Menteri Agama: Belajar Agama Jangan Cuma di Internet

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin berpesan agar belajar agama jangan cuma lewat internet. Apalagi 9800 website “Islam” yang ada ternyata dikelola oleh kelompok teroris yang mengajarkan paham takfir dan kekerasan. Justru menghasut agar ummat Islam saling benci dan bermusuhan.

Ini benar.
Kalau dari saya itu sekedar perbandingan saja. Karena banyak paham Islam yang sesat mempropagandakan pahamnya yang justru menghasut kebencian dan kedengkian. Mengadu domba ummat Islam. Karena ulama beneran umumnya mengajar di pesantren dan majelis taklim, sementara Jemaah Facebookiyah masih sedikit yg ke pesantren dan ke majelis taklim, saya berusaha mengisi kekosongan ini.
Bagaimana pun juga belajar langsung dgn guru yang adabnya tinggi dan ilmunya dalam itulah yang harus dilakukan.

Baca lebih lanjut

Eks Gafatar: Disuruh Berkebun untuk Beli Senjata?

Gafatar

Pengurus Gafatar menghadap Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo

Jangan asal bela aliran sesat. Kalau bisa bikin perang seperti ISIS mau?

Para korban seperti ibu2 yg dicuci otak shg meninggalkan keluarga memang harus dirangkul dan dilindungi.

Tapi para pengurus yg memerintahkan anggotanya merekrut member lagi dan meminta mereka menyerahkan hartanya dan pergi meninggalkan keluarganya itu sama dgn perampok dan penculik berkedok agama. Tak bisa dibiarkan.

Baca lebih lanjut

Ulama Sepuh NU vs Ustad Muda NU Garis Lurus?

Habib Umar

Kenapa saya lebih pro ulama sepuh NU ketimbang ustad muda yg menganggap ulama sepuh sbg sesat atau nyeleneh?

Karena kaum muda tsb tidak beradab dan meski sesuai dalil Al Qur’an dan Hadits tapi cuma di kerongkongan. Memuliakan ulama dan orang tua / ulama sepuh itu adab:

Dari Abu Musa r.a., katanya: “Rasulullah s.a.w. bersabda: “Setengah daripada cara mengagungkan Allah Ta’ala ialah dengan jalan memuliakan orang Islam yang sudah beruban serta orang yang hafal al-Quran yang tidak melampaui batas ketentuan dan tidak pula meninggalkan membacanya. Demikian pula memuliakan seorang sultan -penguasa pemerintahan yang adil-.” Hadits hasan yang diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud.

Baca lebih lanjut

Sedekah dengan Yang Terbaik

Serebu

Kalau tanggal tua isi dompet gambarnya orang megang golok begini, serem.
Tapi jangan anggap remeh. Justru uang model gini yang rajin mengunjungi kotak amal masjid atau pun ke tangan pengemis.
Kalau orang yang pakai peci sambil senyum-senyum, jarang…

Hendaknya kita bersedekah dengan harta yang kita cintai. Bukan yang memang tidak kita ingini:

Baca lebih lanjut

Dialog KH Said Aqil Siradj, KH M. Idrus Ramli & Habib Taufiq Assegaf di Ponpes Sidogiri 2016

KH Said Aqil Siradj

Kalau saya lihat sih ulama muda tidak suka ada orang NU yang ke Iran meski hanya 3 orang di zaman KH Hasyim Muzadi. Terus kalau tidak tabayyun begitu, bagaimana mereka tahu Syi’ah itu sesat, Syi’ah menindas Sunni di Iran, dsb? Dari fitnah Wahabi? Mereka cuma pakai emosi. Ayat Tabayyun di surat Al Hujuraat tidak dipakai. Maunya langsung divonis: Semua Syi’ah Sesat. Itu kan malah jadi Khawarij / Takfir namanya.

“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu. ” [Al Hujuraat 6]

Baca lebih lanjut

Keluarga Korban Teroris Sarinah Diusir dari Rumah Kontrakan

Korban Teroris

Teroris yang ternyata membunuh Muslim begini bisa dapat azab kubur dan masuk neraka. Dari pakaiannya saja kita tahu keluarga yang ditinggal itu muslim. Belum anak2nya yang Balita harus kehilangan seorang ayah dan pencari nafkah. Keluarganya diusir dari rumah kontrakan karena tidak mampu membayar uang kontrakan.

Untuk jihad perang itu ada tempat perangnya. Namanya Medan Perang. Tidak bisa kita main serang masjid, sekolah, mal, dsb. Itu bukan jihad. Tapi jahat. Kita juga harus tahu siapa yang akan kita bunuh. Saat Nabi dan para sahabat maju ke medan perang, mereka tahu siapa yang akan mereka panah dan mereka tebas. Lawan mereka adalah musuh2 bersenjata yang memerangi mereka. Saat musuh2 itu bersembunyi di Masjidil Haram dan rumah2 mereka saat Futuh Mekkah, Nabi tidak membunuh mereka. Jadi sejarah Nabi begini harus kita pahami agar kita benar2 bisa mengikuti Sunnah Nabi.

Baca lebih lanjut

Arab Mulai Menghijau. Tanda Kiamat?

Saudi Hijau NASA

Jazirah Arab mulai menghijau.

“Hari Akhir tidak akan datang kepada kita sampai dataran Arab sekali lagi menjadi dataran berpadang rumput dan dipenuhi dengan sungai-sungai (HR Muslim)“

Ini adalah foto satelit dari NASA di mana tahun 1987 wilayah di Arab Saudi masih coklat padang pasir. Namun tahun 2012, dalam 25 tahun ada wilayah yang jadi hijau seluas ribuan kilometer persegi. Ini ada di dekat kota Tubarjal atau Tabuk di Arab Saudi bagian utara.

Ini bukti bahwa Nubuwat Nabi Muhammad bahwa tanda kiamat sudah dekat.

Baca lebih lanjut

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 5.115 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: