Iklan

Eks Gafatar: Disuruh Berkebun untuk Beli Senjata?

Gafatar

Pengurus Gafatar menghadap Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo

Jangan asal bela aliran sesat. Kalau bisa bikin perang seperti ISIS mau?

Para korban seperti ibu2 yg dicuci otak shg meninggalkan keluarga memang harus dirangkul dan dilindungi.

Tapi para pengurus yg memerintahkan anggotanya merekrut member lagi dan meminta mereka menyerahkan hartanya dan pergi meninggalkan keluarganya itu sama dgn perampok dan penculik berkedok agama. Tak bisa dibiarkan.

Bagi kaum yg keras thd Wahabi dan minta FPI dibubarkan, Tapi membela kelompok sesat ini, saya cuma bisa bilang: Aneh!

Meski Gafatar menyatakan sebagai gerakan damai, namun mantan anggotanya, JK dari Gorontalo memberi kesaksian bahwa kelompoknya mengasingkan diri dan membentuk perkebunan guna membeli senjata dan kemudian mengadakan latihan militer. Karena itulah dia berjalan selama 2 hari bersama keluarganya untuk kabur. Meski sering diancam, namun dia tak peduli karena mau hidup normal. Di perkebunan tsb sudah terkumpul 6000 orang katanya.

Meski mengaku bukan kelompok agama, cuma gerakan sosial, tapi belakangan pengurusnya mengaku agamanya keluar dari Islam dan mengikuti Millah Ibrahim. Pengikutnya tidak sholat dan puasa.

Banyak di antara pengikutnya diminta bergabung ke Gafatar di Kalimantan meski harus meninggalkan keluarga seperti dokter Rica:

Istri Jihad

https://kabarislamia.com/2016/01/12/istri-tinggalkan-suami-karena-jihad-aliran-sesat/

Eks Gafatar: Kami Diminta Berkebun untuk Beli Senjata
“Nanti semua orang akan dilatih militer.”
http://nasional.news.viva.co.id/news/read/728526-eks-gafatar–kami-diminta-berkebun-untuk-beli-senjata

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: