Iklan

Cara Menegakkan Syariat Islam Harus Sesuai dengan Syariat Islam

SYARIAT ISLAM

Status KH Arifin Ilham yang membuat saya sedih. Kalau FPI saya setuju ini bagus. Tapi HTI, PKS, dan Al Qaidah dibilang bagus. Sementara NU ada TAPI-nya seolah2 NU sekarang pembela aliran sesat Ahmadiyah, Syi’ah, dan Liberal, jadi kendaraan politik, dan menghalangi penegakkan syariah Islam.

Tahukah ustad Arifin bagaimana nasib negara2 seperti Afghanistan, Libya, Suriah, Iraq, Yaman, dsb yang jadi obyek penegakkan Syariah Islam oleh Al Qaidah, Ikhwanul Muslimin (PKS), HT, dsb? Apakah mereka jadi negara Islam yang aman dan damai? Tidak

Sekarang negara2 tsb jadi negara yang terus dilanda peperangan. Di Libya 60 ribu Muslim tewas dan sekarang jadi boneka AS. Para Mujahidin penegak Syariat Islam terus saling perang berebut kekuasaan. Ustad Arifin tentu paham bagaimana keadaan Libya saat di bawah Qaddafi yang katanya belum menerapkan Syariat Islam. Libya saat itu makmur, aman, dan damai. Sekarang coba ustad Arifin ke Libya lagi. Bagaimana hasil penegakkan syariat Islam oleh Ikhwanul Muslimin, Al Qaidah, HT, dsb? Mau Indonesia seperti itu?

Atau mau Indonesia seperti Suriah yang saat ini hancur karena usaha “Penegakkan Syariah Islam?” 12 juta dari 22 juta penduduknya kehilangan rumah. Mau ustad Arifin jika Indonesia juga hancur karena usaha “Penegakkan Syariah Islam di mana 140 juta dari 254 juta rakyatnya kehilangan rumah?

Syariah Islam harus ditegakkan tapi CARANYA HARUS SESUAI SYARIAH ISLAM. Tidak boleh caranya melanggar Syariah Islam seperti dgn cara Bughot, mengkafirkan, dan membunuh Muslim yang mereka kafirkan. Seperti Sholat, itu harus dilakukan dgn Rukun2 yang benar dan tertib. Tidak boleh asal2an. Jangan sampai puasa, tapi caranya haram seperti sahur dan berbuka dengan daging babi. Itu tetap haram.

Lihat cara Nabi berdakwah:

Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik…” (QS An-Nahl: 125).

Bahkan terhadap Fir’aun yang super Kafir karena mengaku Tuhan dan paling zalim sekalipun Allah memerintahkan Nabi Musa untuk berdakwah kepada Fir’aun dengan baik. Padahal Fir’aun ini zalimnya luar biasa karena sudah membunuh banyak bayi lelaki dan ingin membunuh Nabi Musa dan pengikutnya. Allah tidak memerintahkan Nabi Musa membunuh Fir’aun atau pun Bughot karena kekafiran dan kezaliman Fir’aun. Jadi aneh jika zaman sekarang ada yang membantai puluhan ribu manusia dengan alasan si Fulan yang sebenarnya masih sholat sebagai Kafir dan Zalim. Itu bertentangan dengan AL Qur’an:

Apa firman Allah kepada Musa?

“Pergilah kamu berdua kepada Fir’aun, sesungguhnya dia telah melampaui batas; maka berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut, mudah-mudahan ia ingat atau takut.” [Thaahaa 43-44]

Baca selengkapnya di: http://media-islam.or.id/2012/11/30/cara-nabi-berdakwah-islam/

Sudah 300.000 orang tewas di Suriah karena Perang Saudara yang dimulai Maret 2011. Mau jika di Indonesia ada 3,3 juta orang tewas dan ini akan terus bertambah dgn dalih “Penegakkan Syariah Islam”?

Maaf, bughot, mengkafirkan, dan membunuh Muslim itu bukan Syariah Islam. Bagaimana Islam bisa tegak jika kita melakukan perbuatan haram? BUghot, mengkafirkan, dan membunuh orang2 yang masih mengaku Muslim, sholat, dan Ahli Kiblat?

Hadis riwayat Ali ra., ia berkata:
Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: Di akhir zaman akan muncul kaum yang muda usia dan lemah akal. Mereka berbicara dengan pembicaraan yang seolah-olah berasal dari manusia yang terbaik. Mereka membaca Alquran, tetapi tidak melampaui tenggorokan mereka. Mereka keluar dari agama, secepat anak panah meluncur dari busur. Apabila kalian bertemu dengan mereka, maka bunuhlah mereka, karena membunuh mereka berpahala di sisi Allah pada hari kiamat. (Shahih Muslim No.1771)

“Mereka baik dalam berkata tapi jelek dalam berbuat, mengajak untuk mengamalkan kitab Allah padahal mereka tidak menjalankannya sedikitpun.” (HR. Al-Hakim)

Berbagai ayat Al Qur’an dan Hadits mereka pakai, namun kesimpulan lain yang mereka dapat dan amalkan. Berbagai larangan Allah dalam Al Qur’an seperti Su’u Zhon (Buruk Sangka), Mengolok-olok sesama, Mengkafirkan sesama Muslim, dan membunuh sesama Muslim. Berbagai caci-maki terhadap sesama Muslim seperti Ahlul Bid’ah, Sesat, Kafir dan sebagainya terlontar dari mulut mereka.

Kaum Khawarij ini merasa paling benar. Bahkan Khawarij pertama merasa lebih benar dari Nabi sehingga menuduh Nabi tidak adil. Khawarij masa kini menuduh Jumhur Ulama yang merupakan Pewaris Nabi sebagai tidak adil. Contohnya ada Khawarij bilang sejumlah ulama besar adalah sesat atau pembela aliran sesat:

Membunuh sesama Muslim tempatnya neraka:

Jika terjadi saling membunuh antara dua orang muslim maka yang membunuh dan yang terbunuh keduanya masuk neraka. Para sahabat bertanya, “Itu untuk si pembunuh, lalu bagaimana tentang yang terbunuh?” Nabi Saw menjawab, “Yang terbunuh juga berusaha membunuh kawannya.” (HR. Bukhari)

Baca selengkapnya di: http://media-islam.or.id/2012/02/07/larangan-mencaci-dan-membunuh-sesama-muslim/

Mengkafirkan orang yang mengucapkan Salam itu haram:

“Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu pergi (berperang) di jalan Allah, maka telitilah dan janganlah kamu mengatakan kepada orang yang mengucapkan “salam” kepadamu: “Kamu bukan seorang mukmin” (lalu kamu membunuhnya), dengan maksud mencari harta benda kehidupan di dunia…” [An Nisaa’ 94]

Baca selengkapnya di: http://media-islam.or.id/2012/01/19/ciri-khawarij-tak-mengamalkan-al-quran-dan-membunuh-muslim/

Bughot itu haram bahkan thd Fir’aun sekalipun (Thaahaa 43-44) dan hukumannya adalah mati:

Arfajah Ibnu Syuraih Ra berkata: Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa datang kepadamu ketika keadaanmu bersatu, sedang ia ingin memecah belah persatuanmu, maka bunuhlah ia.” Riwayat Muslim.

Dari Abu Said al Khudriy bahwa Rasulullah saw bersabda,”Apabila ada baiat kepada dua orang khalifah maka bunuhlah yang terakhir dari keduanya.” (HR. Ahmad)

Terhadap seorang rakyat yang menghina dirinya, Khalifah Umar bin Abdul Aziz berkata:
“Aku tidak seburuk Fir’aun
Dan Kamu tidak sebaik Musa.
Apa firman Allah kepada Musa:
“Pergilah kamu berdua kepada Fir’aun, sesungguhnya dia telah melampaui batas; maka berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut, mudah-mudahan ia ingat atau takut.” [Thaahaa 43-44]

Ibrahim, Musa, Muhammad, dan Pemuda Ashabul Kahfi tidak bughot/berontak thd Raja Namrudz, Fir’aun, dan penguasa Kafir Mekkah. Saat Nabi terluka akibat dilempari penduduk Thaif yg menolak dakwah Nabi, Malaikat menawarkan kepada Nabi untuk menghancurkan penduduk Thaif dgn gunung-gunung di sekelilingnya. Namun Nabi menolak: Siapa tahu nanti keturunan mereka jadi Muslim. Dan memang benar. Kita lihat negeri-negeri yang dilalui para Nabi tsb seperti Jazirah Arab, Iraq, Suriah, Palestina, Mesir, dsb saat ini jadi negeri2 Muslim. Bayangkan jika para Nabi bughot. Tentu sebagian besar rakyat di negeri2 tsb juga hancur.

Baca selengkapnya di: http://media-islam.or.id/2013/04/23/hukum-bughot-pemberontakan-dalam-islam/

NU yang bukan partai politik disebut “KENDARAAN POLITIK” dan dicela. Tapi PKS yang jelas Partai Politik kok tidak dituduh sebagai kendaraan politik dan dipuji?

K. H. Muhammad Arifin Ilham added 4 new photos — with Randy Maryadi Anggara Pratama and 66 others.
August 3 at 5:02pm · Edited ·
SubhanAllah walhamdulillah, duhai sahabat sholehku.
Abang mengajak kalian semua untuk merenungi nasehat yang sangat dalam menyentuh.
Menyadarkan betapa utamanya ukhuwah imaaniyah itu.
Saling menghormati, saling memahami, saling mendukung, saling membela karena semua dalam barisan perjuangan yang sama membawa bendera Laa ilaaha illaah Muhammadurrosuulullah.

Simaklah nasehat Kiai Ahmad Daerobi, guru pondok pesantren Sidogiri Pasuruan Jawa Timur :
“Diam-diam ternyata saya menyukai semangat FPI dalam memberantas kemunkaran.
Saya tahu, kadangkala ada yang salah dalam aksi mereka.
Namun, kesalahan mereka tidaklah seberapa dibanding kesalahanku yang takut dan tak peduli dengan kemunkaran yang merajalela.
Diam-diam ternyata saya menyukai semangat dan ketulusan Jamaah Tabligh dalam meramaikan sholat berjemaah di masjid.
Saya tahu, kadangkala ada yang salah dalam tindakan sebagian mereka.
Namun, kesalahan mereka tidaklah seberapa dibanding kesalahanku yang tidak melakukan apa-apa saat tetanggaku banyak yang tidak sholat.
Diam-diam ternyata saya menyukai semangat Hizbut Tahrir dalam membangun khilafah.
Saya tahu, ada yang salah dalam sebagian konsep khilafah mereka.
Namun, kesalahakanku yang tak mau berbuat apa-apa untuk penegakan syariat Islam, jauh lebih besar daripada kesalahan mereka.
Diam-diam ternyata saya menyukai cara berpolitik orang-orang PKS.
Saya tahu, mereka banyak dihuni oleh tokoh-tokoh di luar Nahdlatul Ulama.
Dan yang namanya partai politik pasti cukup banyak kesalahan oknum mereka.
Namun, kesalahan mereka tidaklah seberapa dibanding kesalahanku memilih partai yang cenderung sekuler dan anti penerapan syariat Islam.
Bahkan, diam-diam ternyata saya juga suka dengan keberanian Al-Qaidah dalam melawan kezaliman politik Amerika dan Israel.
Aku tahu, mereka melakukan beberapa kesalahan, tapi kesalahanku yang tidak peduli dengan nasib umat Islam jauh lebih besar daripada kesalahan mereka.
Dan, dengan terang-terangan saya menyatakan sangat mengagumi Nahdlatul Ulama.
Yakni, NU yang sesuai dengan pandangan Hadratussyekh Kiai Hasyim Asy’ari.
Bukan NU yang menjadi kendaraan politik.
Bukan NU yang dipenuhi kepentingan pragmatis.
Bukan NU yang menjadi pembela Syiah dan Ahmadiyah.
Bukan NU yang melindungi liberalisme.
Dan, bukan NU yang menjadikan Rahmatan Lil Alamin sebagai justifikasi untuk ketidakpeduliannya terhadap perjuangan penegakan syariat”.
Sungguh nasehat ini tidak akan keluar kecuali dari seorang yang sangat kuat imannya, alim, waro’, zuhud yang tujuannya hanya Allah, RasulNya, oerintasinya akhirat dan demi keberkahan kemaslahatan umat.
Jazaakumullah kiai Ahmad Daerobi yang mulia, semoga Allah memberkahi pak Kiai.
Dan nasehat ini menyadarkan dan menyatukan kami semua dalam barisan perjuangan yang sama… Aaamiin.
Foto bersama 18 ORMAS Islam kompak bersama di Mesjid Az Zikra.
Abang sayang kalian duhai para sahabat FBku seiman karena Allah.

===

Dari tahun 1980, Wahabi bersama zionis AS dan Israel sudah membunuh sekitar 2,6 juta Muslim di Afghanistan, Aljazair, Tunisia, Libya, Suriah, Iraq, Yaman, dsb.

https://kabarislamia.com/2013/01/28/sejak-1980-sudah-26-juta-muslim-tewas-diadu-domba-wahabi/

Itu bukan kesalahan kecil. Jika diingatkan paling mereka bilang, yang kami bunuh ini bukan Muslim. Tapi orang kafir. Mereka tidak paham dan tidak mengamalkan ayat ini:

“Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu pergi (berperang) di jalan Allah, maka telitilah dan janganlah kamu mengatakan kepada orang yang mengucapkan “salam” kepadamu: “Kamu bukan seorang mukmin” (lalu kamu membunuhnya), dengan maksud mencari harta benda kehidupan di dunia…” [An Nisaa’ 94]

Sebelum Suriah dilanda perang saudara, Maret 2011, Suriah itu aman dan damai. Tahun 2010 tidak ada korban jiwa. Tidak ada pengungsi Suriah. Yang ada justru Suriah menampung 0,5 juta pengungsi dari Palestina, Iraq, dsb karena negara mereka aman:
https://kabarislamia.com/2015/03/09/peningkatan-jumlah-pengungsi-suriah/

Cuma ada 9.500 pengungsi di bulan Januari 2012 yang terus meroket jadi 1,8 juta pada September 2013. Sekarang jumlah pengungsi Suriah di luar negeri mencapai 4 juta lebih. Total pengungsi dalam dan luar negeri ada 12 juta.

Kalau bisa baca data dan grafik, niscaya kita paham kejadian yang sebenarnya. Coba baca statistik jumlah pengungsi di sini:
http://webfeeds.brookings.edu/brookingsrss/topics/lebanon&x=1
http://www.readthespirit.com/ourvalues/syria-refugees-fleeing-droves-alarm

Bughot di Suriah mulai Maret 2011. Belum banyak korban.
Februari 2012 (setahun setelah berontak) baru korban jadi .7.500 orang:

http://www.republika.co.id/berita/internasional/timur-tengah/12/02/29/m04olc-pbb-korban-tewas-di-suriah-capai-lebih-dari-7500-orang

Seandainya para pemberontak meletakkan senjata, tentu cuma 7.500 orang saja yang jadi korban setelah setahun mereka berontak. Bandingkan dengan pemberontakan G 30 S PKI tahun 1965 selama 6 bulan yang menewaskan korban 1 juta orang.

Perang dilanjutkan, Januari 2013 (2 tahun perang) korban jadi 60.000 orang:

http://www.republika.co.id/berita/internasional/timur-tengah/13/01/03/mg1iqq-pbb-
lebih-dari-60000-korban-meninggal-dalam-perang-suriah

Perang lanjut lagi, sekarang 150.000 orang lebih dan terus berlanjut.

https://kabarislamia.com/2014/05/12/akibat-jihad-korban-perang-suriah-terus-bertambah/

Untuk membuat Perang Suriah, mereka pakai foto2 palsu seperti foto kejadian di Iraq dan Palestina sebagai bukti kejahatan Assad:
https://kabarislamia.com/2013/06/20/foto-foto-palsu-pembantaian-di-suriah-oleh-assad/

Lihat foto2 Suriah sebelum perang dikobarkan pada Maret 2011 dan sesudah “Jihad” dikumandangkan. Tambah baik apa tambah rusak?

Photos of Syria Before and After Civil War March 2011

Di Indonesia yang damai sekarang, Ustad Arifin dgn tenang bisa membangun masjid dan pesantren. Tapi di negara2 seperti Afghanistan, Libya, Suriah, dsb, tidak akan bisa membangun masjid dan pesantren dgn tenang. Bisa2 belum jadi sudah hancur kena bom.

Jadi bersyukurlah atas nikmat yang telah Allah berikan kepada kita di Indonesia. Jangan kufur nikmat.

“Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” [Ibrahim 7]

Salah cara untuk mensyukuri nikmat Allah adalah dengan berterima kasih kepada manusia yang menjadi perantara sampainya nikmat Allah kepada kita. Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

“Orang yang tidak berterima kasih kepada manusia, berarti ia tidak bersyukur kepada Allah” (HR. Tirmidzi no.2081, ia berkata: “Hadits ini hasan shahih”)

Baca selengkapnya di: http://media-islam.or.id/2011/03/29/bersyukur-kepada-allah/

Jadi berterimakasihlah pada NU yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia. NU telah menumpas berbagai pemberontakan yang dilakukan Wahabi seperti pada PRRI, DI/TII, Negara Islam, dsb. Begitu pula pemberontakan PKI.

Jangan sampai memuji Al Qaidah, tapi malah menghina NU. Terlalu…

“Khalifah Libya” bersalaman dgn Hillary Clinton. Libya malah jadi budak zionis AS: https://kabarislamia.com/2013/03/27/khilafah-berdiri-di-libya/

Iklan

Satu Tanggapan

  1. ust aripin ilham sudah terkontaminasi dengan wahabi

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: