Iklan

Pemberontak Suriah?

Pemberontak Suriah

PEMBERONTAK SURIAH?
Sebetulnya cuma sedikit sekali rakyat Suriah yang memberontak.
Karena itulah para pemberontak yang didukung Zionis AS tsb bersama2 Saudi dan Qatar serta Wahabi dan Ikhwanul Muslimin menggalang ratusan ribu “Mujahidin” dari seluruh dunia seperti dari Mesir, Saudi, Libya, Chechnya, Indonesia, dsb.
Ternyata 2 tahun lebih pun mereka tak mampu mengalahkan tentara Suriah yang didukung rakyatnya.
Seorang Diktator tanpa dukungan rakyatnya akan lengser dalam hitungan minggu.
Lihat Mubarak dan Mursi di Mesir. Lihat penguasa Tunisia. Lihat Sukarno, Soeharto, dan Gus Dur.

Khawarij ini selain membunuh Muslim Syi’ah juga membunuh Muslim Sunni. COntohnya suku Kurdi yang Sunni pun mereka bantai di Suriah. Begitu pula ulama Aswaja seperti Syekh Al Buthi dsb.
Di Indonesia ini saja, Khawarij Wahabi gemar memfitnah Aswaja seperti NU dgn sebutan Ahlul Bid’ah, Kuburiyyun (penyembah kuburan), Musyrik, dsb. Kaum Sufi pun mereka kafirkan.

Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya diantara ummatku ada orang-orang yang membaca Alquran tapi tidak melampaui tenggorokan mereka. Mereka membunuh orang Islam dan membiarkan penyembah berhala. Mereka keluar dari Islam secepat anak panah melesat dari busurnya. Sungguh, jika aku mendapati mereka, pasti aku akan bunuh mereka seperti terbunuhnya kaum Aad. (Shahih Muslim No.1762)

“Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan atas kamu adalah seseorang yang telah membaca (menghafal) al-Qur’ân, sehingga ketika telah tampak kebagusannya terhadap al-Qur’ân dan dia menjadi pembela Islam, dia terlepas dari al-Qur’ân, membuangnya di belakang punggungnya, dan menyerang tetangganya dengan pedang dan menuduhnya musyrik”. Aku (Hudzaifah) bertanya, “Wahai nabi Allâh, siapakah yang lebih pantas disebut musyrik, penuduh atau yang dituduh?”. Beliau menjawab, “Penuduhnya”. (HR. Bukhâri dalam at-Târîkh, Abu Ya’la, Ibnu Hibbân dan al-Bazzâr. Disahihkan oleh Albani dalam ash-Shahîhah, no. 3201).

Baca selengkapnya di: http://media-islam.or.id/2012/01/19/ciri-khawarij-tak-mengamalkan-al-quran-dan-membunuh-muslim/

Tidak pantas bagi seorang Muslim untuk mudah menganggap sesat atau mengkafirkan sesama Muslim yang masih sholat dan mengucapkan 2 kalimat syahadah. Jika begitu, maka mereka itu lemah imannya atau mungkin justru tidak punya iman:

Tiga perkara berasal dari iman: (1) Tidak mengkafirkan orang yang mengucapkan “Laailaaha illallah” karena suatu dosa yang dilakukannya atau mengeluarkannya dari Islam karena sesuatu perbuatan; (2) Jihad akan terus berlangsung semenjak Allah mengutusku sampai pada saat yang terakhir dari umat ini memerangi Dajjal tidak dapat dirubah oleh kezaliman seorang zalim atau keadilan seorang yang adil; (3) Beriman kepada takdir-takdir. (HR. Abu Dawud)

Jangan mengkafirkan orang yang shalat karena perbuatan dosanya meskipun (pada kenyataannya) mereka melakukan dosa besar. Shalatlah di belakang tiap imam dan berjihadlah bersama tiap penguasa. (HR. Ath-Thabrani)

Di saat Usamah, sahabat Rasulullah saw, membunuh orang yang sedang mengucapkan, “Laa ilaaha illallaah, ” Nabi menyalahkannya dengan sabdanya, “Engkau bunuh dia, setelah dia mengucapkan Laa ilaaha illallaah.” Usamah lalu berkata, “Dia mengucapkan Laa ilaaha illallaah karena takut mati.” Kemudian Rasulullah saw. bersabda, “Apakah kamu mengetahui isi hatinya?” [HR Bukhari dan Muslim]

Lihat hadits di atas saat Usamah berkilah: “Ah dia berpura2″ Ah dia taqiyah! Ah dia berbohong. Tidak pantas kita berdalih seperti itu karena kita manusia tidak tahu isi hati mereka. Kita hanya bisa menilai zahir lisan, tulisan, dan perbuatan mereka.

Meski mengkafirkan sesama Muslim itu resikonya sangat berat, kaum Khawarij selalu menemukan cara untuk itu.

Silahkan baca:
Persaudaraan Islam Sunni dan Syi’ah:
https://kabarislam.wordpress.com/2013/02/09/sunni-dan-syiah-beda-aqidah-dan-tak-mungkin-bersatu/

Mayoritas Suku Kurdi: Sunni Syafi’ie:
http://id.wikipedia.org/wiki/Orang_Kurdi

Pemberontak Suriah Bentrok dengan Kurdi, 56 Tewas
http://www.tempo.co/read/news/2013/01/23/115456574/Pemberontak-Suriah-Bentrok-dengan-Kurdi-56-Tewas

Pemberontak Suriah culik ratusan anggota suku Kurdi di Aleppo
http://international.sindonews.com/read/2013/05/28/43/743546/pemberontak-suriah-culik-ratusan-anggota-suku-kurdi-di-aleppo

Iklan

9 Tanggapan

  1. Jika yang disebut teroris adalah orang-orang yang berpegang teguh pada Al-Quran dan Al-Hadits, maka saya bersaksi bahwa saya seorang teroris.

  2. Kalau berpegang teguh pada Al Qur’an dan Hadits, tidak mungkin kita:
    1. Mengkafirkan Muslim yg sholat
    2. Membunuh Muslim
    3. Bersekutu dgn Yahudi dan Nasrani

    Dalilnya:
    Jangan mengkafirkan orang yang shalat karena perbuatan dosanya meskipun (pada kenyataannya) mereka melakukan dosa besar. Shalatlah di belakang tiap imam dan berjihadlah bersama tiap penguasa. (HR. Ath-Thabrani)
    Di saat Usamah, sahabat Rasulullah saw, membunuh orang yang sedang mengucapkan, “Laa ilaaha illallaah, ” Nabi menyalahkannya dengan sabdanya, “Engkau bunuh dia, setelah dia mengucapkan Laa ilaaha illallaah.” Usamah lalu berkata, “Dia mengucapkan Laa ilaaha illallaah karena takut mati.” Kemudian Rasulullah saw. bersabda, “Apakah kamu mengetahui isi hatinya?” [HR Bukhari dan Muslim]

    “Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintaiNya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad dijalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), lagi Maha Mengetahui.” [Al Maa-idah 54]

  3. Banyak orang mengaku memegang Al Qur’an dan Hadits.
    Tapi sebenarnya merek TIDAK PAHAM DAN TIDAK MENGAMALKANNYA.
    Mereka tidak mempelajari Sejarah dan Akhlaq Nabi dgn baik.

  4. Tangkap abu fahira karena dia bersaksi jd teroris

  5. Rodja tv itu bagaimana ustadz tu kebnyakan isi dakwahnya bid’ah melulu yng d bahas kaya maulid Baginda Nabi SAW ziarah kemkm wali Tahlilan,

  6. salah satu tanda orang bodoh adalah lupa sejarah, g ingat apa ya zaman penjajahan belanda, devide et empera!!! sesama islam suka diadu domba, coba BACA sejarah, kapan ikhwanul muslimin koncoan ma zionist???malah ikhwanul muslimin garda terdepan melawan zionist sampai saat ini!!!semoga bermanfaat, salam persaudaraan@santri alhikmah 2 sirampog brebes jateng

  7. Ikhwanul Muslimin mulai bersekutu dgn zionis AS, NATO, dan tentunya Israel sejak bughot di Libya dan kemudian Suriah.
    Yusuf Qaradhawi, tokoh IM memfatwa mati Qaddafi dan semua pendukung Assad termasuk ulama.
    Di Turki pun di mana Erdogan (IM) berkuasa jadi PM sejak tahun 2001 hingga sekarang tetap mengizinkan pangkalan militer AS dan Kedubes Israel beroperasi di Turki.
    Silahkan baca:
    Fatwa Syaikh Qardhawi: Bunuh Muammar Gaddafi !
    http://www.eramuslim.com/berita/dunia-islam/fatwa-syaikh-qardhawi-bunuh-muammar-gaddafi.htm
    Fatwa Yusuf Al Qaradawi: Darah Gaddafi Halal!
    http://www.republika.co.id/berita/breaking-news/internasional/11/02/22/165435-fatwa-yusuf-al-qaradawi-darah-gaddafi-halal-
    https://kabarislam.wordpress.com/2013/04/05/fatwa-yusuf-qaradhawi-bunuh-semua-pendukung-assad-termasuk-ulama/

    Turki sekutu AS dan Israel:
    https://kabarislam.wordpress.com/2013/08/26/turki-erdogan-khalifah-islam-turki-bantu-as-serang-suriah/

    Hendaknya kesetiaan kita untuk Allah dan Islam. Bukan untuk golongan seperti Ikhwanul Muslimin.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: