Iklan

Mengkafirkan Sesama Muslim Karena Sepotong Ayat

Wahabi hanya paham sepotong ayat. Jadi tidak mengerti. Tentang Tawasul
Allah swt berfirman:

“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya (Wasilah/Tawasul)……(QS. Al-Maidh [5]:35)

Nabi pun bertawassul/minta didoakan oleh sahabat. Padahal beliau orang paling Mulia. Jadi sombong sekali jika para Wahabi tak mau bertawasul:

“Dari shahabat Umar Ibnul Khattab r.a. berkata: saya minta idzin kepada Nabi SAW untuk melakukan ibadah umrah, kemudian Nabi mengidzinkan saya dan Rasulullah SAW bersabda; wahai saudaraku! Jangan kau lupakan kami dalam do’amu; Umar berkata: suatu kalimat yang bagi saya lelah senang dari pada pendapat kekayaan dunia.
Dalam riwayat lain; Rasulullah SAW bersabda: sertakanlah kami dalam do’amu”. (HR Abu Dawud dan Tirmidzi)

Ziarah itu Sunnah Nabi. Setiap mengunjungi rumah Siti ‘Aisyah (8 hari sekali), Nabi ziarah ke makam Baqi:
Jadi keliru jika Wahabi Su’u Zhon/Berburuk Sangka dgn mengira orang yg mengikuti Sunnah Nabi sbg penyembah kuburan.
Silahkan baca Hadits:

Dari Aisyah radhiallahu ‘anha, katanya: “Rasulullah s.a.w. itu setiap malam gilirannya di tempat Aisyah, beliau s.a.w. lalu keluar pada akhir malam ke makam Baqi’, kemudian mengucapkan -yang artinya-: “Keselamatan atasmu semua hai perkampungan kaum mu’minin, akan datang padamu semua apa-apa yang engkau semua dijanjikan besok yakni masih ditangguhkan waktunya. Sesungguhnya kita semua ini Insya Allah menyusul engkau semua pula. Ya Allah, ampunilah para penghuni makam Baqi’ Algharqad ini.” (Riwayat Muslim)
Dari Buraidah r.a., katanya: “Nabi s.a.w. mengajarkan kepada mereka -para sahabat- jikalau mereka keluar berziarah ke kubur supaya seseorang dari mereka mengucapkan -yang artinya-: “Keselamatan atasmu semua hai para penghuni perkampungan-perkampungan -yakni kubur-kubur- dari kaum mu’minin dan Muslimin. Sesungguhnya kita semua Insya Allah menyusul engkau semua. Saya memohonkan kepada Allah untuk kita dan untukmu semua akan keselamatan.” (Riwayat Muslim)
Karena tahu ayat cuma sepotong2, Wahabi tsb akhirnya memfitnah Muslim lain sbg Musyrik, Ahlul Bid’ah, dsb. Padahal Ghibah saja dosanya seperti memakan mayat saudaranya sendiri. Padahal Ghibah itu mengatakan 1 hal yg benar. Bagaimana dgn Fitnah yg tidak benar? Jadi Ghibah dan Fitnah itu adalah amalan sehari2 para Wahabi karena kejahilannya.

https://kabarislam.wordpress.com/2012/09/10/tawassul-dgn-orang-meninggal-syirik/
https://kabarislam.wordpress.com/2012/09/06/wahabi-takfiri-fitnah-habib-seolah2-meminta-kepada-kuburan/

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: