About these ads

Konflik AS, Israel, Arab dengan Iran: Mengkaji Al Qur’an dan Hadits

Saat ini marak konflik antara AS dan Israel melawan Iran. Ibaratnya konflik di ambang perang. Di saat yang sama, para Ulama Salafi Wahabi yang sebagian besar digaji/didanai pemerintah Arab Saudi gencar mempropagandakan Syi’ah itu kafir dan musuh Islam sehingga harus dilawan. Padahal saat Iran di zaman Syah Iran Reza Pahlevi yang sekuler, isyu Syi’ah kafir tidak semarak ini meski dari dulu hingga sekarang Iran itu Syi’ah.

Sebagian ummat Islam bingung. Mau membela AS dan Israel yang jelas-jelas kafir harbi atau Iran yang dituding Salafi Wahabi sebagai Syi’ah yang kafir dan memusuhi Islam.

Agar tidak bingung dan tidak sesat, hendaknya kita kaji Al Qur’an dan Hadits tentang itu.

Dalam Surat Al Fatihah yang setiap hari kita baca di dalam sholat Allah mengingatkan kita agar tidak mengikuti kaum yang dimurkai Allah (Al Maghdub/Yahudi) dan kaum yang sesat (Adl Dlolliin/Nasrani). Ada celaan Allah terhadap kaum Yahudi dan Nasrani, namun tidak ada celaan terhadap Syi’ah di situ.

Boleh dikata Israel itu Yahudi. Dan AS itu 95% lebih adalah Nasrani. Sedang Iran, meski Syi’ah, namun mereka itu adalah Islam. Tuhannya masih Allah, Al Qur’an masih sama, dan Nabi mereka masih Nabi Muhammad SAW. Kita berhaji dan sholat bersama mereka di tanah suci Mekkah. Mereka menamakan negaranya sejak Revolusi Iran di tahun 1979 sebagai REPUBLIK ISLAM IRAN.

Banyak fitnah oleh media Salafi Wahabi bahwa peluru/senjata Iran tidak pernah menyentuh Israel. Padahal senjata Iran seperti roket dan rudal sudah ribuan kali jatuh di tanah Israel melalui milisi Hizbullah di Lebanon dan Hamas di Palestina. Jarak Iran-Israel itu 1500 km. Peluru senapan jangkauan kurang dari 1 km. Sementara mayoritas rudal Iran jangkauannya di bawah 1500 km. Jika pun sekarang ada rudal Shahab yang bisa menjangkau Israel, itu baru diujicoba tahun 2008 dan sebetulnya bisa dihadang pasukan2 AS yang ada di Iraq dan Arab Saudi. Lihat:

http://kabarislam.wordpress.com/2012/01/16/adakah-satu-peluru-iran-jatuh-di-tanah-israel/

http://www.eramuslim.com/berita/dunia/mesin-mesin-pembantai-yang-di-pakai-zionis-israel.htm

Sebelumnya mereka fitnah Khadafi yang anti AS dan Israel sebagai Thoghut Fir’aun dan musuh Allah padahal Khadafi itu sholat dan membantu pembangunan banyak masjid termasuk Masjid Muamar Khadafi di Sentul.

Nabi dalam Nubuwatnya menyatakan bahwa ummat Islam akan memerangi kaum Yahudi hingga habis:

Dari Abu Hurairah ra, sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda : “Kiamat tidak akan terjadi sehingga kaum Muslimin memerangi Yahudi, lalu kaum Muslimin akan membunuh mereka sampai-sampai setiap orang Yahudi bersembunyi di balik batu dan pohon, tetapi batu dan pohon itu berkata, ‘Wahai Muslim, wahai hamba Allah, ada orang Yahudi di belakangku, kemarilah dan bunuhlah dia.’ Kecuali (pohon) gharqad karena ia adalah pohon Yahudi.” [HR Muslim no. 2922, Imam Ahmad no. 27502 dan 10476,  Bukhari no. 2926]

Sesuai hadits di atas, yang memerangi kaum Yahudi adalah ummat Islam. Jadi seandainya Republik Islam Iran yang menyerang Israel, itulah ummat Islam yang memerangi Yahudi.

Apalagi ada hadits Nabi yang menyebut Keutamaan Persia (Iran)
Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata:
Rasulullah saw. bersabda: Seandainya agama itu berada pada gugusan bintang yang bernama Tsuraya niscaya salah seorang dari Persia atau dari putra-putra Persia akan pergi ke sana untuk mendapatkannya. (Shahih Muslim No.4618)

Sebaliknya kaum Salafi Wahabi yang menista ummat Islam di Iran sebagai kafir, ternyata didirikan Muhammad bin Abdul Wahab yang lahir di Najd di dekat Riyadh (Ibukota Arab Saudi). Satu tempat yang digambarkan Nabi sebagai tempat kaum Khawarij yang menebar fitnah.

Bukan hanya Syi’ah yang jadi korban lisan, tulisan, bahkan pedang mereka, tapi juga kaum Ahlus Sunnah Wal Jama’ah, Sufi, dsb. Bahkan kelompok Wahabi sendiri dari Hizbut Tahrir dan Ikhwanul Muslimin sempat mereka umpat karena masalah demonstrasi dan politik:

http://syiarislam.wordpress.com/2012/01/04/salafi-wahabi-memecah-belah-islam-dari-dalam/

Sulit memang dipercaya. Tapi jika kita pelajari sejarah, Ibnu Suud dengan dibantu Muhammad bin Abdul Wahab dibantu persenjataannya oleh penjajah Inggris untuk memberontak/bughot melawan penguasa Mekkah dan Madinah yang saat itu di bawah perlindungan Kekhalifahan Islam Turki Usmani. Ini menyebabkan Kekhalifahan Turki Usmani lemah dan akhirnya Palestina jatuh ke tangan Inggris guna diserahkan ke Israel yang Yahudi. Jadi dari awal memang sudah bekerjasama dengan kaum Yahudi dan Nasrani memerangi sesama Muslim.

Sekarang pun mereka menyediakan pangkalan militer dan dana bagi AS yang kafir harbi guna membantai ummat Islam di Iraq. Menurut firman Allah dalam ayat Al Qur’an di atas, hanya orang yang punya penyakit hati/munafik yang mendekat kepada kaum Yahudi dan Nasrani.

Ada khilafiyah tentang kota Najd yang disebut Nabi sebagai tempat Khawarij/timbulnya Fitnah. Adakah di Najd (dekat Riyadh) atau di Iraq.

Ibnu Umar berkata, “Nabi berdoa, ‘Ya Allah, berkahilah kami pada negeri Syam dan Yaman kami.’ Mereka berkata, Terhadap Najd kami.’ Beliau berdoa, ‘Ya Allah, berkahilah Syam dan Yaman kami.’ Mereka berkata, ‘Dan Najd kami.’ Beliau berdoa, ‘Ya Allah, berkahilah kami pada negeri Syam. Ya Allah, berkahilah kami pada negeri Yaman.’ Maka, saya mengira beliau bersabda pada kali yang ketiga, ‘Di sana terdapat kegoncangan-kegoncangan (gempa bumi), fitnah-fitnah, dan di sana pula munculnya tanduk setan.’” [HR Bukhari]

Hadis riwayat Ibnu Umar ra.:
Bahwa ia mendengar Rasulullah saw. bersabda sambil menghadap ke arah timur: Ketahuilah, sesungguhnya fitnah akan terjadi di sana! Ketahuilah, sesungguhnya fitnah akan terjadi di sana. Yaitu tempat muncul tanduk setan. (Shahih Muslim No.5167)

حدثنا عبد الله ثنا أبي ثنا أبو سعيد مولى بنى هاشم ثنا عقبة بن أبي الصهباء ثنا سالم عن عبد الله بن عمر قال صلى رسول الله صلى الله عليه و سلم الفجر ثم سلم فاستقبل مطلع الشمس فقال ألا ان الفتنة ههنا ألا ان الفتنة ههنا حيث يطلع قرن الشيطان

Telah menceritakan kepada kami ‘Abdullah yang menceritakan kepada kami ayahku yang berkata telah menceritakan kepada kami Abu Sa’id mawla bani hasyim yang berkata telah menceritakan kepada kami Uqbah bin Abi Shahba’ yang berkata telah menceritakan kepada kami Salim dari ‘Abdullah bin Umar yang berkata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengerjakan shalat fajar kemudian mengucapkan salam dan menghadap kearah matahari terbit seraya bersabda “fitnah datang dari sini, fitnah datang dari sini dari arah munculnya tanduk setan” [Musnad Ahmad 2/72 no 5410 dengan sanad shahih]

Berbagai hadits di atas tentang Najd sesungguhnya menunjukkan Najd itu adalah Najd yang dikenal umum baik di zaman Nabi mau pun sekarang. Bukan tempat lainnya sebagaimana ditafsirkan Ibnu Taimiyyah ada di Kufah. Apalagi Najd yang dikenal di zaman Nabi di hadits tersebut disebut ada di TIMUR kota Madinah dan tempat terbitnya matahari. Tak mungkin penduduk Madinah melihat matahari terbit dari arah Kufah. Najd sekarang pun memang selain di Timur Madinah juga merupakan dataran Tinggi (762 hingga 1.525 meter di atas permukaan laut)

http://id.wikipedia.org/wiki/Najd

Ada pernyataan kelompok Salafi Wahabi mengenai celaan terhadap kota Najd yang merupakan tempat kelahiran pendiri paham Wahabi: Muhammad bin Abdul Wahab. “Apa salahnya jika lahir di Najd? Apakah otomatis akan jadi Khawarij/Sesat?”

Tidak salah memang. Apalagi jika memang orang tersebut memurnikan ajaran Islam dengan memurnikan Tauhid dan menghidupkan Sunnah. Yang jadi masalah adalah jika cara dakwahnya akhirnya menganggap sesat/kafir sesama Muslim bahkan ulama apalagi sampai membunuh sesama Muslim sehingga timbul Fitnah. Jika itu sampai terjadi, tentu orang tersebut merupakan Khawarij pembuat Fitnah yang disebut Nabi berasal dari Najd di sebelah timur kota Madinah (arah tempat terbitnya matahari di kota Madinah).

PERIHAL Yahudi Nasrani Syi’ah
Menghina Allah

V

V

X

Menghina Al Qur’an

V

V

X

Menghina Nabi Muhammad

V

V

X

Bantai Muslim di Palestina

V

V

X

Bantai Muslim di Iraq,Afghanistan,Pakistan

V

V

X

Bela Hizbullah (Syi’ah) dan HAMAS (Suni)

X

X

V

Saya buat matriks perbandingan di atas agar ummat Islam bisa lebih jernih dalam berpikir.

Saat Salman Rushdie menulis buku “Ayat-ayat Setan” (Satanic Verses) yang menghina Allah, Nabi Muhammad, dan Istri-istri Nabi, boleh dikata Imam Khomeini-lah yang mengeluarkan Fatwa Hukuman Mati untuk Salman Rushdie di tahun 1989 sehingga Salman hingga sekarang bersembunyi ketakutan di Inggris:

http://www.republika.co.id/berita/breaking-news/internasional/10/10/13/139770-salman-rushdie-buat-memoar-selama-dalam-persembunyian

Ciri-ciri ummat Islam adalah bersikap lemah lembut terhadap sesama Muslim. Yaitu orang-orang yang mengakui Allah sebagai satu-satunya Tuhan, Malaikat, Kitab Suci Al Qur’an, Nabi Muhammad sebagai Nabi yang terakhir, dan Hari akhir serta menjalankan 5 rukun Islam:

“Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu ma’afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.” [Ali 'Imran 159]

Ummat Islam itu berkasih sayang terhadap sesama, namun keras terhadap orang-orang kafir:

Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka...” [Al Fath 29]

“..kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintaiNya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir...” [Al Maa-idah 54]

Karena itu pernyataan kaum Salafi Wahabi yang mengatakan lebih baik berteman dengan kaum Yahudi dan Nasrani ketimbang kaum Syi’ah sebetulnya bertentangan dengan ajaran Islam. Sebab kaum Yahudi dan Nasrani itu bukan cuma mengingkari sahabat, namun juga Allah, Kitab Al Qur’an, dan Nabi Muhammad.

Orang-orang yang beriman tidak akan mengambil kaum Yahudi dan Nasrani sebagai pemimpin:

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim. [Al Maa-idah 51]

Hanya orang munafik yang dekat dengan kaum Yahudi dan Nasrani yang saat ini tengah memusuhi Islam dan membantai ummat Islam:

“Maka kamu akan melihat orang-orang yang ada penyakit dalam hatinya (orang-orang munafik) bersegera mendekati mereka (Yahudi dan Nasrani), seraya berkata: “Kami takut akan mendapat bencana.” Mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan (kepada Rasul-Nya), atau sesuatu keputusan dari sisi-Nya. Maka karena itu, mereka menjadi menyesal terhadap apa yang mereka rahasiakan dalam diri mereka.” [Al Maa-idah 52]

http://media-islam.or.id/2011/11/30/haram-berteman-dengan-kafir-harbi-dan-membunuh-sesama-muslim/

Contoh berita di bawah menyalahkan Iran yang tidak membela Iraq dan Afghanistan ketika diserang AS:

http://hidayatullah.com/read/20711/17/01/2012/iran:-simbol-anti-imperialisme-setengah-hati!.html

Kenapa dia tidak menyalahkan Arab Saudi yang jelas-jelas menyediakan pangkalan militer dan juga dana bagi pasukan AS guna menyerang Iraq? Apalagi Iraq yang dibantu negara2 Arab, AS, dan Eropa sebelumnya menyerang Iran di perang Iran-Iraq di tahun 1980-1988.

Kenapa dia tidak menyalahkan Pakistan yang menyediakan pangkalan militer bagi pasukan AS guna menyerang Afghanistan?

Pangkalan-pangkalan militer AS ada di negara-negara Arab, Turki, dan Pakistan. Bukan Iran. Silahkan lihat negara-negara berwarna ungu yang menyediakan pangkalan militer bagi AS:

Berbagai Pangkalan Militer AS (Warna Ungu) di Negara2 Islam Mengepung Iran

Sebaliknya di situs itu juga penulis menyalahkan Suriah yang anti AS dan Israel sebagai membantai rakyatnya.

Padahal yang disebut “rakyat” itu adalah pemberontak yang didukung AS dan Israel dengan senjata sebagaimana di Libya. Buktinya para pemberontak tersebut membunuh ratusan milisi Hizbullah yang membela pemerintah Suriah.

Dari hadits di bawah, insya Allah Suriah (Syam) termasuk negeri yang diberkahi Allah:

Ibnu Umar berkata, “Nabi berdoa, ‘Ya Allah, berkahilah kami pada negeri Syam dan Yaman kami.’ Mereka berkata, Terhadap Najd kami.’ Beliau berdoa, ‘Ya Allah, berkahilah Syam dan Yaman kami.’ Mereka berkata, ‘Dan Najd kami.’ Beliau berdoa, ‘Ya Allah, berkahilah kami pada negeri Syam. Ya Allah, berkahilah kami pada negeri Yaman.’ Maka, saya mengira beliau bersabda pada kali yang ketiga, ‘Di sana terdapat kegoncangan-kegoncangan (gempa bumi), fitnah-fitnah, dan di sana pula munculnya tanduk setan.’” [HR Bukhari]

Tapi pada dasarnya akan muncul Imam Mahdi. Menurut Nabi namanya sama dengan beliau begitu pula nama bapaknya yaitu Muhammad bin Abdullah. Imam Mahdi merupakan keturunan Nabi Muhammad/Ahli Bait. Insya Allah Imam Mahdi ini memimpin ummat Islam memerangi Dajjal. Di sinilah mungkin titik temu Sunni dan Syi’ah karena literatur hadits keduanya mengakui adanya Imam Mahdi meski ada beberapa perbedaan.

عَنْ عَبْدِ اللهِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: لَوْ لَمْ يَبْقَ مِنَ الدُّنْيَا إِلاَّ يَوْمٌ – قَالَ زَائِدَةُ فِى حَدِيْثِهِ – لَطَوَّلَ اللهُ ذَلِكَ اليَوْمَ ثُمَّ اتَّفَقُوا حَتىَّ يَبْعَثَ فِيْهِ رَجُلاً مِنِّي – أَوْ مِنْ أَهْلِ بَيْتِي- يُوَاطِئُ اسْمُهُ اسْمِي وَاسْمُ أَبِيْهِ اسْمَ أَبِى. زَادَ فِي حَدِيْثِ فِطْرٍ: يَمْلأُ اْلأَرْضَ قِسْطًا وَعَدْلاً كَمَا مُلِئَتْ ظُلْمًا وَجَوْرًا. وَقَالَ فِى حَدِيْثِ سُفْيَانَ: لاَ تَذْهَبُ أَوْ لاَ تَنْقَضِى الدُّنْيَا حَتَّى يَمْلِكَ الْعَرَبَ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ بَيْتِي يُوَاطِئُ اسْمُهُ اسْمِي. قاَلَ أَبُوْ دَاوُدَ: لَفْظُ عُمَرَ وَأَبِى بَكْرٍ بِمَعْنىَ سُفْيَانَ وَلَمْ يَقُلْ أَبُوْ بَكْرٍ: الْعَرَبَ

Dari Abdullah dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam:
“Kalau saja tdk tersisa dari dunia ini kecuali sehari saja sungguh Allah akan memanjangkan hari tersebut sampai Allah mengutus kepada seorang laki2 dari keturunanku atau dari keluargaku. Namanya sesuai dgn namaku dan nama ayahnya sama dgn nama ayahku.” [Al-Imam Abu Dawud rahimahullahu no. 4282]

Ada Nubuwah yang saya dengar (saya lupa sumbernya) yaitu ummat Islam akan berjaya selama 7 abad, tenggelam selama 7 abad, dan bangkit lagi selama 7 abad. Kejayaan Islam yang pertama selama 7 abad telah terbukti sehingga Islam menyebar dari Indonesia hingga Spanyol dan Portugis. Tenggelamnya Islam selama 7 abad pun telah terbukti dengan dijajahnya negara-negara Islam sehingga Palestina pun jatuh ke tangan Israel. Nah di abad ke 14 Hijriyah inilah ummat Islam akan bangkit kembali.

Saat ini tahun 1433 Hijriyah. Hanya ada 2 negara Islam yang jelas memakai nama Islam: Republik Islam Pakistan dan Republik Islam Iran. Pakistan memakai sistem sekuler dan menyediakan pangkalan militernya ke AS guna menyerang ummat Islam di Afghanistan. Iran meski Islam Syi’ah memakai Al Qur’an sebagai sumber hukumnya dan Ulama sebagai pucuk pimpinannya.

Tapi ada hadits-hadits yang mengkaitkan Khurasan dan Isfahan yang ada di Iran dengan Dajjal, Yahudi, dan Syi’ah. Adakah artinya kaum Syi’ah sekarang adalah Yahudi dan pengikut Dajjal? Apakah tidak bertentangan dengan hadits keutamaan Bangsa Persia di atas? Adakah hadits Nabi di atas salah? Bukankah Nabi maksum?

Kita harus tela’ah dengan teliti hadits-hadits di atas agar tidak bertentangan. Pertama wilayah Khurasan/Khorasan yang dikenal zaman dulu bukan hanya ada di Iran. Tapi ada di beberapa negara seperti di Iran, Tajikistan, Uzbekistan, dan Afghanistan. Bahkan kota Bukhara tempat lahirnya Imam Bukhari ada di daerah Khurasan. Adakah itu berarti Imam Bukhari pengikut Dajjal? Tidak bukan. Karena Imam Bukhari beda waktu dengan keluarnya Dajjal tersebut. Banyak ulama seperti Imam Hambali (Pendiri Madzhab Hambali), Imam Bukhari, Imam Baihaqi, Yahya bin Yahya serta guru-guru dari Imam Muslim dan Imam Hanafi berasal dari Khurasan. Jadi menganggap orang-orang Khurasan sekarang sebagai pengikut Dajjal adalah tindakan yang sembrono. Silahkan lihat petanya:

Dari peta di atas, Khurasan hanya sekitar 17% wilayah Iran, 70% wilayah Afghanistan, Turkmenistan, dan Uzbekistan, dan 100% wilayah Tajikistan. Osama bin Laden sendiri saat di Afghanistan berkata bahwa dia berjihad di Khurasan:

http://ansarullah.ws/en/Category/mujahideen-news/al-qaeda-in-khurasan/

Dari hadits panjang di Sahih Muslim:

“..Sesungguhnya Dajjal adalah seorang pemuda yang rambutnya sangat keriting, matanya menonjol, seolah-olah saya menyamakan-nya dengan Abul ‘Uzza bin Qathan. Maka barangsiapa yang dapat bertemu dengannya, maka hendaklah membacakan atasnya ayat-ayat permulaan surat al-Kahfi. Dajjal itu akan keluar di Khallah, suatu jalanan yang terletak antara Syam dan Irak, lalu membuat kerusakan di bagian sebelah kanannya dan juga membuat kerusakan di bagian sebelah kirinya. Maka itu hai hamba-hamba Allah, tetapkanlah keimananmu semua.” Kita para sahabat bertanya: “Ya Rasulullah, berapa lama ia menetap di bumi?” Beliau s.a.w. menjawab: “Empatpuluh hari, yang sehari – hari pertama – itu lamanya sama dengan setahun, yang sehari lagi – hari kedua – lamanya seperti sebulan, yang sehari sesudah itu -hari ketiga – seperti sejum’at – yakni seminggu, sedang hari-hari yang selain tiga hari itu adalah sebagaimana keadaan hari-hari pada masamu sekarang ini…”

Lengkapnya bisa dilihat di sini:

http://oneforall84.blogspot.com/2011/03/dari-annawwas-bin-saman-r_7986.html

Dari hadits di atas, Dajjal berasal dari Khallah, satu tempat di antara Suriah dan Iraq. Dajjal tinggal selama 14 bulan dan 14 hari pada akhirnya akan mengikuti Dajjal dari kaum Yahudi dari kota Isfahan sebanyak 70 ribu orang:

Dari Anas r.a. pula bahwasanya Rasulullah s.a.w. bersabda: “Yang mengikuti Dajjal dari golongan kaum Yahudi Isfahan itu ada sebanyak tujuh puluh ribu orang. Mereka itu mengenakan pakaian kependetaan.” (Riwayat Muslim)

Apakah itu artinya bangsa Persia (Iran) jadi pengikut Dajjal? Dari hadits di atas disebut Yahudi. Bukan Persia. Jadi kelompok yang mencoba mengait-ngaitkan kaum Islam Syi’ah yang Persia sebagai Yahudi dari kota Isfahan jelas mengada-ada. Jika memang bukan Yahudi, tentu Nabi akan menyebutnya dengan nama bangsa yang lainnya.

Kenapa Yahudi di Isfahan? Di Iran sebagaimana negara-negara Islamnya juga ada banyak Yahudi. Jika saat ini di Turki ada 17.000 dan di Indonesia 2.000, di Iran ada 10.400. Bisa jadi saat Dajjal muncul, jumlah pengikut Dajjal yang Yahudi di sana ada 70.000. Dajjal yang dari perbatasan Suriah-Iraq tersebut berkelana hingga ke Isfahan dan mendapatkan 70 ribu pengikut Yahudi di sana. Yang tidak mengikutinya (misalnya 80 juta rakyat Iran), bisa jadi dibunuh oleh Dajjal.

Lalu bagaimana dengan hadits di bawah:

Tirmidzi, Ibn Majah, Hakim, Ahmad, dan Dhiya’ dalam al-Mukhtar, dari Abu Bakar Shiddiq yang menjelaskan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda, “Sesungguhya Dajjal muncul disebuah daerah di timur bernama Khurasan. Ia diikuti oleh orang-orang yang wajahnya seperti tameng yang ditempa palu.”

Dari peta di atas, wilayah Khurasan di zaman Nabi mencakup hingga Tajikistan yang berbatasan dengan Cina sekarang. Di situ disebut Dajjal akan muncul di Khurasan diikuti oleh orang-orang yang wajahnya seperti tameng yang ditempa palu. Nabi mengenal bangsa Persia, Romawi (Kulit putih), dan Habsyi (Kulit Hitam). Jika memang bangsa Persia tentu Nabi akan menyebutnya sebagai Persia. Bisa jadi itu adalah bangsa Cina yang disaat Dajjal tiba sudah menempati Khorasan karena selain muka bangsa Cina (maaf) aneh bagi bangsa Arab (menurut bangsa Arab mungkin “Pesek” seperti perisai ditempa) juga bangsa Cina adalah bangsa pengembara.

Menurut Nabi memang semua negeri akan diinjak oleh Dajjal termasuk mungkin Indonesia. Hanya kota Mekkah dan Madinah saja yang aman. Ada pun sekelilingnya seperti Najd/Riyadh boleh jadi sudah dimasuki oleh Dajjal.

Dari Anas r.a., katanya: “Rasulullah s.a.w. bersabda: “Tiada suatu negeripun melainkan akan diinjak oleh Dajjal, kecuali hanya Makkah dan Madinah yang tidak. Tiada suatu lorongpun dari lorong-lorong Makkah dan Madinah itu, melainkan di situ ada para malaikat yang berbaris rapat untuk melindunginya. Kemudian Dajjal itu turunlah di suatu tanah yang berpasir -di luar Madinah- lalu kota Madinah bergoncanglah sebanyak tiga goncangan dan dari goncangan-goncangan itu Allah akan mengeluarkan akan setiap orang kafir dan munafik.” (Riwayat Muslim)

Rasulullah SAW bersabda sebagaimana yang diriwayatkan oleh Abu Umamah Al Bahili, “Di awal kemunculannya, ia berkata: ‘Aku adalah Nabi. Padahal tidak ada nabi setelahku. Kemudian ia memuji dirinya sambil berkata: ‘Aku adalah Rabb kalian’, padahal kalian tidak dapat melihat Rabb kalian sehingga kalian mati.” (HR. Ibnu Majjah. II/512-516)

Itulah beberapa hadits yang berkaitan dengan Dajjal. Dajjal adalah keturunan Yahudi yang buta sebelah matanya dan lahir di Khallah (Antara Syam dan Iraq). Pertama mengaku Nabi kemudian mengaku sebagai Tuhan. Selain lokasi kita juga harus menganalisa waktunya agar jangan sampai para ulama dari Khurasan seperti Imam Bukhari, Imam Baihaqi serta guru-guru dari Imam Hanafi dan Imam Muslim divonis jadi pengikut Dajjal.

Dari Al Qur’an dan hadits-hadits di atas insya Allah kita tahu mana yang haq dan mana yang batil. Kita tahu apa pun itu, yang dikutuk Allah dan akan diperangi ummat Islam adalah YAHUDI dan Dajjal. Bukan yang lain.

Ini adalah pendapat para ulama Ahlus Sunnah Wal Jama’ah tentang Syi’ah:

http://media-islam.or.id/2012/01/11/rekomendasi-mui-tentang-syiah/

Pesan Amman untuk Kerukunan Antar Ummat Islam yang menyatakan 8 Madzhab Sunni dan Syi’ah adalah syah dan dilarang mentakfirkan satu sama lain:

http://ammanmessage.com

Pesan Amman didukung oleh 200 lebih tokoh Islam seperti Prof Dr Yusuf Qaradhawi, Mufti Mesir Ali Goma, Syaikh Al Azhar Shaykh Mohammed Sayyid Tantawi , Prof Dr Din Syamsuddin, Raja Yordania, Raja Bahrain Hamad bin Isa Al Khalifa, Raja Arab Saudi Abdullah, dsb:

http://ammanmessage.com/index.php?option=com_content&task=view&id=17&Itemid=31

Referensi:

Di Khurasan, Imam Muslim berguru kepada Yahya bin Yahya dan Ishak bin Rahawaih

http://id.wikipedia.org/wiki/Imam_Muslim

http://blog.re.or.id/imam-mahdi-adalah-keturunan-nabi-shallallahu-alaihi-wa-sallam.htm

Muhammad bin Abdul Wahab dalam berdakwah memakai pedang atau senjata senapan. Sayangnya senapannya dari Penjajah Inggris dan yang dia tembak adalah sesama Muslim yang dia anggap musyrik. Di antaranya penduduk Mekkah dan Madinah:

Merekalah yang meneruskan perjuangan al-maghfurlah Syeikh Muhammad bin `Abdul Wahab yang dibantu oleh para muridnya dan pendukung-pendukung ajarannya. Demikianlah perjuangan Syeikh yang berawal dengan lisan, lalu dengan pena dan seterusnya dengan senjata, telah didukung sepenuhnya oleh Amir Muhammad bin Saud, penguasa Dar’iyah.

Beliau pertama kali yang mengumandangkan jihadnya dengan pedang pada tahun 1158 H. Sebagaimana kita ketahui bahwa seorang da’i ilallah, apabila tidak didukung oleh kekuatan yang mantap, pasti dakwahnya akan surut, meskipun pada tahap pertama mengalami kemajuan. Namun pada akhirnya orang akan jemu dan secara beransur-ansur dakwah itu akan ditinggalkan oleh para pendukungnya.

Oleh karena itu, maka kekuatan yang paling ampuh untuk mempertahankan dakwah dan pendukungnya, tidak lain harus didukung oleh senjata. Karena masyarakat yang dijadikan sebagai objek daripada dakwah kadangkala tidak mampan dengan lisan mahupun tulisan, akan tetapi mereka harus diiring dengan senjata, maka waktu itulah perlunya memainkan peranan senjata.

Alangkah benarnya firman Allah Subhanahu wa Ta’ala: ” Sesungguhnya Kami telah mengutus Rasul-rasul Kami, dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Al-Kitab dan Mizan/neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan pelbagai manfaat bagi umat manusia, dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)Nya dan RasulNya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat dan Maha Perkasa.” (al-Hadid:25)

Ayat di atas menerangkan bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala mengutus para RasulNya dengan disertai bukti-bukti yang nyata untuk menumpaskan kebatilan dan menegakkan kebenaran. Di samping itu pula, mereka dibekalkan dengan Kitab yang di dalamnya terdapat pelbagai macam hukum dan undang-undang, keterangan dan penjelasan. Juga Allah menciptakan neraca (mizan) keadilan, baik dan buruk serta haq dan batil, demi tertegaknya kebenaran dan keadilan di tengah-tengah umat manusia.

Namun semua itu tidak mungkin berjalan dengan lancar dan stabil tanpa ditunjang oleh kekuatan besi (senjata) yang menurut keterangan al-Qur’an al-Hadid fihi basun syadid yaitu, besi baja yang mempunyai kekuatan dahsyat. yaitu berupa senjata tajam, senjata api, peluru, senapan, meriam, kapal perang, nuklir dan lain-lain lagi yang pembuatannya mesti menggunakan unsur besi.

http://id.wikipedia.org/wiki/Muhammad_bin_Abdul_Wahhab

Ibnu Saud bersekutu dengan kafir harbi Inggris melawan kekhalifahan Islam Turki Usmani:

Though for a time acknowledging the sovereignty of the Ottoman Sultans and even taking the title of pasha, Ibn Saud allied himself to the British, in opposition to the Ottoman-backed Al Rashid. For the period between 1915 and 1927, Ibn Saud’s dominions were a protectorate of theBritish Empire, pursuant to the 1915 Treaty of Darin.

http://en.wikipedia.org/wiki/House_of_Saud

Dokumen Ekspos Pendiri Saudi Yakinkan Inggris untuk Dirikan Negara Yahudi

Sebuah dokumen kuno mengungkapkan bagaimana Sultan Abdul Aziz, pendiri Arab Saudi meyakinkan Inggris untuk menciptakan sebuah negara Yahudi di tanah Palestina, sebuah laporan berita mengatakan.

Dokumen, mengekspos komitmen mendalam dari Raja Saudi pertama dengan Inggris dan memberikan jaminan kepada pemerintah Inggris untuk memberikan Palestina kepada Yahudi.

http://www.eramuslim.com/berita/dunia/dokumen-kuno-ekspos-pendiri-saudi-yakinkan-inggris-untuk-dirikan-negara-yahudi-di-palestina.htm

Ini komentar kaum Yahudi dan Nasrani bahwa Allah dan Nabi Muhammad adalah Pedofil (orang yg berzinah dgn anak2). Apa Syi’ah seburuk itu?

. . .  •   1 min 10 secs ago  Report Abuse

why don;t they recognize that mohammud and allah were pedophiles?

http://news.yahoo.com/iran-mocks-us-toy-drone-174851478–abc-news.html

About these ads

23 Tanggapan

  1. menarik sekali tulisannya.. sehingga sy tak perlu lagi menulis hal ini, krn sdh mewakili apa yg ada dlm benak saya. mohon izin share ya pak Nizami ?

    • Saya rasa Syiah dan Wahabi ada persamaanya. Kalau wahabi banyak
      memperlekhkan ulama-ulama bukan dari kalangan mereka seperti tuduhan pendapat ulamak adalah bid’ah dan Syiah pula lagi teruk kerana ada yang menghina sahabat nabi seperti Abu Bakar, Umar dan Uthman r.a. ,,,,, Betul kan

    • Kalau Syi’ah yang menghina sahabat seperti Abu Bakar, Umar, dan Usman itu adalah sesat dan harus dilawan.
      Tapi tidak semua Syi’ah seperti itu.
      Dan mereka pun ada yang menyadari kesalahannya dan berusaha menghentikan penghinaan thd sahabat.
      Seperti saat Bani ‘Aus dan Suku Khazraj yg sempat akan perang karena saling ungkit pahlawan2nya di masa lalu karena adu domba Yahudi, Nabi memarahi mereka dan meminta melupakan masa lalu/jahiliyah dan bersatu dalam Islam.
      Hendaknya kita juga begitu.

      Pesan Amman untuk Kerukunan Antar Ummat Islam yang menyatakan 8 Madzhab Sunni dan Syi’ah adalah syah dan dilarang mentakfirkan satu sama lain:

      http://ammanmessage.com

      Pesan Amman didukung oleh 200 lebih tokoh Islam seperti Prof Dr Yusuf Qaradhawi, Mufti Mesir Ali Goma, Syaikh Al Azhar Shaykh Mohammed Sayyid Tantawi , Prof Dr Din Syamsuddin, Raja Yordania, Raja Bahrain Hamad bin Isa Al Khalifa, Raja Arab Saudi Abdullah, dsb:

      http://ammanmessage.com/index.php?option=com_content&task=view&id=17&Itemid=31

  2. Silahkan pak.
    Insya Allah akan ada beberapa hadits lagi yang harus ditambahkan.
    Mudah-mudahan saya punya waktu luang untuk menambahkannya.

  3. tindakan apa yg harus saya lakukan pak nizami…??? selaku umat muslim.

  4. Yang jelas kutukan Allah terhadap Yahudi dan Nasrani sangat banyak di Al Qur’an:

    http://media-islam.or.id/2011/10/11/ummat-islam-akan-mengikuti-kaum-yahudi-dan-nasrani-hingga-masuk-lubang-biawak/

    Saat ini pun AS (Nasrani) dan Israel (Yahudi) membunuh jutaan Muslim.
    Jangan sekali2 kita membantu mereka. Hanya orang yang berpenyakit hati/munafik yang membantu mereka.
    Jangan sampai kita membantu mereka misalnya memerangi Iran dengan alasan Iran/Syi’ah cuma pura-pura. Kita tidak tahu isi hati manusia. Jadi kita hanya bisa menilai yang zahir saja.

  5. afwan tadz ane cuman share..

    http://videosyiah.com/

    apa itu juga termasuk berpura-pura?? dan tentang orang yang bernama abu bakar, umar, dan aisyah yang dipenggal, dibakar, dan ditembak di iran itu juga bisa termaafkan tadz??dan bukankah syiah itu diciptakan oleh seorang yahudi untuk memecah belah umat islam tadz?
    sukron atas penjelasannya

  6. Terimakasih pak Abu.
    Nanti saya pelajari videonya.
    Kita harus tabayyun kepada yang difitnah sebagaimana diperintahkan Allah dalam Al Hujuraat 6.
    Saat ini teknologi video sangat maju. Jadi kita bisa membuat film misalnya seolah-olah Superman bisa terbang atau matanya tidak mempan ditembak peluru. Seolah2 asli padahal bukan.
    Suaranya pun bisa diisi dengan suara lain. Kita harus paham bahasa yang dipakai (mis: Persia) agar bisa tahu itu sesat atau tidak.
    Jika video itu benar, tentulah Syi’ah itu sesat.
    Mengenai Syi’ah memang bermacam2. Ada Syi’ah yg sesat, ada pula yang lurus. Jika mereka semua kafir/bukan Islam, tentulah Jema’ah Iran yang 99% Syi’ah dilarang memasuki kota suci Mekkah untuk berhaji/berumrah. Nyatanya mereka dapat jatah sekitar 50 ribu jema’ah setiap tahun.
    Ada bukti-bukti kesesatan yang benar, ada pula yang tidak benar.
    Kemudian kita juga tidak bisa memukul rata misalnya akibat seribu orang di Yogya melarung sesajen ke laut Selatan lalu kita bilang semua ummat Islam Yogya itu sesat juga tidak benar meski kita punya 1000 videonya.
    Silahkan baca:

    http://media-islam.or.id/2012/01/11/rekomendasi-mui-tentang-syiah/

    • udah diterangin sama ustadz abu segamblang-gamblangnya kok masih bernafsu amarah thd syiah …. yang jelas Iran saat ini musuh besar amerika dan saudi adalah pembantu setianya …. lihat pangkalan militer amerika di dhahran-najed-saudi ….

  7. Kalau Syi’ah dibandingkan dengan Sunni, ya mendingan Sunni.
    Tapi jika dibandingkan dengan Yahudi dan Nasrani yang jelas-jelas dilaknat Allah dalam Al Qur’an, ya jelas Yahudi dan Nasrani jauh lebih berbahaya karena saat ini merekalah yang membantai jutaan Muslim di Palestina, Iraq, dan Afghanistan.

  8. sepengetahuan saya para wahabilah yg di jadikan alat AS dan israel dengan alasan ingin memurnikan islam tapi malah meniadakan sunah sunah dan hanya berpegang pada alquran saja apakah itu cukup??sepintas mereka mirip dgn abu jahal coba anda pikirkan apakah qita bisa mengungkap isi alquran dengan pemikiran kita yg terbatas tanpa harus bepegang pada hadis..padahal rasullah meninggalkan dua warisan pada umatnya yaitu alquran dan hadis.
    Mungkin dengan cara inilah bangsa yahudi meracuni sebagian umat islam..agar menjadi pecah belah
    Berhati hatilah kalian dari anak panah iblis yg slalu mengintai kecuali hamba hambamu yg ikhlas..dan slalu ingin membuat anak adam celaka
    smoga allah menggerakan hati hamba hambanya untuk kejalan yg lurus..amin cinta damai

  9. Masih banyak yang harus di koreksi dari Artikel ini.
    Seperti tentang Alqur’annya orang Syiah (Setau saya, beda dengan Sunni, syiah memiliki Alqur’an sendiri bernama Mushaf Fatimah), lalu tentang Pembantaian (Setau saya, Sunni di Iran banyak yang dibantai, banyak bukti kredibelnya).
    Karena setau saya, saya menemui Syi’ah di daerah saya, Sholatnya 3 waktu, syahadatnya 3 kalimat, dll.
    Afwan, apakah Rukun Islamnya sudah beda masih bisa disebut Islam??!

    Afwan sekali lagi.

  10. Saya juga mendapat beberapa tuduhan Syi’ah sesat seperti:
    1. Al Qur’an Syi’ah, Mushaf Fatimah, beda dengan Al Qur’an ummat Islam
    2. Sholat Syi’ah hanya 3 waktu
    3. Rukun Imannya beda
    4. Syahadatnya ada 3.

    Saya coba tabayyun langsung ke orang2 yang paham akan Syi’ah atau bisa jadi mereka Syi’ah melalui beberapa grup. Soalnya di darat saya tidak ada yg kenal..:) Jika kita baca surat Al Hujuraat 6, tentu kita tahu harus tabayyun/memeriksa kebenaran berita thd orang yg dituduh. Sebab ada juga “berita” bahkan video ternyata cuma fitnah. Misalnya video orang Syi’ah sedang manasik Haji dgn Ka’bah buatan disebut kalau orang2 Syi’ah punya Ka’bah sendiri dan berhaji di sana. Padahal tiap tahun banyak orang2 Syi’ah yg berhaji dan juga umrah sehingga kuota Haji mereka yg 50 ribu orang/tahun selalu penuh.

    1. Menurut Sunni, yang namanya Mushaf itu konotasinya sama dgn Al Qur’an. Misalnya Al Qur’an Mushaf Usmani. Namun yang namanya Mushaf Fatimah, ternyata setelah saya tanya ke orang2 Syi’ah bukan Al Qur’an. Tapi kumpulan tulisan2 Siti Fatimah yg berisi nama2 orang yg masuk surga, nama2 orang yg masuk neraka, nama2 kota, dsb. Mushaf Fatimah itu konon hilang pada masa Imam Mahdi. Jadi sekarang secara fisik tidak ada. Silahkan baca:

    http://syiahali.wordpress.com/2010/07/02/mushaf-fatimah/

    Saya lihat waktu di Madinah dan Mekkah, orang2 Syi’ah membaca Al Qur’an yang disediakan pemerintah Arab Saudi di situ. Dan beberapa ayat2 Al Qur’an yang dikutip orang2 Syi’ah di beberapa website saya periksa sama dgn Al Qur’an terjemah versi Depag/Kerajaan Arab Saudi.
    Meski Mushaf Fatimah itu aneh, namun karena fisik/bukunya tidak ada sehingga tidak jadi pedoman apalagi pengganti Al Qur’an, menurut saya itu belum merupakan kesesatan/kekafiran.

    2. Saya ada juga punya teman yang pernah ke Teheran. Menurut dia Syi’ah sesat karena sholatnya hanya 3x. Dia mendengar suara adzan hanya 3x. Namun saat saya tanya ke orang2 Syi’ah di milis FB, mereka bilang bahwa sholat mereka tetap 5x. Namun dilakukan di 3 waktu sebagaimana Muslim Sunni melakukannya saat sholat Jamak di perjalanan. Misalnya sholat Dzuhur waktunya digabung dgn sholat Ashar, Sholat Maghrib dgn sholat Isya.
    Dia sebut dalil Nabi menjamak sholat tsb di Sahih Muslim dgn keterangan Nabi menjamak tidak dalam keadaan musafir dan tidak pula ada halangan seperti hujan.
    riwayat Muslim, dari Said bin Jubair dari Ibnu Abbas, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengerjakan shalat Zhuhur dan ‘Ashar secara jamak di kota Madinah padahal tidak ada ketakutan, tidak pula sedang bepergian”.

    http://ustadzaris.com/bolehkah-menjamak-shalat-bagi-selain-musafir

    hadits Ibnu Abbas yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, bahwasanya Rasululloh SAW menjama’ shalat Dhuhur dengan Ashar dan shalat Maghrib dengan Isya’ di Madinah. Imam Muslim menambahkan, “Bukan karena takut, hujan dan musafir”.

    http://neilhoja.blogspot.com/2012/04/tata-cara-menjama-sholat.html

    Jadi mereka tetap sholat 5 waktu, namun dijamak. Aneh memang, tapi mereka punya dalil.

    3. Rukun Iman beda.
    Kalau Sunni, rukun Iman memang 6. Tapi ini adalah formulasi. Kalau kita baca banyak Hadits dan Al Qur’an, maka rumusan Iman itu macam2. Ada yang cuma 3 rukun, ada pula yang 5 rukun di mana takdir tidak termasuk. Di Al Qur’an juga rumusan orang yang beriman beda dari 6 rukun Iman yg biasa kita pelajari:
    “…kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (IMANNYA)..” [Al Baqarah 177]

    Syiah hanya memiliki 5 rukun iman, tanpa menyebut keimanan kepada para Malaikat dan Qadha dan Qadar- yaitu:
    1. Tauhid (keesaanAllah), 2. Al-’Adl (keadilan Allah) 3. Nubuwwah (kenabian), 4. Imamah(kepemimpinan Imam), 5.Ma’ad (hari kebangkitan dan pembalasan).

    Tapi apa itu berarti Syi’ah tidak beriman kepada Malaikat serta Qadha dan Qadar? Jika iya, itu sesat. Tapi nyatanya mereka tetap beriman kepada Malaikat serta Qadha dan Qadar. Silahkan baca:

    http://syiahali.wordpress.com/2012/04/03/perbedaan-rukun-iman-syiah-dan-ahlusunnah/

    4. Syahadatnya ada 3.
    Selain bersyahadat tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, Syi’ah menambah 1 syahadah lagi: Ali adalah Wali Allah.
    Sebetulnya yang sesat itu adalah jika tidak mengucapkan 2 kalimat Syahadat (Syahadat kepada Allah dan RasulNya). Tapi jika mereka mengucapkan itu, maka tidak sesat. Adakah tambahan Syahadah ke 3 membuat mereka jadi sesat/kafir?
    Di dalam Islam, selain meminta ummat Islam bersyahadat, Nabi juga meminta ummat Islam untuk bai’at (berjanji setia) kepada Nabi di Baiatur Ridhwan. Saat Khalifah Abu Bakar, Umar, Usman, dan Ali dilantik pun ummat Islam membai’at/berjanji setia kepada mereka. Adakah itu sesat/kafir?

    “Sesungguhnya wali kamu hanyalah Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang yang beriman, yang mendirikan shalat dan menunaikan zakat, seraya mereka tunduk (kepada Allah).” (QS. Al-Maidah ayat 55)

    http://syiahali.wordpress.com/2010/09/01/syahadat-syi%E2%80%99ah-tiga-kalimat/

    Ada beberapa perbedaan antara Syi’ah dgn Sunnah. Pertama2 menurut saya aneh. Tapi setelah saya konfirmasi, mereka punya dalil juga meski dgn Sahih Muslim di atas. Perbedaan sholat seperti mereka sholat dgn tangan lurus tanpa bersedekap. Setelah saya pelajari, bersedekap itu memang sunnah. Itu pun di Sunni macam2 versinya. Ada yg di pusar, ada pula yg di dada.

    Kitab Hadits Syi’ah Al Kaafi yang menurut pembenci Syi’ah sebagai kitab Sahih 100%, ternyata menurut mereka yang Sahih/bisa dijadikan pegangan hanya 48%. Makanya mereka butuh Imam untuk mengambil hukum dari kitab2 hadits mereka.

    Terus terang sebagian pembenci Syi’ah juga ada yang kelewatan dalam melakukan Fitnah. Ulama Sunni seperti Prof Dr. Quraisy Shihab, KH Said Agil Siradj, dan Habib Rizieq Syihab mereka tuduh sebagai Syi’ah hanya karena membela tidak semua Syi’ah sesat. Saya dan juga beberapa teman lain di internet juga dituduh Syi’ah Rafidhoh hanya karena tidak menganggap semua Syi’ah itu sesat. Padahal kami bukan Syi’ah. Fiqih Mazhab Syafi’ie, sementara Aqidah meyakini Sifat 20 yg diajarkan Imam Abu Hasan Al Asy’ari. Jadi sebagian pembenci Syi’ah seperti kelompok Salafi Wahabi memang benar-benar Ahli Fitnah dari Najd:

    http://kabarislam.wordpress.com/2012/04/18/salafi-wahabi-memfitnah-ulama-sunni-sebagai-syiah

    Syi’ah yang menTuhankan Ali, mencaci-maki sahabat seperti Khalifah Abu Bakar, Umar, dan Usman memang sesat/kafir. Tapi yang tidak melakukan itu, insya Allah masih lurus dan bisa didekati dengan dakwah. Kalau dijauhi/diisolir, maka perbedaan Sunni-Syi’ah akan semakin jauh. Ingat, pecahnya Sunni-Syi’ah itu terjadi saat Khalifah Ali berperang melawan Mu’awiyyah sehingga ummat Islam pecah terbagi 3: Sunni (Pendukung Mu’awiyyah/Netral), Syi’ah Ali (Pengikut Ali), dan Khawarij (yang mengkafirkan ummat Islam lainnya). Pada saat perpecahan terjadi, aqidah dan amal mereka masih sama semua. Namun perpisahanlah yang membuat perbedaan makin lama makin besar seiring dengan perjalanan waktu.

    Pandanga Ulama Ahlus Sunnah Wal Jama’ah tentang Syi’ah bisa dibaca di sini:

    http://kabarislam.wordpress.com/2012/03/06/pandangan-ulama-ahlus-sunnah-wal-jamaah-tentang-syiah

    Selama lebih dari 1400 tahun ulama Sunni mentoleransi Muslim Syi’ah untuk berhaji dan umrah ke tanah Suci Mekkah. Jika mereka kafir, tentu dilarang. Apalagi jika ada ulama yg memfatwakan darah Muslim Syi’ah itu halal untuk dibunuh termasuk wanita dan anak2, bisa jadi di Mekkah bukannya kita bisa umrah dan haji dengan tenang dan damai, malah bermusuh2an/saling bunuh. Jadi hal ini harus dihindari.
    Sebaiknya kita tidak masuk Syi’ah karena nanti belajar sulit, sholat berjama’ah juga repot. Tapi jangan juga sembrono menganggap semua Syi’ah itu sesat apalagi kafir, sebab jika tak benar, label kafir itu bisa melekat kepada kita di akhirat nanti. Jadi harus hati2.

    Terhadap kaum Salafi Wahabi yang begitu semangat memusuhi Syi’ah apalagi sampai menyuruh bunuh kaum Syi’ah, kita harus hati-hati terhadap adu domba itu. Semut saja jika diinjek akan menggigit. Apalagi 160 juta orang Syi’ah. Saat mereka membalas, jutaan Muslim Sunni juga bisa tewas. Contohnya saat perang Iran-Iraq tahun 1980-1988, cuma dalam 8 tahun saja ada 1 juta lebih ummat Islam yang tewas. Bukan cuma Syi’ah yang tewas, Sunni juga banyak yang tewas. Jadi kaum Salafi Wahabi tsb meski berkedok Ahlus Sunnah, dengan sikap adu domba/namimah mereka bisa membantai jutaan Muslim Sunni jika kita terperangkap adu domba mereka.

    Bukan cuma Syi’ah yang dibunuh oleh Salafi Wahabi, Saat Muhammad bin Abdul Wahhab hidup pun dengan bekerjama dgn Ibnu Saud dan persenjataan Inggris, banyak ummat Islam sunni di Thaif, Mekkah, dan Madinah yang mereka bantai dengan tuduhan Musyrik, Ahlul Bid’ah, sesat, dsb. Jika ummat Islam di Mekkah dan Madinah Musyrik, lalu di mana ummat Islam yang lurus? Jadi sekali lagi harus hati2.
    Masalah pembantaian Sunni di Iran kita harus tabayyun. Aneh jika beritanya tidak ada di Media Massa Nasional/Internasional.
    Perang Sunni-Syi’ah itu terjadi sejak lama. Bukan cuma Imam Syi’ah yang terbunuh seperti Ali (yang juga Khalifah ummat Islam), Hasan ra, Hussein ra, tapi juga kaum Syi’ah. Saat kaum Syi’ah membalas, tentu ada juga kaum Sunni yang tewas. Jadi apa mau diteruskan terus seperti itu?
    Yang jelas jutaan ummat Islam (termasuk Sunni) di Afghanistan, Iraq, dan Palestina tewas dibantai oleh AS dan Israel yang jelas2 kafir. Kenapa senjata ummat Islam tidak diarahkan ke sana?

  11. Dari Moderator:
    Pertanyaan langsung dijawab.
    Wong Sunni ini sepertinya Salafi Wahabi ekstrim yang memakai beberapa nama samaran sehingga seperti bertaqiyyah sebagaimana Syi’ah. Harusnya pakai nama asli sesuai sunnah Nabi.

    wong sunni:
    Bismillah.
    Lihat video pembantaian orang2 sunni oleh orang2 Syi’ah di sini : http://haulasyiah.wordpress.com/2012/01/19/pembataian-sadis-ahlussunnah-oleh-syiah-rafidhah/
    Kalau komen saya ini anda cancel lagi, berarti anda orang Sy’iah laknatulloh

    Dari Moderator komentar di jawab langsung.
    berhiassunnah:
    Bismillah.
    Kang Syi’ah, kenapa komen kulo mboten ditampilke.
    Lihat kekejaman Orang Sy’i’ah membantai orang2 sunni di sini : http://haulasyiah.wordpress.com/2012/01/19/pembataian-sadis-ahlussunnah-oleh-syiah-rafidhah
    Musuh kita bersama adalah SYI”AH LAKNATULLOH.
    Setuju Kang?

    Moderator:
    Gampang banget ya Salafi Wahabi menuduh orang Syi’ah Laknatullah? Lewat internet saja tanpa pakai tabayyun apa rukun Imannya, apa rukun Islamnya, siapa imamnya, apa kitab haditsnya, dsb, langsung main fitnah itu Syi’ah laknatullah. Namun itulah kebiasaan Salafi Wahabi ekstrim. Mereka mengkafirkan Syi’ah. Namun orang2 yang bukan Syi’ah sebagaimana moderator juga mereka fitnah sebagai Syi’ah. Banyak ulama Sunni seperti Prof Dr. Quraisy Shihab, KH Said Agil Siradj, Habib Rizieq Syihab, dsb mereka fitnah sebagai Syi’ah hanya karena mereka tidak menganggap semua Syi’ah sesat:

    http://kabarislam.wordpress.com/2012/04/18/salafi-wahabi-memfitnah-ulama-sunni-sebagai-syiah/

    Insya Allah moderator ini adalah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah dengan mazhab Syafi’ie dan aqidah mengikuti ajaran Sifat 20 dari Imam Abu Hasan Al Asy’ari.
    Salafi Wahabi ekstrim ini mengkafirkan Syi’ah. Mereka halalkan membunuh Syi’ah baik itu wanita atau pun anak2. Mereka fitnah ulama Aswaja sebagai Syi’ah. Sementara Muslim yang lain mereka tuding Musyrik, Ahlul Bid’ah, penyembah kuburan yang bisa mereka hina/bantai. Bahkan sesama Wahabi pun seperti Hizbut Tahrir dan Ikhwanul Muslimin mereka tuding sebagai sesat.
    Mungkin itulah yang disebut Nabi sebagai Khawarij di mana kaum Khawarij ini memerangi ummat Islam, tapi kaum penyembah berhala justru aman dari tangan mereka.
    Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya diantara ummatku ada orang-orang yang membaca Alquran tapi tidak melampaui tenggorokan mereka. Mereka membunuh orang Islam dan membiarkan penyembah berhala. Mereka keluar dari Islam secepat anak panah melesat dari busurnya. Sungguh, jika aku mendapati mereka, pasti aku akan bunuh mereka seperti terbunuhnya kaum Aad. (Shahih Muslim No.1762)

    http://media-islam.or.id/2012/01/19/ciri-khawarij-tak-mengamalkan-al-quran-dan-membunuh-muslim/

    Saya lihat anda tidak memakai asli di beberapa komentar anda yang isi komentarnya relatif sama dengan memberi link website yang sama seperti:
    Mulyo mBlora
    berhiassunnah
    wong sunni
    Kenapa anda memakai nama samaran yang berbeda2. Adakah anda melakukan taqiyyah sebagaimana Syi’ah?
    Kenapa anda cuma pakai Bismillah? Bukan Salam yang menurut sunnah Nabi diucapkan kepada sesama Muslim. Adakah anda mengkafirkan moderator website ini?
    Saya lihat video itu sudah diedit habis2an. Beberapa beritanya pun tidak benar.
    Contohnya:
    Di situ disebut Iran bekerja sama dgn AS menyerang Iraq.
    Fakta yang benar adalah Arab Saudi bersama Salafi Wahabi yang mengundang pasukan AS guna menyerang Iraq.
    Di situ disebut pula Hizbullah Lebanon mengelu-elukan kedatangan tentara Israel. Padahal di media massa disebut tentara Hizbullah berperang melawan tentara Israel yang menyerbu Lebanon sehingga tentara Israel mundur.
    Syi’ah yang menganggap Ali adalah Tuhan atau Nabi atau menghina sahabat dan istri Nabi, itu adalah sesat. Begitu pula yang memerangi Muslim lainnya.
    Disebut pula tanpa bantuan Iran, mustahil AS dan Israel bisa menyerang Afghanistan. Padahal yang jelas2 menyerang Afghanistan itu adalah AS (Nasrani). Kok bisa2nya anda memilih menyerang Syi’ah/Iran ketimbang AS yang jelas2 merupakan aktor utama penyerang Afghanistan? Apalagi beberapa narator video tsb sepertinya orang2 Amerika.
    Jadi bukannya mengarahkan ummat Islam menghantam AS yg membantai muslim di Afghanistan dan Iraq, video tsb mencoba menyesatkan ummat Islam untuk menyerang Iran/Syi’ah yang saat ini justru berseteru dgn AS.

    Tapi Syi’ah yang menganggap nabi Muhammad sebagai Nabi, hanya menganggap Ali sebagai Imam dan tidak menghina sahabat dan istri Nabi serta tidak memerangi sesama Muslim, insya Allah masih lurus dan bisa dihadapi dengan dakwah yang maw-izhotul hasanah dan hikmah.
    Mengenai Syi’ah Laknatullah adalah musuh bersama, apa itu SEMUA SYI’AH? sEBAB jika semua Syi’ah, mohon sebutkan Dalil Al Qur’an dan Hadits yang menyebut Syi’ah itu Musuh Islam. Jika tidak ada dalilnya, itu bid’ah dan fitnah keji.
    Dalam Al Qur’an yang disebut Musuh Islam adalah Yahudi (Israel) dan Nasrani (AS dan Eropa) yang saat ini memang membantai jutaan Muslim di Afghanistan, Iraq, dan Palestina:
    Allah berfirman:
    “Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.” (al-Fatihah: 6—7)
    Para ahli tafsir sepakat bahwa orang-orang yang dimurkai adalah Yahudi dan orang-orang yang sesat adalah Nasrani.

    http://asysyariah.com/hakikat-al-wala-wal-bara.html

    “Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu. ” [Al Baqarah 120]

    Jelas kalau di Al Qur’an itu Yahudi dan Nasranilah musuh utama ummat Islam. Bukan Syi’ah yang namanya sama sekali tidak disebut di Al Qur’an. Apalagi negara2 Islam yg diserang oleh Yahudi dan Nasrani itu sudah banyak seperti Afghanistan, Iraq, dan Palestina. Selain itu ada juga Munafik. Tapi ciri2 munafik ini adalah dekat dgn kaum Yahudi dan Nasrani. Contohnya Arab Saudi dan Salafi Wahabi yg menyediakan Kedubes AS dan Pangkalan Militer AS agar kaum Yahudi dan Nasrani bisa membantai ummat Islam di Iraq, Afghanistan, Iran, dsb:

    Hanya orang munafik yang dekat dengan kaum Yahudi dan Nasrani yang saat ini tengah memusuhi Islam dan membantai ummat Islam:
    “Maka kamu akan melihat orang-orang yang ada penyakit dalam hatinya (orang-orang munafik) bersegera mendekati mereka (Yahudi dan Nasrani), seraya berkata: “Kami takut akan mendapat bencana.” Mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan (kepada Rasul-Nya), atau sesuatu keputusan dari sisi-Nya. Maka karena itu, mereka menjadi menyesal terhadap apa yang mereka rahasiakan dalam diri mereka.” [Al Maa-idah 52]

    Musuh utama ummat Islam itu adalah Yahudi. Bukan Syi’ah:
    Nabi dalam Nubuwatnya menyatakan bahwa ummat Islam akan memerangi kaum Yahudi hingga habis:
    Dari Abu Hurairah ra, sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda : “Kiamat tidak akan terjadi sehingga kaum Muslimin memerangi Yahudi, lalu kaum Muslimin akan membunuh mereka sampai-sampai setiap orang Yahudi bersembunyi di balik batu dan pohon, tetapi batu dan pohon itu berkata, ‘Wahai Muslim, wahai hamba Allah, ada orang Yahudi di belakangku, kemarilah dan bunuhlah dia.’ Kecuali (pohon) gharqad karena ia adalah pohon Yahudi.” [HR Muslim no. 2922, Imam Ahmad no. 27502 dan 10476, Bukhari no. 2926]

    http://media-islam.or.id/2011/10/11/ummat-islam-akan-mengikuti-kaum-yahudi-dan-nasrani-hingga-masuk-lubang-biawak/

    http://kabarislam.wordpress.com/2012/01/16/adakah-satu-peluru-iran-jatuh-di-tanah-israel/

  12. jadi syiah itu ada beberapa macam, ada pengikut setia s.ali as ada syiah bentukan yahudi, ya jangan disamakan toh, di iran itu ada banyak syiah

  13. Sekarang solusinya bagaimana untuk menghentikan konflik palestina?? Apa mungkin palestina akan kalah? Atau sebaliknya israel kalah?? Apa tidak bisa menempuh jalan damai??

    • Insya Allah Palestina tidak akan kalah karena ada 1,3 milyar ummat Islam dan juga Allah bersama mereka.
      Solusinya adalah kembali ke masa sebelum tahun 1948 sebelum negara Israel dibentuk secara paksa di atas tanah negara Palestina yang akhirnya menimbulkan konflik berkepanjangan.
      Toh dulu juga ada kaum Yahudi yang tinggal di situ dengan damai. Jika mau rumah, beli dengan cara yang lazim. Bukan main rampas dengan buldoser.
      Di era globalisasi di mana orang2 bisa beli tanah/rumah di negara2 lain, harusnya kaum Yahudi bisa seperti itu. Bukan main rampas tanah orang.

  14. saya setuju dengan pemberitaan ini dan kalau bisa seluruh dunia mengetahuinya…..karena…banyak pemimpin islam tapi tak paham islamnya…hanya cuma islam KTP….

    dan malah sekarang di indonesia banyak orang kuliah di perguruan islam begitu lulus kuliah banyak dipanggil ustadz padahal dia hanya kuliah seminggu dua kali dan tak mengerti A-Qur’an dan hadits…. tapi kalau ngomong sok ngerti….gimana itu pak….

    dan anehnya lagi begitu lulus bisa ngajar di sekolah menjadi guru agama…jadi gimana anak murid bisa ngerti tentang islam…sedangkan gurunya saja tidak ngerti islam…..

  15. Alhamdulillah gambaran siapa almasih akhir zaman sudah bisa di kenali

  16. sangat menarik dan memberi penjelasan yg sangat penting tentang sejarah perang dan ke dzaliman terhadap islam . pada inti nya kita sebagai hamba allah SWT dan pengikut rasulullah SAW harus dan wajib bersatu untuk agama dan tuhan kita memerangi yahudi dan para kafir dimuka bumi ini!!

  17. saya setuju seseat2nya syiah lbih sesat yahudi dan nasrani klw pun syiah membantai suni itu memang bntuk kekejian manusia,,tp tetap yahudi di urutan pertama untuk di perangi dan di musnahkan,,untuk syiah mungkin da cara lain untuk meluruskan konfliknya allah hualam

  18. Subhanallah pak sungguh menarik dan mewakili hati para kaum muslimin.Mari lanjutkan untuk Islam.Save PALESTINA !!!

  19. Lalu bagaimana dengan raja Arab Saudi pak? mohon penjelasannya

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 170 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: