takfir karena suntikan Wahabi.

Hadis riwayat Ali ra., ia berkata:
Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: Di akhir zaman akan muncul kaum yang muda usia dan lemah akal. Mereka berbicara dengan pembicaraan yang seolah-olah berasal dari manusia yang terbaik. Mereka membaca Alquran, tetapi tidak melampaui tenggorokan mereka. Mereka keluar dari agama, secepat anak panah meluncur dari busur. Apabila kalian bertemu dengan mereka, maka bunuhlah mereka, karena membunuh mereka berpahala di sisi Allah pada hari kiamat. (Shahih Muslim No.1771)

“Akan keluar di akhir zaman suatu kaum yang usia mereka masih muda, dan bodoh, mereka mengatakan sebaik‑baiknya perkataan manusia, membaca Al Qur’an tidak sampai kecuali pada kerongkongan mereka. Mereka keluar dari din (agama Islam) sebagaimana anak panah keluar dan busurnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Baca selengkapnya di: http://media-islam.or.id/2012/01/19/ciri-khawarij-tak-mengamalkan-al-quran-dan-membunuh-muslim

Ulama sepuh paham 2 kekuatan Islam itu adalah Sunni dan Syi’ah. Di Timur Tengah, Sunni dan Syi’ah biasa bekerjasama melawan Israel. Dari Yasser Arafat dgn Khomeini hingga Syekh Ahmad Yassin dgn Khamenei. Iran dan Suriah membantu Hamas dan Hizbullah melawan Israel. Coba berani tidak Turki, Qatar, dan Arab Saudi membantu Hamas dgn senjata misalnya memberi 1 saja pesawat tempur F-15nya ke Hamas? Tak ada yg berani. Cuma Suriah dan Iran saja yg berani memasok Hizbullah dan Hamas dgn roket2 dan senjata api guna melawan Israel.

Di akhir zaman nanti akan ada pertempuran antara ummat Islam melawan zionis Yahudi. Nah cara zionis Yahudi untuk menghancurkan Islam adalah membuat permusuhan antara Sunni dgn Syi’ah. Nah ustad muda ini karena ‘Ashobiyyah berusaha agar Sunni dgn Syi’ah tidak bekerjasama melawan Israel. Tapi saling benci dan bermusuhan. Para ulama sepuh tidak begitu. Mereka lebih paham cara mewujudkan UKHUWAH ISLAMIYYAH dan menghindari ‘ASHOBIYYAH.

Bukan termasuk umatku siapa saja yang menyeru orang pada ‘ashabiyah (HR Abu Dawud).

Dalam hadits yang lain Nabi mengatakan bahwa orang yang mati dalam keadaan ashobiyah (membela kelompoknya, bukan Islam), maka dia masuk neraka.

Dalam Islam dilarang ashobiyah/fanatisme kelompok dan membangga-banggakan kelompoknya karena Islam itu adalah satu.

“Yaitu orang-orang yang memecah-belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka.” [Ar Ruum:32]

 

Para ulama sepuh paham kaum Khawarij pengikut Dajjal yang menghembuskan isyu2 permusuhan dan kebencian thd sesama Muslim. Mereka tabayyun ke kaum yg dituduh sesat. Sedang sebagian ustad muda, tidak sadar akan hal ini dan larut dalam ‘Ashobiyyah dan rada takfir tanpa mau tabayyun.

Bagi NU Garis Lurus, bekerjasama dengan Syi’ah itu dianggap sesat. Lah Arab Saudi yang Wahabi saja saat lagi baik bekerjasama dengan Iran yang Syi’ah, apalagi NU yang Aswaja Moderat. Jadi Ustad Muda ini wawasan dan pengalamannya masih sempit.

Raja Arab Saudi Abdullah dan Presiden Iran Ahmadinejad:

Dulu bersahabat. Sekarang media massa yg didanai Arab Saudi mempropagandakan Syiah / Iran itu jahat.

Raja Salman saat umur 40-an menari menyambut kedatangan Syah Iran Reza Pahlevi:

===

Yang berani memberi roket pada Hizbullah dan Hamas ya Iran dan Suriah. Bukan Turki dan Qatar yg punya Kedubes Israel atau Saudi yg punya pangkalan militer AS:

Di Republika diberitakan pejabat senior Jihad Islam Palestina, Khader Habib mengatakan wajar rakyat Gaza menunjukkan rasa syukur atas peran Iran dalam membela bangsa Palestina. “Roket-roket Iran menyerang Tel Aviv. Mereka juga sampai ke Yerusalem,” katanya kepada Reuters.

http://www.republika.co.id/berita/internasional/palestina-israel/12/11/28/me6hf1-warga-gaza-terima-kasih-iran

Warga Gaza: Terima Kasih Iran!

REPUBLIKA.CO.ID, GAZA — Warga Gaza mamasang plakat dan baliho di berbagai sudut kota. Baliho untuk mengucapkan terima kasih kepada Republik Islam Iran atas dukungannya dalam perang delapan hari melawan rezim Zionis.

Poster-poster lain yang tersebar di Gaza juga menggambarkan rudal Fajr-5 Iran. Rudal yang digunakan untuk pertama kalinya dengan menargetkan Yerusalem dan Tel Aviv.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: