Iklan

Imam Syi’ah Ali Khamenei dan Ahmadinejad Larang Menghina Istri dan Sahabat Nabi

Ahmadinejad dan Syekh Al Azhar Ahmad Thayyib

Isyu penghinaan istri dan sahabat Nabi adalah satu duri dalam hubungan Muslim Sunni dgn Syi’ah. Ini adalah satu poin yang bisa menyebabkan Muslim menjadi sesat/kafir.

Meski demikian, Nabi saat istrinya Siti ‘Aisyah difitnah berzina, beliau menegur dengan baik sehingga ummat Islam yg turut menyebar fitnah itu kembali ke Islam. Bukan mengkafirkan dan membunuh mereka. Dakwah dilakukan dgn Maw-izhotul Hasanah dan Bil Hikmah. Dgn baik.

Kalau ada yang menemukan orang yang menghina istri/sahabat Nabi, hendaknya diseret saja ke polisi agar dihukum berat.

Ahmadinejad: Siapa Menghina Sahabat Rasulullah Sekutu Musuh Islam

Ahmadinejad dan Syekh Al Azhar Ahmad Thayyib

Ahmadinejad dan Syekh Al Azhar Ahmad Thayyib

Ahmadinejad: Siapa Menghina Sahabat Rasulullah Sekutu Musuh Islam

Presiden Ahmadinejad menandaskan, “Dari tribun ini saya tegaskan bahwa barang siapa di mana pun ia berada menghina sahabat Rasulullah saw, maka ia bukanlah seorang muslim dan tidak bergerak di atas jalan Islam. Ia tidak lebih hanyalah kaki tangan dan alat mainan musuh-musuh asing.”

http://www.ipabionline.com/2013/02/ahmadinejad-siapa-menghina-sahabat.html#ixzz2PpyAj3AN

Khamenei: Haram Menghina Istri Nabi dan Simbol Ahlusunah

http://syiahali.wordpress.com/2011/09/07/fatwa-para-ulama-larangan-mencaci-para-sahabat/

Fatwa Para Ulama Syi’ah Larangan Mencaci Para Sahabat

http://www.shia-explained.com/my/archives/2364

Video pemimpin Syi’ah Hizbullah, Sayyid Hasan Nasrallah, yang memuji Siti ‘Aisyah ra dengan gelar Ummul Mu’miniin (Ibu orang2 yang beriman) dengan Yasir Habib, Syi’ah Rafidhoh peliharaan London yang gemar mencaci-maki Siti ‘Aisyah ra, Abu Bakar ra, dan Umar bin Khoththob ra:

Khamenei: Haram Menghina Istri Nabi dan Simbol Ahlusunah

Sanad informasi yang saya peroleh ini adalah dari note Muhsin Labib, dari Mohammad Baagil, dari AhlulBayt News Agency. Sangat layak untuk dibaca dan dijadikan sebagai bahan renungan (khususnya muqallid Sayid Ali Khamenei dan pengikut mazhab Syiah umumnya) sekaligus alasan untuk mengevaluasi diri kita masing dalam melaksanakan taklif terutama dalam bidang dakwah dan interaksi antarsesama. Sayid Ali Khamenei, Pemimpin Spiritual dari Iran, menerbitkan sebuahfatwa yang mengharamkan perlakuan buruk terhadap istri Nabi, Ummulmukminin Aisyah dan melecehkan simbol-simbol (tokoh-tokoh yang diagungkan) ahlusunah waljemaah.

Hal itu tertera dalam jawaban atas istifta’ (permohonan fatwa) yang diajukan oleh sejumlah ulama dan cendekiawan Ahsa, Arab Saudi, menyusul penghinaan yang akhir-akhir ini dilontarkan seorang pribadi tak terpuji bernama Yasir al-Habib yang berdomisili di London terhadap istri nabi, Aisyah. Para pemohon fatwa menghimbau kepada Sayid Khamenei menyampaikan pandangannya terhadap “penghujatan jelas dan penghinaan berupa kalimat-kalimat tak senonoh dan melecehkan terhadap istriRasul saw., Aisyah.”

Menjawab hal itu, Khamenei mengatakan, “…diharamkan melakukan penghinaan terhadap (tokoh-tokoh yang diagungkan) ahlusunah waljemaah apalagi melontarkan tuduhan terhadap istri nabi saw. dengan perkataan-perkataan yang menodai kehormatannya, bahkan tindakan demikian haram dilakukan terhadap istri-istri para nabi terutama penghulu mereka Rasul termulia.”

Fatwa Khamenei ini dapat dapat dianggap sebagai fatwa paling mutakhir dan menempati posisi terpenting dalam rangkaian reaksi-reaksi luas kalangan Syiah sebagai kecaman terhadap pelecehan yang dilontarkan oleh (seseorang bernama) Yasir al-Habib terhadap Siti Aisyah ra. Sebelumnya puluhan pemuka agama di kalangan Syiah di Arab Saudi, negara-negara Teluk dan Iran telah mengecam dengan keras pernyataan-pernyataan dan setiap keterangan yang menghina Siti Aisyah atau salah satu istri Nabi termulia saw. Berikut teks fatwa dalam bahasa Arab tersebut:

نص الاستفتاء: بسم الله الرحمن الرحيم سماحة آية الله العظمى السيد علي الخامنئي الحسيني دام ظله الوارف السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

تمر الامة الاسلامية بأزمة منهج يؤدي الى اثارت الفتن بين ابناء المذاهب الاسلامية ، وعدم رعا ية الأولويات لوحدة صف المسلمين ، مما يكون منشا لفتن داخلية وتشتيت الجهد الاسلامي في المسائل الحساسة والمصيرية ، ويؤدي الى صرف النظر عن الانجازات التي تحققت على يد ابناء الامة الاسلامية في فلسطين ولبنان والعراق وتركيا وايران والدول الاسلامية ، ومن افرازات هذا المنهج المتطرف طرح ما يوجب الاساءة الى رموز ومقدسات اتباع الطائفة السنية الكريمة بصورة متعمدة ومكررة .

فما هو رأي سماحتكم في ما يطرح في بعض وسائل الاعلام من فضائيات وانترنت من قبل بعض المنتسبين الى العلم من اهانة صريحة وتحقير بكلمات بذيئة ومسيئة لزوج الرسول صلى الله عليه واله ام المؤمنين السيدة عائشة واتهامها بما يخل بالشرف والكرامة لأزواج النبي امهات المؤمنين رضوان الله تعالى عليهن.

لذا نرجو من سماحتكم التكرم ببيان الموقف الشرعي بوضوح لما سببته الاثارات المسيئة من اضطراب وسط المجتمع الاسلامي وخلق حالة من التوتر النفسي بين المسلمين من اتباع مدرسة أهل البيت عليهم السلام وسائر المسلمين من المذاهب الاسلامية ، علما ان هذه الاساءات استغلت وبصورة منهجية من بعض المغرضين ومثيري الفتن في بعض الفضائيات والانترنت لتشويش وارباك الساحة الاسلامية واثارة الفتنة بين المسلمين .

ختاما دمتم عزا وذخرا للاسلام والمسلمين .

التوقيع

جمع من علماء ومثقفي الاحساء4 / شوال / 1431هـــــ

:جواب الإمام الخامنئي

بسم الله الرحمن الرحيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

يحرم النيل من رموز إخواننا السنة فضلاً عن اتهام زوج النبي (صلى الله عليه وآله) بما يخل بشرفها بل هذا الأمر ممتنع على نساء الأنبياء وخصوصاً سيدهم الرسول الأعظم (صلّى الله عليه وآله).

موفقين لكل خير

Berikut ini teks fatwa yang diterjemahkan oleh Ust. Muhsin Labib, dengan catatan bahwa terjemahan dilakukan (dalam bahasa) bebas. Mohon dimaafkan bila kurang pas. Semoga beliau memaafkan saya, muqallid dan pewalinya yang penuh dosa ini.

Teks Permohonan Fatwa:

Bismillahirrahmanirrahim Yang Mulia Ayatullah Al-Uzma Sayid Ali Al-Khamenei Al-Husaini Assalamualaikum wa rahmatullah wa barakatuh

Umat Islam mengalami krisis metode yang mengakibatkan penyebaran fitnah (cekcok) antar para penganut mazhab-mazhab Islam dan mengakibatkan diabaikannya prioritas-prioritas bagi persatuan barisan muslimin. Hal ini menjadi sumber bagi kekacauan internal dan terhamburkannya kontribusi Islam dalam penyelesaian isu-isu penting dan menentukan. Salah satu akibatnya adalah teralihkannya perhatian terhadap capaian-capaian putra-putra umat Islam di PalestinaLebanon, Irak, Turki,Iran dan negara-negara Islam lainnya. Salah satu hasil dari metode ekstrim ini adalah tindakan-tindakan yang menjurus kepada pelecehan secara sengaja dan konstan terhadap ikon-ikon dan keyakinan-keyakinan yang diagungkan oleh para penganut mazhab suni yang kami muliakan.

Maka, bagaimanakah pendapat Yang Mulia tentang hal-hal yang dilontarkan dalam sebagian media televisi satelit dan internet oleh sebagian orang yang menyandang predikat ilmu berupa penginaan terang-terangan dan pelecehan berupa kalimat-kalimat tak senonoh dan melecehkan istri Rasul saw., Ummulmukminin Aisyah serta menuduhkan dengan hal-hal yang menodai kehormatan dan harkat istri-istri nabi, semoga Allah Taala meridai mereka?

Karenanya, kami memohon Yang Mulia berkenan memberikan pernyataan tentang sikap syar’i secara jelas terhadap akibat-akibat yang timbul dari sensasi negatif berupa ketegangan di tengah masyarakat Islam dan menciptakan suasana yang diliputi ketegangan psikologis antar sesama muslim baik di kalangan para penganut mazhab ahlulbait maupun kaum muslimin dari mazhab-mazhab Islam lainnya, mengingat penghujatan-penghujatan demikian telah dieksploitasi secara sistematis oleh para provokator dan penebar fitnah dalam sejumlah televisi satelit dan internet demi mengacaukan dan mengotori dunia Islam dan menyebarkan perpecahan antar muslimin.

Sebagai penutup, kami berdoa semoga Yang Mulia senantiasa menjadi pusaka bagi Islam dan muslimin.

Tertanda, Sejumlah ulama dan cendekiawan Ahsa, 4 Syawal 1431 H

Jawaban Imam Khamenei:

Bismillahirrahmanirrahim Assalamualaikum wa rahmatullah wa barakatuh

Diharamkan menghina simbol-simbol (yang diagungkan) saudara-saudara seagama kita, ahlusunah, berupa tuduhan terhadap istri nabi saw. dengan hal-hal yang mencederai kehormatannya, bahkan tindakan ini diharamkan terhadap istri- istri para nabi terutama penghulunya, yaitu Rasul termulia saw.

Semoga Anda semua mendapatkan taufik untuk setiap kebaikan.

http://syiahali.wordpress.com/2011/09/07/fatwa-para-ulama-larangan-mencaci-para-sahabat/

http://abna.ir/data.asp?lang=2&id=206704

Iklan

10 Tanggapan

  1. lazim bagi syiah untuk “berbohong”dalam menyampaikn ‘dakwa’hnya..kita berlepas diri dari itu semua. andaikan pak agus mau sedikit bersusah searching diyoutube tampak jelas diberbagai video sholat syiah mereka mendoakan keburukan bagi abu bakar umar, utsman, áisyh dll radhiallhuánhum..semoga Allah SWT menunjukkan yang benar itu benar dan yang salah itu salah..aamiin.

  2. Taqiyyah itu apa ya? Di kitab Ihya’ ‘Uluumuddiin tulisan Imam Al Ghazali, seorang Faqih itu hanya menilai apa yg diucapkan lisan. Bukan yg di dalam hati/taqiyyah. Ucapan Tahlil di bawah ayunan pedang, sudah cukup untuk membuat seseorang aman dari pedang Mukmin. Apakah kamu sudah membelah hatinya? Begitu kata Nabi 3x kepada Usamah bin Zaid yg membunuh orang kafir yg mengucapkan Tahlil.

    Taqiyyah ini sering dipakai Wahabi untuk memfitnah Muslim Sunni sbg Syi’ah hanya karena mereka membela Syi’ah. Padahal Wahabi sendiri Taqiyyah dgn berkata menghidupkan Sunnah, padahal mereka justru menyediakan pangkalan militer di Arab Saudi guna membantai Muslim di Iraq. Kalau ucapan tidak sesuai dgn perbuatan/zahir, baru kita bisa menyebutnya Taqiyyah.

    Itu perlu kecerdasan untuk memahami videonya. Di situ Ada tokoh Syi’ah terkenal tidak seperti Ali Khamenei atau Ahmadinejad? Kalau tidak ada, bisa jadi bohong. Bisa jadi itu Wahabi sendiri yg berperan di video tsb guna memfitnah Syi’ah.

    Harus Tabayyun sebagaimana surat Al Hujuraat 6 agar kita tidak menzalimi satu kaum.

    Jadi kita hanya bisa menilai zahir berupa lisan/perbuatan. Kalau pemimpin mereka sudah melarang ummatnya untuk menghina istri dan sahabat Nabi, terimalah. Kalau menghina, silahkan bunuh penghinanya. Masak didiamkan saja?

  3. berikut sedikit hasil searching,
    https://www.youtube.com/watch?v=s3ueI9E5ZgQ (disini Aisyah dihina dengan sebutan rumput reput..yg hina, yg tdk bermanfaat, yg hanya mengotori dsbnya..

    https://www.youtube.com/watch?v=UITVKXjgWME (disini dikatakan hanya 5 orang yg ma’shum-terbebas dari kesalahan-..diantaranya hasan..tetapi ketika dikejar dengan pertanyaan..bagaimana status baiat hasan kepada muawiyah..si ‘ulama’syiah menjawab berputar2 dsbnya)

    dan masih banyak video,artikel,dan web yang menunjukkan betapa busuknya syiah dalam mengemas ‘dakwa’h mereka agar kemudian aswaja lengah, dan saling berpecah belah..naúdzubillah.

    btw..sejak kapan benci sama ikhwah pak Agus? kenapa? 🙂

  4. Tabayyun itu harus kepada orang yang difitnah pak.
    Syi’ah sesat itu ada (sekitar 10%), yang lurus juga ada. Silahkan baca:

    Pandangan FPI terhadap SYI’AH sebagai berikut : FPI membagi Syi’ah dengan semua sektenya menjadi TIGA GOLONGAN ; Pertama, SYI’AH GHULAT yaitu Syi’ah yang menuhankan/menabikan Ali ibn Abi Thalib RA atau meyakini Al-Qur’an sudah di-TAHRIF (dirubah/ditambah/dikurangi), dan sebagainya dari berbagai keyakinan yang sudah menyimpang dari USHULUDDIN yang disepakati semua MADZHAB ISLAM. Syi’ah golongan ini adalah KAFIR dan wajib diperangi.

    Kedua, SYI’AH RAFIDHOH yaitu Syi’ah yang tidak berkeyakinan seperti Ghulat, tapi melakukan penghinaan/penistaan/pelecehan secara terbuka baik lisan atau pun tulisan terhadap para Sahabat Nabi SAW seperti Abu Bakar RA dan Umar RA atau terhadap para isteri Nabi SAW seperti ‘Aisyah RA dan Hafshah RA. Syi’ah golongan ini SESAT, wajib dilawan dan diluruskan.

    Ketiga, SYI’AH MU’TADILAH yaitu Syi’ah yang tidak berkeyakinan Ghulat dan tidak bersikap Rafidhah, mereka hanya mengutamakan Ali RA di atas sahabat yang lain, dan lebih mengedapankan riwayat Ahlul Bait daripada riwayat yang lain, secara ZHOHIR mereka tetap menghormati para sahabat Nabi SAW, sedang BATHIN nya hanya Allah SWT Yang Maha Tahu, hanya saja mereka tidak segan-segan mengajukan kritik terhadap sejumlah sahabat secara ilmiah dan elegan. Syi’ah golongan inilah yang disebut oleh Prof. DR. Muhammad Sa’id Al-Buthi, Prof. DR. Yusuf Qardhawi, Prof. DR. Wahbah Az-Zuhaili, Mufti Mesir Syeikh Ali Jum’ah dan lainnya, sebagai salah satu Madzhab Islam yang diakui dan mesti dihormati.
    http://fpi.or.id/?p=detail&nid=98

    Sama kalau kita lihat aliran sesat Jema’ah Lia Eden, Mosadeq, Eyang Subur, dsb. Tidak bisa kita memvideokannya sambil menuduh 100% Sunni sesat.

    Saya kurang suka dgn Ikhwan saat Yusuf Qaradhawi memfatwa semua pendukung Assad (ini banyak yg Sunni/Aswaja lho pendukungnya) seperti Tentara (Asykariyyin), Madaniyyiin (Sipil), Ulama, dan Awam (Jahliyyiin) harus dibunuh.
    Akibatnya banyak ulama Aswaja yg dibunuh seperti Syekh Al Buthi, Imam Masjid Aleppo, anak Syekh Ahmad Hassoun (Mufti Besar Suriah), dsb. Dibunuhnya di masjid lagi dgn bom sehingga 49 tewas. Menurut antum, itu sesuai Al Qur’an dan Hadits tidak?

    Para Ulama Aswaja seperti Al Buthi dan Ahmad Hassoun mendukung Assad karena menurut Islam, Bughot itu memang haram. Karena membawa kerusakan yg amat besar:
    http://syiarislam.wordpress.com/2013/04/07/bughot-pemberontakan-dalam-islam/

    Dan mereka ini biasa sholat bersama Assad. Sementara aktivis Islam yg jauh di Indonesia mengira Assad mengaku Tuhan dsb. Tidak mungkin para ulama mendukung Assad kalau begitu.

    Sebelumnya Qaradhawi berfatwa Bunuh Khaddafi, menghalalkan ucapan Selamat Natal, dan melakukan Bid’ah Zakat profesi.

    Anehnya Ikhwan diam saja saat pemimpinnya menyimpang seperti itu.

    Insya Allah sikap saya sesuai Al Qur’an dan Hadits.

  5. sudah pernah membaca risalah amman pak Agus..yg syiah jadikan ‘tameng’dakwaan mereka terhadap kaum ammah sunni..?

    mereka sering mencatut nama2 syaikh qardhawi. alm syaikh ramadhan al buthi, syaik mahmut syaltut, syaikh wahbah azzuhaili..hanya agar kaum ammah sunni percaya dan menjadi pembela mereka..naúdzubillah

    http://blog.wiemasen.com/taqrib/

  6. Saya sudah baca risalah Amman langsung dari websitenya. Jangan membaca dari tangan ke 2:
    http://www.ammanmessage.com
    Di situ awal mula ada 200 ulama dari 50 negara yg menandatangani bahwa Sunni dan Syi’ah itu aliran yg sah dalam Islam. Tidak sesat. Itu tahun 2006.

    Pesan Amman didukung oleh Shaykh Al-Azhar Mohammed Sayyid Tantawi, Ayatollah Sistani, Sheikh Yusuf Qaradawi, Mufti Mesir Ali Goma, Din Syamsuddin, Raja Yordania, Raja Arab Saudi, Raja Bahrain, beserta 200 Tokoh Islam lainnya. Selain itu ada pula tokoh Syi’ah seperti Imam Syi’ah Ayatollah Ali Khamenei, Ahmadinejad, dan Ayatollah Ali Sistani dari Iraq:
    Ini terjemah Indonesia:
    https://kabarislam.wordpress.com/2012/02/02/pesan-amman-kerukunan-antar-ummat-islam-sunni-dan-syiah/

    Kalau paham bahasa Inggris, coba baca langsung. Ada fatwa2 ulama di atas.

    Ulama itu bukan orang plin-plan. Tahun 2006 bilang Syi’ah tidak sesat, sekarang bilang sesat. Bukan plin plan begitu. Imam Malik dan Imam Syafi’ie pendapatnya tetap meski sudah 1200 tahun pahamnnya menyebar. Jika pun ada koreksi, langsung dilakukan seperti di Kitab Al Umm.

    Apalagi tahun 2006. Sekarang 7 tahun. Kalau dibilang tiba2 200 ulama tsb berubah pikiran dan menganggap Syi’ah itu sesat, aneh tidak? Sekarang malah ada 500 ulama yg menandatanganinya.

    Maaf kalau antum tidak percaya dan mau menganggap kafir, Silahkan. Itu hak antum. Saya tidak mau debat.

    Lebih baik antum berdebat dgn Syeikh Antum yg bisa antum percaya. Kalau tidak percaya sama saya juga tidak apa2.

    Ini terakhir dari saya. Mau percaya syukur, tidak percaya juga tidak apa2:
    https://kabarislam.wordpress.com/2012/03/06/pandangan-ulama-ahlus-sunnah-wal-jamaah-tentang-syiah/

  7. […] Kedua, harusnya sih tabayyun langsung ke kaum Syiah. Apa dari 200 juta kaum Syiah, semua mereka menghina sahabat apa cuma segelintir orang saja? Jadi tak bisa gebyah-uyah. Di setiap kelompok pasti ada saja yang melenceng.  Di Sunni pun toh ada juga yang punya pemahaman melenceng. Setahu saya, pemimpin Syiah Ali Khamenei dan Ahmadinejad mengharamkan orang-orang Syiah menghina sahabat/istri Nabi.  Bisa baca di sini. […]

  8. Assalamu’alaikum ustadz…
    Semoga kecerahan terlimpahkan atas wajah ustadz..
    Ustadz, benarkah video-video yang beredar di internet mengenai tentara Bashar Assad yang memaksa rakyat dengan membaca qul laa ilaaha illaa bashar assad?
    Sebab dalam video berbahasa inggris juga tertulis demikian.

    Satu lagi tadz, Grand Syaikh al-Azhar Dr. Ahmad Thayyeb memperbolehkan mendemo pemerintah yg sah untuk lengser namun dengan cara yg baik. Ini tentu menyangkut dgn pemerintahan Mursi. Syukron Ustadz.

  9. Wa’alaikum salam wr wb,
    Banyak fitnah pak. Menurut Al Qur’an, jika ada fitnah, kita harus tabayyun thd pihak yg difitnah. Dalam hal ini Assad:
    “Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu. ” [Al Hujuraat 6]

    Video itu bisa dibuat oleh siapa saja. Bisa saja itu tentara Suriah yg bergera sendiri tanpa perintah Assad. Bisa juga dari pemberontak yg memakai baju tentara Suriah dan memaksa orang menyembah Assad kemudian difilmkan oleh temannya.

    Di satu berita katanya Assad mengaku sebagai Tuhan seperti Fir’aun. Memaksa orang menyembah Assad dan berkata: “Laa ilaaha illa Assad”. Tidak ada Tuhan selain Assad:
    http://www.voa-islam.com/news/world-world/2012/02/26/17918/bagai-firaun-rezim-syiah-suriah-paksa-tahanan-sujud-pada-foto-presiden/
    Anehnya di Media yang sama dimuat berita dan Foto Bashar Assad sedang sholat Ied di Masjid Sunni dgn cara Sunni. Di sampingnya adalah Ulama Sunni, Syekh Ahmad Hassoun yang puteranya tewas dibunuh pemberontak Suriah:
    http://www.voa-islam.com/news/analysis/2012/08/19/20298/bashar-alassad-kami-terus-berperang-sampai-darah-penghabisan/
    Di Media lain juga diberitakan Bashar Assad sedang sholat:
    Presiden Assad Shalat Ied di Damascus
    http://indonesiarayanews.com/news/internasional/08-20-2012-10-51/presiden-assad-shalat-ied-di-damascus

    https://kabarislam.wordpress.com/2013/04/08/assad-mengaku-tuhan-seperti-firaun/

    Saya setuju dgn pendapat Syekh Al Azhar.
    Kalau pemberontakan BERSENJATA/BUGHOT seperti di Libya dan Suriah itu jelas haram. Kerusakannya lebih besar daripada kebaikan yg diharapkan. 30 ribu orang tewas di Libya dgn hasil rezim boneka AS. Di Suriah 100 ribu orang yg tewas 40 ribu di antaranya tentara Suriah.

    Demo Massal yang damai dan tidak memprovokasi/menyerang tentara adalah cara yg terbaik. Ini sudah dibuktikan saat Demo menentang Syah Iran tahun 1978 dan juga Demo menjatuhkan Husni Mubarak di tahun 2011.

    Nah pendukung Mursi jika ingin Mursi berkuasa lagi, demolah dgn jumlah jauh lebih banyak daripada demo anti Mursi. Tapi tidak menyerang/memprovokasi militer.

  10. menurut ustad apakah assad syiah atau sunni,karna sya,smpang siur ini ustads

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: