Iklan

Salafi Wahabi Kuasai Google dan Wikipedia!

Wahhabi Kuasai Google dan Wikipedia
Guna menyebarkan paham sesatnya, Wahabi kuasai Google dan Wikipedia dgn uangnya.
Di Google selain sama2 membawa kepentingan Zionis Yahudi, Wahhabi membuat banyak artikel di internet dan membayar SEO agar tampil di halaman pertama, juga menjatuhkan website2 yang anti mereka.
Di Wikipedia yang juga harus berbayar, artikel2 tentang Wahabi dan Muhammad bin Abdul Wahhab sangat bias. Hanya dari 1 sisi, yaitu Wahhabi. Tulisan dari pihak lain dihapus/tidak disetujui.
Ini contohnya:
http://id.wikipedia.org/wiki/Muhammad_bin_Abdul_Wahhab
Tapi meski amat Pro Wahhabi, sebetulnya kita bisa menemukan ketidak-beresannya. Misalnya:
====

Demikianlah perjuangan Syeikh yang berawal dengan lisan, lalu dengan pena dan seterusnya dengan senjata, telah didukung sepenuhnya oleh Amir Muhammad bin Saud, penguasa Dar’iyah. Beliau pertama kali yang mengumandangkan jihadnya dengan pedang pada tahun 1158 H. Sebagaimana kita ketahui bahwa seorang da’i ilallah, apabila tidak didukung oleh kekuatan yang mantap, pasti dakwahnya akan surut, meskipun pada tahap pertama mengalami kemajuan. Namun pada akhirnya orang akan jemu dan secara beransur-ansur dakwah itu akan ditinggalkan oleh para pendukungnya.

====

Tidak dijelaskan disebut siapa yang diperangi/dibunuh Muhammad bin Abdul Wahhab. Yang jelas dari literatur lain yang dibantai kaum Wahhabi adalah ummat Islam di Thaif, Mekkah, dan Madinah. Muhammad bin Abdul Wahhab bersama dengan Ibnu Su’ud (Pendiri Kerajaan Arab Saudi) juga memerangi Kekhalifahan Islami Turki dan Mesir.

=====

Oleh karena itu, maka kekuatan yang paling ampuh untuk mempertahankan dakwah dan pendukungnya, tidak lain harus didukung oleh senjata. Karena masyarakat yang dijadikan sebagai objek daripada dakwah kadangkala tidak mampan dengan lisan mahupun tulisan, akan tetapi mereka harus diiring dengan senjata, maka waktu itulah perlunya memainkan peranan senjata.

====
“Dakwah” Muhammad bin Abdul Wahhab katanya dengan “SENJATA”. Ini agar “MASYARAKAT” yang jadi Obyek Dakwahnya (baca: Ummat Islam di jazirah Arab Saudi) mau “turut”. Banyak yang tewas karenanya.

Ini tidak sesuai dengan sunnah Nabi yang lembut dengan orang2 yang beriman dan keras dengan orang2 kafir. Namun kaum Wahhabi dgn ideologi takfirnya memang mengkafirkan orang Islam.

Tidak dijelaskan juga “SENJATA”nya didapat dari Zionis Inggris sehingga bisa mengalahkan tentara Turki dan Mesir. Dari zaman dulu hingga sekarang, Arab Saudi tidak mampu membuat senjata. Mereka cuma beli dari Inggris dan sekarang dari AS. Contohnya saat ini Arab Saudi membeli berbagai pesawat tempur AS seperti F15 senilai US$ 60 MILYAR!
Jadi banyak fakta yang disembunyikan di Wikipedia yang jadi alat untuk penyebaran paham Wahabi.

Di Wikipedia tsb disebut ayahnya dan kakaknya Sulaiman bangga terhadap “Kecerdasan” Muhammad bin Abdul Wahhab:
===

Saudara kandungnya, Sulaiman bin Abdul Wahab, menceritakan betapa bangganya Syeikh Abdul Wahab, ayah mereka, terhadap kecerdasan Muhammad. Ia pernah berkata, “Sungguh aku telah banyak mengambil manfaat dari ilmu pengetahuan anakku Muhammad, terutama di bidang ilmu Fiqh”.

===

Padahal di literatur lain justru ayahnya dan kakaknya Sulaiman mengecam kesesatan Muhammad bin Abdul Wahhab. Kakaknya Sulaiman yang juga ulama bahkan menulis 1 buku khusus tentang kesesatan Muhammad bin Abdul Wahhab.

Namun kaum Wahhabi yang didukung Zionis bisa “melindungi” tulisan di atas sehingga tulisan dari pihak lain tidak bisa masuk. Padahal Wikipedia sebetulnya Ensiklopedi Internet yang bisa diedit bersama2. Banyak topik lain yang bisa diedit. Namun topik tentang Wahhabi dan Muhammad bin Abdul Wahhab sudah dikunci demi kepentingan Wahhabi.

Coba lihat tulisan penutupnya:

Demikianlah Syeikh Muhammad bin `Abdul Wahab dalam dakwah dan jihadnya telah memanfaatkan lisan, pena serta pedangnya seperti yang dilakukan oleh Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam sendiri, di waktu baginda mengajak kaum Quraisy kepada agama Islam pada waktu dahulu. Yang demikian itu telah dilakukan terus menerus oleh Syeikh Muhammad selama lebih kurang 48 tahun tanpa berhenti, yaitu dari tahun 1158 Hinggalah akhir hayatnya pada tahun 1206 H.

Dengan “bangga” penulis menceritakan  Syeikh Muhammad bin `Abdul Wahab berdakwah dan “BERJIHAD” dengan lisan, pena, dan PEDANG sebagaimana Nabi Muhammad mengajak kaum Quraisy kepada Islam di zaman dulu. Cuma apa penulis tsb berpikir bahwa yang diajak Nabi Muhammad dengan “PEDANG” itu adalah kaum KAFIR QURAISY PENYEMBAH BERHALA. Bukan ummat Islam.

Nabi pun tidak semena-mena membunuh mereka sebagaimana yang dilakukan Muhammad bin Abdul Wahhab yang menyerbu kota Thaif, Mekkah, dan Madinah dan membantai penduduknya. Nabi sekedar membela diri dari serangan tentara kafir Quraisy di Madinah saat Perang Badar, Perang Uhud, dan Perang Khandaq.

Saat Futuh Mekkah, Nabi juga tidak membantainya. Beliau memberi kesempatan bagi kaum kafir Quraisy guna berlindung di rumah mereka masing-masing dan di rumah Abu Sofyan. Ini beda jauh dengan tentara Muhammad bin Abdul Wahhab yang menerobos masuk rumah ulama dan menyembelihnya di hadapan anak cucu mereka. Itulah “DAKWAH PEDANG” yang meski tidak jelas disebut di Wikipedia tersebut, namun tersirat di situ.

Nabi Muhammad keras terhadap orang-orang kafir, namun lemah-lembut terhadap sesama. Bahkan terhadap tokoh munafik Abdullah bin Ubay beserta 300 pengikutnya, Nabi tak mau memerangi mereka. Terhadap kaum kafir pun Nabi tidak main serang. Nabi baru memerangi mereka jika timbul fitnah seperti saat 70 utusan Muslim dibunuh tentara Romawi, baru beliau bersama pasukannya menunggu tentara Romawi di kota Tabuk. Perbatasan antara wilayah Islam dan Romawi. Jadi tidak main serbu negara orang.

Nah Salafi Wahabi tidak seperti itu. Tidak ada peperangan melawan kaum kafir seperti Inggris yang Nasrani atau pun India yang Hindu. Pedang/Perang/Pembantaian hanya ditujukan kepada ummat Islam di jazirah Arab (termasuk Mekkah dan Madinah) yang mereka fitnah sebagai Musyrik dan Kafir.

Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya diantara ummatku ada orang-orang yang membaca Alquran tapi tidak melampaui tenggorokan mereka. Mereka membunuh orang Islam dan membiarkan penyembah berhala. Mereka keluar dari Islam secepat anak panah melesat dari busurnya. Sungguh, jika aku mendapati mereka, pasti aku akan bunuh mereka seperti terbunuhnya kaum Aad. (Shahih Muslim No.1762)

 

Baca selengkapnya di: http://media-islam.or.id/2012/01/19/ciri-khawarij-tak-mengamalkan-al-quran-dan-membunuh-muslim/

Mudah2an tulisan ini bisa jadi penyeimbang:
https://kabarislam.wordpress.com/2012/03/03/muhammad-bin-abdul-wahhab
https://kabarislam.wordpress.com/2012/01/04/salafi-wahabi-memecah-belah-islam-dari-dalam
https://kabarislam.wordpress.com/2012/02/12/beberapa-kekeliruan-salafi-wahabi

Iklan

2 Tanggapan

  1. memang ada banyak kejanggalan saat saya membaca wikipedia prihal wahabi…tapi belum bisa aku cerna kecuali ada perseteruan antara abiang wahabi dan bapaknya sampai ajal bapaknya tsb..tp setelah membaca artikel di atas saya mulai mendapat titik terang prihal kejanggalan tersebut..

  2. Ajaran Wahabi sebenarnya kalau diteliti bertentangan satu dengan yang lain.

    Kelihatan sekali bagaimana Wahabi memutar-mutar ayat hanya untuk sampai kepada kesimpulan yang dari awal sudah dibuatnya:

    https://pemudade.wordpress.com/2015/09/05/penjelasan-kekeliruan-ajaran-membagi-tauhid-menjadi-3-rububiyyah-uluhiyyah-asma-wa-sifat/

    Di antara kekeliruan yang amat mendasar adalah

    1. Tidak dimasukannya Sifat Maha Pendidik dan Maha Pengasih dan Penyayang sebagai Sifat utama Rububiyah Allah dalam pembahasan Tauhid Rububiyah. Sedangkan arti Robb dan Rububiyah sangat erat dengan makna Pendidik dan Kasih Sayang. Ini menyebabkan hilang sensitifitas penganutnya terhadap Allah sebagai Robb dengan Sifat utama Rububiyah yaitu Yang Maha Pendidik dan Pemelihara serta Yang Maha Pengasih Dan Penyayang.
    Sifat Rahmat (Kasih Sayang) adalah Sifat Utama Rububiyah Allah
    https://pemudade.wordpress.com/2015/09/08/sifat-rahmat-kasih-sayang-adalah-sifat-utama-rububiyyah-allah/

    2. Dengan definisi Sifat Rububiyah yang disebut di atas, keluar pernyataan bahwa orang kafir mengakui Tauhid Rububiyah sebagaimana orang beriman. Dalam Al Quran tidak ada pernyataan bahwa orang kafir mengakui Allah sebagai Robb mereka.
    Orang kafir mengakui adanya Allah bukan sebagai Robb mereka
    https://pemudade.wordpress.com/2015/09/05/orang-kafir-mengakui-adanya-allah-bukan-sebagai-robb-mereka/
    Bahkan Al Quran menyatakan bahwa orang kafir mengakui robb-robb selain Allah.
    https://pemudade.wordpress.com/2015/10/07/al-quran-membantah-bahwa-orang-kafir-mengakui-tauhid-rububiya/

    3. Namun dalam pembahasan Tauhid Asma Wa Sifat, metode pemahaman Asma dan Sifat Allah yang di satu sisi seolah-olah mempertahankan makna aslinya sedemikian rupa sehingga tidak mau bergeming dari mana zahirnya itu, sehingga misalnya menyifatkan Allah sebagai Nisyan (lupa), Makrun (menipu daya), Istawa alal arsy (bersemayam di atas arasy). Tetapi dalam memahami Sifat Rububiyah justru mengabaikan makna zahirnya yaitu Maha Pendidik dan Pemelihara serta Yang Maha Pengasih Dan Penyayang.
    https://pemudade.wordpress.com/2015/09/05/tauhid-rububiyyah-dalam-tauhid-3-bagian-melanggar-tauhid-al-asma-was-sifat/

    Anomali Tauhid Asma Wa Sifat yang memahami sifat Allah sesuai lafaz zahir Asma dan Sifat Allah, kecuali Sifat Rububiyah
    https://pemudade.wordpress.com/2015/10/06/anomali-tauhid-asma-wa-sifat-yang-memahami-sifat-allah-sesuai-lafaz-zahir-asma-dan-sifat-allah-kecuali-sifat-rububiyah/

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: