Iklan

Sedekah dengan Yang Terbaik

Serebu

Kalau tanggal tua isi dompet gambarnya orang megang golok begini, serem.
Tapi jangan anggap remeh. Justru uang model gini yang rajin mengunjungi kotak amal masjid atau pun ke tangan pengemis.
Kalau orang yang pakai peci sambil senyum-senyum, jarang…

Hendaknya kita bersedekah dengan harta yang kita cintai. Bukan yang memang tidak kita ingini:

“Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah di jalan allah sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu menafkahkan daripadanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memincingkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah, bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.” [Al Baqarah 267]

“Bentengi Hartamu dengan Zakat, Obat Orang Sakit dari Kalanganmu dengan Sedekah dan Persiapkan Do’a untuk Menghadapi Datangnya Bencana”. (HR. Tabrani).

Di antara rahasia dan keutamaan orang yang rajin bersedekah, yaitu sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadis,

“Orang yang pemurah itu dekat dengan Allah, dekat dengan manusia, dekat dengan surga dan jauh dari neraka. Adapun orang yang kikir, maka jauh dari Allah, jauh dari manusia, jauh dari surga dan dekat kepada neraka (siksaan Allah). ” (H.R. Tirmidzi dan Baihaqi)

“Sesungguhnya shadaqah itu dapat memadamkan murka Allah dan dapat menolak cara mati yang buruk. ” (H.R. Tirmidzi, lbnu Hibban, lbnu ‘Adi, dan Baihaqi)

Janganlah kikir sehingga saat maut menjelang anda menyesal. Andai anda punya uang Rp 100 milyar + Rp 1 juta, dan anda sedekahkan Rp 1 juta sementara yang Rp 100 milyar anda simpan, maka harta anda yang sesungguhnya yang akan membela anda dari gelapnya kubur dan siksa kubur serta huru-hara di Hari Kebangkitan itu adalah uang Rp 1 juta yang anda sedekahkan itu. Bukan yang Rp 100 milyar yang anda simpan.

Kira2 seimbang tidak harta yang anda sedekahkan dengan yang anda simpan? Minimal zakat adalah 2,5%. Sahabat Usman ra menyumbang 1/3 hartanya di jalan Allah, Umar ra menyumbang 1/2 harta, sementara Abu Bakar ra menyumbang seluruh hartanya di jalan Allah. Jangan sampai harta berlimpah, tapi sedekah cuma sepitik.

“Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: “Ya Rabb-ku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh?” [Al Munaafiquun 10]

Baca selengkapnya di: http://media-islam.or.id/2010/04/27/sedekah-di-jalan-allah/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: