Iklan

Pendukung Mursi Bikin Tempat Bemain Anak di Medan Perang?

Tempat Bermain di Medan Perang

Tempat Bermain di Medan Perang

Sudah tahu Militer Mesir kejam dsb dan demonstran bisa ditembak mati. Waras tidak orang tua yg membawa anak2nya (4-5 tahun) ke tempat demo yg berbahaya? Nabi saja melarang anak umur 14 tahun untuk Jihad/mati syahid:

“..janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan..” [Al Baqarah:195]

Ibnu Umar Ra berkata: Aku dihadapkan pada Nabi SAW waktu perang Uhud ketika aku berumur 14 tahun, namun beliau belum membolehkanku (untuk ikut berperang). Aku dihadapkan lagi pada waktu perang khandaq ketika aku berumur 15 tahun dan beliau membolehkanku. Muttafaq Alaihi. Dalam suatu riwayat Baihaqi: Beliau belum membolehkanku dan belum menganggapku telah dewasa. Hadits shahih menurut Ibnu Khuzaimah.

Ini foto2 pendukung Mursi membangun “Tempat Bermain” anak di bulan Agustus 2013. Padahal sejak Demo Juni 2013 terjadi beberapa kali bentrokan yang menewaskan ratusan orang di tempa demo tsb:

Tempat Bermain di Medan Perang 2

Para anak-anak tsb seperti Balita yang berumur di bawah 5 tahun, senang saja diajak main di tempat mainan tersebut. Tapi mereka tidak sadar bahwa “Tempat Mainan” tsb adalah Tempat Demo di Raba Al Adawiyah di mana sewaktu2 bisa jadi arena bentrokan di mana para demonstran melontar batu atau bahkan ternyata ada yang membawa senjata api dan para aparat juga membalasnya dengan tembakan yang mematikan. Anak2 tsb tidak sadar nyawa mereka bisa terenggut sewaktu2. Para orang tua yang sudah diindoktrinasi untuk “Jihad” dan “Mati Syahid”, tega membawa anak2nya ke tempat berbahaya seperti itu.

In Picture: Pendukung Mursi Membangun Arena Bermain Anak untuk Rayakan Idul Fitri
Jumat, 09 Agustus 2013, 23:53 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO — Wajah anak-anak tampak bergembira saat bermain merayakan Hari Raya Idul Fitri 1434 H di arena permainan yang dibangun oleh para pendukung Presiden Mursi di dekat Masjid Rabiah Al-Adawiyah, Nasr City, Kairo, Kamis (8/8).
Sebuah arena bermain balon udara dibangun di kawasan dekat Masjid Rabiah Al-Adawiyah, lokasi para pendukung Presiden Muhammad Mursi yang bertahan melakukan aksi damai menentang kudeta militer.

Tempat Bermain di Medan Perang 3

http://www.republika.co.id/berita/internasional/timur-tengah/13/08/09/mr9w8w-pendukung-mursi-membangun-arena-bermain-anak-untuk-rayakan-idul-fitri

Lah di Turki baru 2 minggu demo saja para demonstran sudah dibubarkan dan ditembaki hingga mati. Untung saja para demonstran tidak diindoktrinasi dgn jihad dan mati syahid. Jadi pada langsung balik ke rumah. Di Mesir kan yg demo sampai 2 bulan dari Juni hingga 14 Agustus kemarin.

Aksi-aksi demo yang marak di sejumlah wilayah Turki belakangan ini, telah menewaskan empat orang. Sementara hampir 8 ribu orang luka-luka dalam bentrokan antara aparat polisi dan para demonstran antipemerintah.

Tempat Bermain di Medan Perang 4

Pemerintahan Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan telah menuai banyak kecaman atas caranya menangani aksi-aksi demo besar-besaran itu. Amerika Serikat dan negara-negara Barat lainnya mengecam Erdogan atas penggunaan kekerasan yang berlebihan oleh polisi terhadap demonstran.

http://news.detik.com/read/2013/06/28/154358/2287251/1148/aksi-demo-terus-terjadi-polisi-turki-tangkap-4-demonstran?nd772204btr

dan

http://www.antarasumbar.com/berita/internasional/d/21/302857/polisi-turki-tahan-tujuh-demonstran.html

Pemerintah di seluruh dunia, termasuk Turki, AS, dan Indonesia, mentolerir Demo paling 2 minggu. Kalau jam 6 tidak bubar, pasti ditembaki. Sebab mengganggu warga lainnya. Bikin macet dsb. Harusnya para pemimpin IM tahu resiko itu.

Bubarkan demonstran di DPR, polisi tembakkan gas air mata
http://m.merdeka.com/peristiwa/bubarkan-demonstran-di-dpr-polisi-tembakkan-gas-air-mata.html

Polisi Bubarkan Paksa Demonstran di Gedung DPR
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Aparat kepolisian akhirnya membubarkan secara paksa para demonstran yang melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPR RI, Senin (17/6/2013) malam.
Polisi sebelumnya telah memperingatkan para demonstran untuk membubarkan diri karena waktu aksi unjuk rasa telah berakhir dari yang ditetapkan oleh undang-undang.
http://www.tribunnews.com/nasional/2013/06/17/polisi-bubarkan-paksa-demonstran-di-gedung-dpr

Ini Polisi New York menyerang Demonstran Occupy Wall Street. Padahal belum seminggu mereka demo. Kalau 2 bulan seperti di Mesir, pasti sudah banjir darah:

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: