About these ads

Pemerintah Tidak Punya Uang untuk Anak Jalanan?

Di FB, pak Eddy melihat di TV One seorang pembicara menyatakan bahwa pembinaan anak jalanan tidak dapat dilanjutkan karena tidak tersedia biaya. Yang jelas di Jakarta saja 4.000 lebih anak jalanan berkeliaran di jalan. Belum lagi di kota-kota besar lainnya. Mereka rentan terhadap kejahatan Sodomi/Perkosaan, Pembunuhan, dan sebagainya.

Kalau untuk mobil mewah Rp 1,3 milyar, kenaikan gaji pejabat yang sebenarnya sudah tinggi, membail out para Bankir (tahun 1998 sampai RP 600 trilyun!) pemerintah selalu punya uang. Kalau perlu berhutang hingga rp 1600 trilyun lebih.

Tapi untuk rakyat kecil selalu tidak ada uang. Padahal uang rakyat itu harusnya untuk fakir miskin lebih dulu.

Continue reading

About these ads

Qishash – Hukuman Mati untuk Pembunuh

Dalam Islam, kejahatan dan pembunuh tidak disiarkan sehingga mereka tidak jadi selebritis atau dipuja sampai menyanyi di TV. Ini bisa jadi inspirasi bagi calon penjahat lainnya untuk melakukan kejahatan. Siapa tahu dengan berbuat kejahatan, mereka justru bisa terkenal dan muncul di TV serta mendapat simpati dari masyarakat.

Sebaliknya Islam menganjurkan agar hukuman pancung kepala dilakukan di depan umum agar banyak orang takut untuk membunuh. “dalam qishash ada jaminan hidup bagimu, hai orang yang berakal, agar kamu bertakwa.” [Al Baqarah 179]

Continue reading

Mobil Mewah Pejabat Rp 1,3 Milyar dan Jutaan Rakyat yang Kelaparan

Data WHO menyebutkan, selama tiga tahun terakhir (2005-2007) sedikitnya 50 ribu orang Indonesia melakukan bunuh diri akibat kemiskinan dan himpitan ekonomi (Harian SIB). Di Yahukimo, Papua, dikabarkan 113 orang meninggal dunia karena kelaparan (Okezone.com). Berdasarkan data statistik kesehatan Departemen Kesehatan tahun 2005, dari 241.973.879 penduduk Indonesia sebanyak enam persen atau sekitar 14.500.000 orang menderita gizi buruk (baca: kelaparan). Sebagian besar penderita gizi buruk tersebut berusia di bawah lima tahun (Kompas.com). Sepertiga Balita di Indonesia mengalami kurang gizi/busung lapar akibat kelaparan.

Sementara hutang Indonesia setiap tahun terus bertambah hingga saat ini melebihi Rp 1.600 trilyun.

Continue reading

Gus Dur Bapak Pluralisme? Fatwa MUI: Pluralisme Sesat

Gus Dur telah meninggal. Seyogyanya jika kita tidak mengatakan sesuatu yang baik, hendaknya diam.

Namun ada beberapa hal yang mengganjal seperti beberapa tokoh yang dengan bangga mengatakan Gus Dur Bapak Pluralisme dan sebagainya. Padahal Pluralisme adalah satu paham yang dinyatakan sesat oleh MUI karena menyatakan semua agama itu benar. Silahkan lihat fatwa MUI di bawah.

Continue reading

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 165 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: