About these ads

Ikuti Al Qur’an dan Hadits dan Tinggalkan Ulama?

Ali Jabber 3

Ikuti saja Al Qur’an dan Hadits. Jangan main ikut ulama, sebab itu namanya Taqlid. Begitu kata seorang korban Radio Rujak…

Di Al Qur’an ada perintah Athi’ullahu wa athi’ur Rosul. Taatilah Allah dan Taatilah Rosul.
Nah saat ini Rosul telah tiada. Siapa yg kita taati? Jawabnya ya Ulama. Sebab Nabi berkata: Ulama itu adalah Pewaris Nabi.

“Ulama adalah pewaris para Nabi” Begitu sabdanya seperti yang dimuat di HR Abu Dawud.

Memang ada ulama yang sesat, tapi Jumhur/Mayoritas Ulama, insya Allah lurus.

Firman Allah:
“…Bertanyalah kepada Ahli Zikir (Ulama) jika kamu tidak mengetahui” [An Nahl 43]

Baca lebih lanjut

About these ads

Analisa Nasab Silsilah Nabi Syaikh Abu Bakar Al Qurasyis Al Huseniy Al Baghdadiy

Silsilah Nabi Abu Bakar

Analisa Nasab Amirul Mu’minin Daulah Islam Syam Abu Bakar Al Qurasyiy Al Huseniy Al Baghdadiy yang katanya berasal dari satu Imam Syi’ah Musa Al Kazim.
Entah benar atau tidak, selama 1436 tahun ternyata hanya 30 generasi.
Padahal menurut orang Syi’ah, Nasab Imam Khomeini ke Nabi saja 39 generasi. Saya bandingkan ke nasab Habib Rizieq Shihab 38 generasi. Hanya beda 1-2 generasi tak masalah. Tapi kalau terpaut 9 generasi lebih, 30% itu kejauhan. Artinya 1 generasi rata2 hampir 48 tahun umurnya baru punya anak. Ketuaan. Sementara kalau 38 generasi cuma 37 tahun.
Baca lebih lanjut

Cara Cepat Jadi Takfiri dgn Google…

TAKFIRI

Inilah cara cepat jadi takfiri dengan Google. Belajar Islam cukup lewat Google. Paling banter ngaji darat dengan Syeikh Wahabi aliran keras. Akhirnya mulutnya rajin mengeluarkan caci maki dan hinaan kepada sesama Muslim: Bid’ah, Sesat, Musyrik, Syi’ah, dsb…

Baca lebih lanjut

Penyebaran Wahabi di Indonesia

6 Tahap Ajaran Wahabi

Pemerintah Arab Saudi mendirikan Kampus LIPBIA di Jakarta di mana siswanya diberi uang saku dan laptop + internet. Kemudian diberi beasiswa ke Universitas Madinah. Saat pulang, didanai untuk bikin Pesantren Wahabi.
Pesantren dan Masjid2 yg minta dana dari Saudi pun harus memakai paham Wahabi. Jika tidak, ubin yang sudah terlanjur dipasang pun bisa ditarik oleh mereka.
Belum lagi ustad2nya menurut teman saya digaji rp 2,5 juta/bulan. Ini belum termasuk honor mereka ceramah. Karenanya banyak yg tertarik masuk Wahabi.
Baca lebih lanjut

Ajaran Sifat 20 Mantapkan Aqidah Muslim!

Tauhid Trinitas itu gagal memahamkan kepada orang bahwa Tuhan itu ada dan bagaimana sifat2 Tuhan yg sejati seperti Esa, Maha Hidup, dsb. Pada Sifat 20, diajarkan dulu Allah itu Wujud/Ada lengkap dgn dalil Aqli dan Naqli-nya. Sehingga orang kafir pun bisa yakin Allah itu ada. Kemudian dijelaskan sifat2 Allah yang sejati seperti Esa, Maha Hidup, Baqo’/Kekal, dsb. Jika ummat Islam paham dan meyakini ini, niscaya tidak mudah dimurtadkan.

Dan Sifat 20 ini disusun oleh Imam Abu Hasan Al Asy’ari yang lahir tahun 260 Hijriyah. 3 Abad terbaik dalam Islam. Ulama Salaf Asli yang gurunya insya Allah bersambung ke Nabi Muhammad SAW.

Sementara Tauhid Trinitas disusun oleh Muhammad bin Abdul Wahhab yang lahir tahun 1700-an. Sudah di akhir zaman / abad kegelapan Islam. Belum apa-apa orang sudah disuruh Tauhid Uluhiyyah dan Tauhid Rububiyyah dan setelah itu baru Asma wa Shifat.

Baca lebih lanjut

“Jihad” Ala Zionis Wahabi?

Jihad Ala Wahabi

Ciri2 Muslim sejati persis seperti firman Allah di bawah: menyayangi sesama Muslim dan keras thd orang2 kafir.
Bagaimana yang kebalikannya? Keras thd orang Islam seperti mengkafirkan, menghina, dan membunuh orang Islam tapi thd kaum kafir seperti Israel malah adem-ayem? Menyeru “Jihad” untuk membunuh sesama Muslim di negara2 yg mayoritas Islam, tapi thd Israel seperti ayam sayur yang tidak berdaya?

Mudah2an kita semua dapat hidayah dari Allah dan tidak tersesat.

Baca lebih lanjut

6 Tahap Ajaran Radikal Wahabi

 6 Tahap Ajaran Wahabi

“Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan atas kamu adalah seseorang yang telah membaca (menghafal) al-Qur’ân, sehingga ketika telah tampak kebagusannya terhadap al-Qur’ân dan dia menjadi pembela Islam, dia terlepas dari al-Qur’ân, membuangnya di belakang punggungnya, dan menyerang tetangganya dengan pedang dan menuduhnya musyrik”. Aku (Hudzaifah) bertanya, “Wahai nabi Allâh, siapakah yang lebih pantas disebut musyrik, penuduh atau yang dituduh?”. Beliau menjawab, “Penuduhnya”. (HR. Bukhâri dalam at-Târîkh, Abu Ya’la, Ibnu Hibbân dan al-Bazzâr)

Tempat kaum Khawarij berasal. Nabi menunjuk ke arah Timur:

Baca lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 173 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: